Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer

Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer
Berangkat liburan


__ADS_3

Bella tengah sibuk mengecek barang-barang yang akan dia bawa ke Bali, dengan teliti ia cek satu persatu barang nya dan juga barang Rangga.


"Mas ini barang-barang kamu dan ini barang-barang aku, tolong kamu cek lagi takutnya ada yang gak kebawa" ujar Bella.


"Ya ampun sayang, kamu mau liburan atau mau pindahan?" ledek Rangga.


"Ish kenapa mas, kebanyakan ya?" tanya Bella.


"Kebanyakan sayang, kamu bawa yang penting nya aja, ngapain kamu bawa baju segini banyak nya" ujar Rangga.


"Ini semua penting mas, di tas kamu ada baju sama perlengkapan lainnya, terus di tas aku baju juga sama makeup, udah itu doang kok"


"Terus ini bawa laptop buat apa?" tanya Rangga.


"Hehe buat nonton Drakor bareng Sindi dan Amel mas" jawab Bella cengengesan.


"Ya ampun, nonton Drakor kan bisa di rumah. bukannya kalian ke sana tujuannya liburan, kok malah nonton Drakor sih?" oceh Rangga lagi.


"Ya abis nya udah lama banget aku gak nonton Drakor bareng mereka,"


"Ya udah terserah kamu, yuk buruan siap-siap nanti telat, kita masih harus jemput teman-teman kamu kan?" ucap Rangga.


"Iya mas, kita jemput Sindi, Amel, Reyhan dan Adit di rumah Amel, soalnya mereka udah pada nunggu di sana" jelas Bella.


"Ya sudah ayok, Reza juga udah nungguin kita di depan dari tadi' ucap Rangga.


"Oke, kita berangkat" ucap Bella.


Mereka pun berangkat dan menjemput Reza terlebih dahulu, dan ternyata Reza sudah menunggu mereka di halte dekat rumah Rangga.


Terlihat Reza yang sedang duduk di halte memegang sebuah koper, dan Rangga pun menghampiri nya.


Rangga dan Bella pun turun.


"akhirnyaaa, Ini dia nih yang ditunggu-tunggu dari tadi. gue udah pegel tau nungguin lo" ucap Reza.


"Ya sorry. eh Za, lo yang nyetir ya" titah Rangga.


"Oke bos. eh Bella ya, kenalin gue Reza" sapa Reza pada Bella.


"Gak usah kenalan, istri gue udah tau," celetuk Rangga.


"Iya kak, aku udah tau tentang kak Reza. soalnya mas Rangga pernah cerita tentang kakak" ujar Bella.


"Oyah, dia nyeritain apa? pasti nyeritain kalo gue teman Rangga yang paling ganteng ya kan" PD nya.


"PD boros lu, udah lah buruan kita berangkat" ujar Rangga sambil melemparkan kunci mobil pada Reza dan iapun langsung menangkap nya.


"Let's go" ucap Reza.


"Eh, Ga. istri lo ternyata lebih cantik aslinya ya daripada di foto" bisik Reza pada Rangga.


"Awas lo ya, jangan coba-coba lirik istri gue. gue hajar lo" ancam Rangga

__ADS_1


"Hahaha siap bos,"


Mereka pun masuk ke dalam mobil dan berangkat menuju rumah Amel untuk menjemput yang lain di sana.


"Kita ke mana dulu nih sekarang?" tanya Reza saat melajukan mobilnya.


"kita jemput temen-temen aku dulu kak, nanti aku kasih tahu arah nya" ucap Bella.


"Oke.. eh Bell boleh nanya gak?"


"Mau nanya apa kak?"


"Emmh, temen kamu ada yang masih jomblo gak?" tanya Reza.


"Kenapa emang nya kak?" tanya Bella.


"Enggak, cuma nanya doang." jawab Reza.


"Emmh sebenarnya ada sih kak teman aku yang masih jomblo," jawab Bella.


"oyah, nanti boleh di kenalin dong" kata Reza.


"Iya nanti aku kenalin sama kakak" ujar Bella.


"Cantik gak orang nya?" tanya Reza lagi.


"ya liat aja nanti kak, kalo menurut aku sih cantik" kata Bella.


Rangga yang mendengar pujian Reza ke Bella sontak menginjak kaki Reza.


"Aww.. sakit sakit Ga." teriak Reza.


Mobil pun otomatis ngerem mendadak dan berhenti karena Rangga benar-benar kencang menginjak kaki Reza.


"Astaga Mas, kamu ngapain?" bahaya loh, gimana kalo aku kejedot" oceh Bella.


"Iya Ga, lo membahayakan nyawa kita tau gak" sambung Reza.


"Gue udah bilang, jangan genit sama bini gue!!" kesal Rangga.


"Ya ampun mas, cuma gara-gara kak Reza muji aku kamu ngelakuin hal yang berbahaya kek gini?"


"Dia itu lagi modu sama kamu sayang, kamu jangan dengerin dia" ujar Rangga.


"Loh kok modus sih, istri lo emang beneran cantik kok" ucap Reza


"Stop!! jangan ngomong lagi, atau gue turunin lo di sini" tegas Rangga pada Reza membuat Reza hanya bisa cengengesan melihat tingkah Rangga yang lagi cemburu.


Bella pun tidak lagi meladeni ocehan Rangga, karena menurut nya gak akan ada ujungnya kalo terus-terusan diladeni, Bella pun memilih untuk diam.


****


Kini Bella sudah sampai di rumah Amel, dan semua sudah berkumpul di sana.

__ADS_1


"Bestiiiiie!!" teriak Bella.


"Bell, kok lo baru nyampe sih?" tanya Amel.


"Emmh biasa, ada gangguan dikit hehe" jelas Bella.


"Pak Rangga jadi ikut?" tanya Amel.


"Jadi dong, tuh ada di depan.


oh iya Mel, mas Rangga bawa temen nya loh. namanya kak Reza, dan kamu tau gak. dia masih jomblo loh" seru Bella.


"Terus kalo dia jomblo emang nya kenapa?" tanya Amel.


"Ya siapa tahu kak Reza jodoh lo tau" goda Bella.


"Apaan sih Bell, kenal aja enggak. lo ini ada-ada aja deh." ucap Amel membuat Bella cengengesan.


"Eh, Bella lo udah datang?" tanya Sindi tiba-tiba.


"Dari tadi kaleee, lo sih sibuk pacaran mulu sama Reyhan" ledek Bella.


"Hehe. ya udah kita berangkat sekarang aja yuk" ajak Sindi.


"Oke cus, kita ke depan" ujar Bella.


Di depan sudah ada Rangga, Reza, Adit dan juga Reyhan.


Mereka bersiap untuk berangkat.


Adit tiba-tiba berbisik kepada Bella, sindi dan Amel.


"Eh, guys. kenapa pak Rangga ikut kita liburan? ini kan bukan acara kampus" bisik Adit heran.


"OMG gue lupa, Adit sama Reyhan kan belum tau hubungan gue sama mas Rangga" batin Bella.


"Emmmh ini Dit, pak Rangga itu temennya kak Reza dan kak Reza itu om nya Bella, biasa lah bokap Bella nyuruh kak Reza buat jagain Bella di sana" jelas Amel bohong.


Adit pun mengangguk paham.


"Yah, gak bebas dong kita" kali ini Reyhan yang bicara karena dia pun menguping pembicaraan Adit dan teman-temannya.


"Ya gapapa lah, cuekin aja say. kita ke sana kan mau liburan" ucap Sindi.


"Maksud kalian, saya ganggu acara kalian gitu?" tanya Rangga tiba-tiba dengan nada dingin nya.


"Eeh enggak kok pak, bapak boleh kok gabung sama kita, tapi bapak harus profesional ya, soalnyaaa ini kan bukan di kampus, jadi untuk saat ini kita berteman ya pak" jelas Adit dengan percaya diri


"Saya gak mau berteman dengan kamu" jawab Rangga dingin.


Seketika mereka yang mendengar jawaban Rangga pun tertawa.


"Udah yuk kita berangkat sekarang, keburu siang" ucap Bella.

__ADS_1


__ADS_2