Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer

Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer
Kisah Rangga


__ADS_3

Bella dan Elsa sudah berada di sebuah cafe, mereka memesan makanan terlebih dahulu.


"Maaf, mau pesan apa mbak?" tanya pelayan cafe.


"Sebentar ya mbak.


Bell kamu mau pesan apa?" tanya Elsa.


"aku mau steak aja deh Sa, sama orange juice," jawab Bella.


"Oke. aku juga sama ya mbak!" ucap Elsa.


"Baik, ditunggu pesanannya ya." ucap pelayan.


"Iya Mbak," jawab Elsa.


"Eh, Bell. kamu tau gak, dulu kak Rangga itu orang yang sangat banyak omong lho," celetuk Elsa tiba-tiba.


"Hah, Maksudnya?" tanya Bella penasaran.


"Iya, dulu kak Rangga itu gak secuek dan sedingin seperti sekarang ini Bell," jelas Elsa


"Hmmm kamu mau ceritain masa lalu mas Rangga sama aku sa?" tanya Bella.


"Ya, itu juga kalo kamu mau tau. tapi kalo kamu gak mau, ya udah." tawar Elsa


"Eh, aku mau tau kok Sa. aku penasaran banget sama masa lalunya mas Rangga."


"Emmh oke, aku ceritain. tapi sebelumnya aku mau nanya deh sama kamu, apa kamu punya mantan Bell?" tanya Elsa.


"Ada satu," jawab Bella singkat.


"Kenapa kalian putus?" tanya Elsa lagi.

__ADS_1


"loh kok jadi aku yang ditanya, kamu kan mau cerita tentang mas Rangga." protes Bella.


"Ya, aku juga pengen tau tentang masa lalu kamu Bell,"


"Dia pergi tanpa kabar, dan aku gak tau dia pergi kemana jadi jangan bahas masa lalu aku ya."


"Ya udah deh kalo kamu gak mau


cerita, aku gak akan tanya atau bahasa masa lalu kamu lagi."


"Iya, maaf ya. terus gimana soal masa lalu mas Rangga?" tanya Bella penasaran.


Elsa mulai bercerita.


"Jadi, dulu itu kak Rangga sering banget balapan liar, pergi ke club bahkan mabuk juga loh Bell." jelas Elsa.


"Hah, masa sih Sa?" tanya Bella tak percaya.


dulu aku sama kak Rangga di asuh sama bi inah ART di rumah kita,


dia memberikan semua kasih sayang dan perhatiannya sama kita, bahkan kita itu udah mengaggap bi inah itu seperti ibu kandung kita sendiri, seiring berjalannya waktu, kak Rangga tumbuh menjadi anak yang bisa dibilang nakal.


Bunda sering banget mendapat panggilan dari pihak sekolah karena kak Rangga selalu terlibat tawuran, sampek sampek Bunda tuh stress dan mau menyerah"


Pada saat Elsa sedang bercerita, tiba-tiba pelayan datang membawa makanan.


"Ini pesanannya mbak!" ucap pelayan.


"Oh iya, makasih ya." ucap mereka.


"Terus gimana Sa? lanjut dong!" tanya Bella.


"Singkat cerita. pada saat kak Rangga sudah duduk di kelas tiga SMA, dia ngenalin seorang gadis cantik yang baik dan manis sama aku.

__ADS_1


namanya kak Bianca, mereka cukup lama dekat. hingga pada akhirnya kak Rangga mulai mencintai kak Bianca, bahkan dia minta saran sama aku gimana caranya ngungkapin perasaan dia sama kak Bianca. terus aku bilang aja, ya udah cepetan ungkapin sebelum keduluan sama yang lain, soalnya kak Bianca itu disukai banyak cowok di sekolah kak Rangga.


terus pada akhirnya kak Rangga jujur sama perasaannya sama kak Bianca dan ternyata kak Bianca pun mempunyai perasaan yang sama, mereka pun menjalin hubungan dengan baik bahkan kak Rangga udah janji sama kak Bianca kalo dia mau menikahinya setelah lulus kuliah. Dari situlah kak Rangga mulai mengubah sikap nakalnya, dia mulai belajar dengan sungguh-sungguh dan mulai turun langsung untuk belajar bisnis dengan Ayah. karena kegigihan kak Rangga itulah diusianya yang masih muda dia sudah menduduki jabatan sebagai CEO dan Ayah mempercayai kak Rangga untuk memegang beberapa restoran di Jakarta,


waktu itu kak Rangga mulai sibuk banget, dan dia kira dengan jabatannya ini bisa membuat hubungannya dengan kak Bianca bahagia untuk masa depan mereka, tapi karena waktu yang sangat jarang sekali bisa ketemu karena kak Rangga terlalu sibuk waktu itu, ditengah kesibukan kak Rangga, kak Bianca malah berkhianat sama sahabat kak Rangga" jelas Elsa menjeda ceritanya dan melahap makanan di depannya.


"Ya ampun kasihan banget mas Rangga, terus terus gimana Sa?" tanya Bella meminta Elsa untuk melanjutkan ceritanya.


"Ya, waktu itu perasaan kak Rangga hancur banget, bener-bener hancur. bagaimana tidak, wanita yang selama ini mampu mengubah kak Rangga menjadi pria yang lebih baik ternyata dia juga yang membuat kak Rangga menjadi seperti sekarang ini menjadi pria dingin yang tidak berperasaan!"


"Hmmm pantes aja sikap mas Rangga seperti itu, jadi dia mempunyai trauma dalam percintaan ya." ucap Bella.


"Ya makanya aku kaget pas denger kak Rangga udah nikah, soalnya semenjak kejadian itu kak Rangga sulit banget untuk membuka hatinya lagi.


bahkan setelah putus sama kak Bianca, kak Rangga gak pernah dekat apalagi berhubungan lagi dengan cewek manapun.


kak Rangga sempet cerita waktu aku di Singapore dia telpon aku, katanya Ayah sama Bunda mau menjodohkan dia dengan seorang wanita, dia anak dari sahabat mereka, ya awalnya aku cuek-cuek aja, karena kak Rangga gak mungkin mau nerima perjodohan itu gitu aja, tapi ternyata aku salah, tau-tau kak Rangga udah nikah aja pas aku pulang dari sana" jelas Elsa.


"Ya, aku juga gak ngerti sih, padahal waktu itu aku yang bersikeras nolak perjodohan ini, tapi mas Rangga yang langsung menyetujuinya. mungkin mas Rangga gak mau ayah sama bunda kecewa, jadi dia terpaksa deh nerima perjodohan ini, makanya sampai sekarang aku masih ragu dengan pernikahan yang tidak didasari dengan cinta ini, akan berlangsung bahagia atau perpisahan." keluh Bella.


"Kamu salah Bell. kak Rangga itu gak akan pernah mempermainkan hubungan, apalagi pernikahan. dia gak akan mungkin mempermainkan perasaan cewek, percaya deh sama aku." ucap Elsa.


"Ya, aku gak yakin aja kalo mas Rangga bisa mencintai aku, apalagi setelah aku tau kalo mas Rangga pernah punya pacar yang sangat dia cintai dan berpengaruh besar sama hidupnya,"


"Aku yakin sih, kak Rangga itu udah move on dari kak Bianca," ujar Elsa.


"Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?" tanya Bella.


"Ya soalnya waktu aku dijemput sama kak Rangga terus pas kita ketemu di cafe waktu itu, kak Rangga sempet curhat juga lho tentang kamu, Bell."


"Masa sih, emang dia curhat soal apa?" tanya Bella penasaran.


"Ya, katanya. kak Rangga udah tau kalo dia mau dijodohkan, awalnya dia emang mau nolak perjodohan ini, tapi setelah dia tau kalo cewek yang mau dijodohkan sama kak Rangga itu adalah kamu, entah kenapa kak Rangga merasa kalo dia harus menerima perjodohan ini. mungkin kak Rangga udah jatuh cinta pada pandangan pertama. kali," jelas Elsa.

__ADS_1


__ADS_2