Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer

Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer
Aku Takut


__ADS_3

"Ega...??"


"Hai Bell" sapa nya tersenyum.


"Astaga lo ngapain kesini?"


"Aku kesini mau jenguk lo Bell, gimana keadaan lo sekarang?" tanya Ega.


"Gue udah sembuh, mending lo pulang sekarang duh" panik Bella.


"loh, baru juga datang Bell. udah di suruh pulang aja, gak mau nyuruh aku masuk dulu gitu?" tanya Ega


"Lain kali aja ya, bentar lagi bokap gue pulang. kalo ketauan ada cowok yang datang ke rumah, bisa-bisa gue kena omel"


"Ya udah deh gue pulang, tapi gue bawain sesuatu nih buat lo, dimakan ya!" Ega memberikan sebuah bingkisan yang berisi buah-buahan dan martabak.


"Iya thanks ya Ga," Bella terpaksa menerima pemberian dari Ega karena dia ingin Ega segera pergi sebelum Rangga pulang dan melihat nya.


"Aku pamit ya Bell" ucap Ega sambil melambaikan tangan.


"Iya" jawab Bella singkat.


Ega pun pergi dan Bella segera menutup pintu nya.


"Untung aja laki gue belum pulang, kalo sampek dia tau kalo si Ega nekat datang ke sini lagi, bisa-bisa perang dunia ke dua nih" gumamnya.


Bella pun pergi ke dapur dan menenteng bingkisan yang diberikan oleh Ega.


"Mbak, Mbak Mimin.." teriak Bella memanggil Mbak Mimin.


Mbak Mimin pun datang dari halaman belakang.


"Iya non, ada apa?" tanya Mimin.


"Mbak abis dari mana? tadi ada yang pencet bel loh, gak kedengaran ya?" tanya Bella


"Aduh maafin mbak ya non, mbak lagi bersihin halaman belakang. jadi gak kedengaran deh. memangnya ada tamu ya non?" tanya Mimin.


"enggak, itu cuman temen aku doang kok, katanya mau jengukin aku. tapi dia udah pulang lagi kok" jelas Bella.


"Ya ampun non, maaf ya mbak gak tau kalo ada yang datang"


"iya nggak apa-apa Mbak. oh iya nih buat mbak" Bella memberikan bingkisan dari Ega pada Mimin.


"Ya ampun non, ini beneran buat mbak?" tanya mimin.


"iya mbak, habiskan ya" ucap Bella.

__ADS_1


"Iya pasti non, makasih ya"


"Iya mbak sama-sama"


"Ya udah aku ke atas lagi ya mbak" ucap nya.


"Iya non, silahkan"


Pada saat Bella sedang berjalan dan hendak menaiki anak tangga, langkah nya tertahan karena ia melihat mobil Rangga yang sudah terparkir di depan rumah.


"ya ampun itu kan mobil mas Rangga, sejak kapan ya dia udah di depan? jangan-jangan mas Rangga berpapasan lagih sama si Ega, duh gimana nih auto salah paham lagi nih mas Rangga" panik Bella.


"Tidak akan aku biarkan cowok manapun yang mendekati istri gue termasuk lo Ega" gumam Rangga yang masih duduk di dalam mobil.


Yaps benar apa yang difikirkan oleh Bella, Rangga tau kalo Ega baru saja keluar dari gerbang rumah nya dan berpapasan dengan Rangga di depan sana.


Rangga turun dari mobil lalu masuk ke dalam rumah.


Bella yang tadinya berniat mau naik ke atas kini ia mengurungkan niatnya lalu menghampiri Rangga.


"Kamu udah pulang mas?" tanya Bella.


"Iya, maaf ya lama, tadi aku terkena macet.


kenapa kamu gak diam di kamar dan istirahat Bell?" tanya Rangga.


"Iya, aku udah sampai 15 menit yang lalu" jawab nya


"Tunggu!! kalo mas Rangga udah sampai 15 menit yang lalu berarti dia bener-bener ngeliat Ega datang ke sini dong" ucap Bella dalam hati.


"Terus kenapa kamu gak langsung masuk mas?"


"Aku hanya lagi memikirkan sesuatu tadi di mobil"


"Mas, emmh apa kamu..." ucap Bella terpotong.


"Kamu gak usah menjelaskan apa pun sayang, aku lihat dia kok"


"Maafin aku ya mas, padahal aku udah larang dia buat datang ke rumah tapi tetep aja dia neket"


"Iya Bell" jawab nya singkat


"Kamu gak marah kan mas?" tanya Bella.


"Aku gak akan melakukan hal bodoh untuk kedua kalinya Bell" jawab nya


Bella merasa lega dengan jawaban Rangga.

__ADS_1


"Liat aja, kalo dia terus-terusan mendekati dan mengganggu kamu, akan ku beri pelajaran" tegas Rangga.


"Kamu cemburu ya mas?" tanya Bella polos.


"Untuk apa aku cemburu Bell. gini ya, aku dibandingkan sama dia itu beda jauh, dari wajah juga gantengan aku kemana-mana kok," bangganya.


"Sejak kapan suami ku ini jadi PD boros kek gini hah" ledek Bella.


"Sejak aku mencintaimu Bell" ucap Rangga dengan nada lembut nya.


Tiba-tiba Rangga mengangkat tubuh Bella dan menaiki anak tangga.


"Eh, m-mas kamu ngapain? badan aku berat loh, ayo turunin aku mas" ucap Bella malu.


"kata siapa berat, enteng gini kok. udah ya sdiem aja gak usah gugup gitu" ucap Rangga dengan senyum nakal nya.


Setelah sampai di kamar, Rangga menurunkan tubuh Bella di atas ranjang, Rangga mendekati Bella dan menghapus jarak antara mereka.


"Mas kamu jangan macem-macem ya" ucap Bella sambil menahan nafas.


"Kenapa sayang? macem-macem sama istri sendiri boleh dong" ucap Rangga sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Bella.


"Bella, kamu itu cantik. saking cantiknya wajahmu itu gak bisa hilang dari pikiranku dan bibir ini begitu candu bagiku" ucap Rangga sambil mengelus bibir Bella dengan lembut.


Wajah Rangga perlahan semakin dekat dengan wajah Bella, sementara Bella yang paham dengan situasi nya langsung memejamkan mata ny


Bella merasakan sebuah benda kenyal menempel di bibir nya, bibir Rangga yang saat ini tengah menyatu dengan bibir nya perlahan Rangga ******* nya dengan lembut, Bella pun kali ini memberanikan diri untuk membalas ******* Rangga, hal itu membuat Rangga senang dan langsung menerobos masuk dengan lidahnya,


Ciuman semakin ganas dan suasana pun semakin panas, Bella yang sengaja menggigit bibir Rangga membuat Rangga ingin melakukan lebih dari ini, Bella yang sadar bahwa suaminya ingin melakukan dari sekedar ciuman mencoba menahan hal itu.


"Huchhh mas udah ya" tahan Bella.


"Kenapa sayang?"


"Mas aku takut"


"Takut kenapa bell?"


"Aku takut kamu hanyut dan melakukan yang lebih dari ini mas" ucap Bella


"lah emangnya kenapa Bell, aku kan suami kamu"


"iya aku tau mas, tapi aku kan masih kuliah, aku minta hal yang semacam itu tunggu sampai aku lulus dulu ya, aku takut hamil saat masih kuliah mas, tolong kamu ngerti ya" jelas Bella.


"Iya sayang aku ngerti, maafin aku ya, karena efek dari ciuman tadi membuat aku jadi lupa diri, apalagi tadi kamu udah mulai membalas ciumanku Bell, makasih ya hehe" goda Rangga.


"Ish apaan sih mas, jangan di bahas gitu lah aku kan jadi malu"

__ADS_1


__ADS_2