Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer

Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer
Ternyata sifat Rangga sangat manis


__ADS_3

"gapapa gimana, coba liat tangan kamu." Rangga meniup tangan Bella lalu mengobatinya.


"Cuman luka dikit kok mas, udah aku gapapa kok, yuk kita makan sekarang! katanya tadi udah laper?" ucap Bella.


"Iya meskipun cuman luka dikit tapi kalo dibiarkan nanti membekas loh, lain kali kamu harus hati-hati ya sayang!" ucap Rangga.


"Aaaahhh g**ak nyangka banget, mas Rangga sifat nya ternyata semanis ituuu.." oceh nya lagi.


"Kita makan sepiring berdua aja ya! biar aku yang suapin kamu" pinta Rangga.


"eh, gak usah mas." ucap Bella.


"Tangan kamu kan luka, jadi lebih baik aku suapin ya!" kekeuh Rangga.


"Emmh ya udah deh," jawab Bella malu-malu.


"Kamu jangan malu-malu gitu dong Bell, mulai sekarang aku akan berusaha bersikap manis sama istri aku, kamu harus terbiasa ya." ucap Rangga yang diangguki oleh Bella.


Dengan telaten Rangga menyuapkan makanan ke dalam mulut Bella lalau bergantian ke dalam mulutnya.


"Ternyata istriku pinter masak juga, enak banget masakan kamu yang," puji Rangga.


"Kamu bisa aja mas,"


Ritual makan malam pun selesai, kini Rangga dan Bella sedang membereskan bekas makanan nya, Bella yang berniat untuk mencuci piring tiba-tiba sebuah tangan melingkar di pinggang nya. membuat Bella sedikit terkejut dengan perlakuan Rangga pada nya.


"Mas, kok belum ke kamar?" tanya Bella.


"Kamu mau ngapain sih?" Rangga berbalik tanya.


"aku mau cuci piring dulu mas, duluan gih ke kamar!" ujar Bella.


"Udah tau tangan kamu luka, malah mau cuci piring, udah sini biar aku aja."


"Gapapa kok mas, tangan aku udah gak sakit kok" ucap Bella.


"Tolong ya kalo di bilangin sama suami itu nurut aja" tegas Rangga.


"Iya udah deh" Bella mengalah.


Setelah selesai Rangga dan Bella pun naik ke kamar nya.


Setelah sampai di kamar mereka merebahkan tubuhnya di atas ranjang kini mereka tidur saling berhadapan.


"Kamu cantik Bell," ucap Rangga tiba-tiba.


"ish apaan sih, sejak kapan mas Rangga bisa gombal." ucap Bella


"Aku jujur kok sayang, kamu itu emang benar-benar cantik." kekeuh Rangga.


"Udah ah malu, tidur sana!" ucap Bella salting.


"Oh iya aku lupa, ada urusan kantor yang belum aku selesaikan," ucap Rangga menepuk jidat nya.


"ya udah selesaikan dulu sana!" ucap Bella.


"Iya aku selesaikan urusan kantor dulu ya, tunggu yaa gak lama kok," ucap Rangga lalu diangguki oleh Bella.


Sebelum Rangga pergi ke ruang kerja dan menyelesaikan urusan kantor nya, ia sempat mengecup kepala Bella terlebih dahulu.


Cup.!!


Bella yang mendapatkan kecupan di kepala nya hanya bisa mengangguk malu.. Bella merasa jantungnya berdebar begitu kencang, ia sangat bahagia diperlakukan seperti itu oleh Rangga.


lalu Bella berusaha menetralkan jantung nya.


"Gila kenapa gue nggak bisa menetralkan ini sih, ayok Bell hilangin salting lo ingat!! dia itu suami lo jadi lo harus biasa'in menerima perlakuan manis dari dia" gumam Bella pada diri nya sendiri.

__ADS_1


Sambil menunggu suaminya kembali, Bella memainkan ponsel nya.


Grup Trio nyet-nyet ❤️


Sindi


✉️Woyy sepi amat ini pada kemana makhluk yang ada di grup ini


Amel


✉️ Permisi Amel yang baik hati dan manis mau lewat


Sindi


✉️ dih PD amat lo.


Amel


✉️ Biarin 🤪


Sindi


✉️ Btw si Bella kemana nih


Amel


✉️ Yang punya doi mah lagi sibuk pacaran kalee


Sindi


✉️ Lah iya ya, bentar lagi kan dia mau melepaskan kejombloan nya hmmm.


Bella


✉️ Gibah teroooosss


Sindi


Bella


✉️ Dari Jonggol


Amel


✉️ wah jangan-jangan abis jalan sama Ega yaaa


Bella


✉️ sembarangan, gue abis makan tadi.


Sindi


✉️ tumben lo baru makan jam segini, gak takut gendut lo


Bella


✉️ Biarin gendut juga, udah ada yang nerima aku apa ada nya kok.


"Ya ampun ngomong apa sih gue." gumam nya.


Bella menghapus pesan nya.


🚫pesan telah dihapus


Sindi


✉️Lah kok di hapus Bell, ngomong apa tadi?

__ADS_1


Amel


✉️ Iya nih, bikin penasaran aja


Bella


✉️ Enggak kok, gue salah ketik aja, udah ah gue ngantuk nih lo ngobrol berdua aja ya. bye


Sindi


✉️Lah baru aja nongol udah pergi lagi, ya udah deh gue juga mau bobok cantik dulu. bye


Amel


✉️ ya udah, gue juga deh, takut besok kesiangan.. bye juga guys, sampai ketemu besok di kampus.


Rangga sudah kembali ke kamar saat Bella sudah tertidur pulas.


"Selamat malam istri ku yang cantik," ucap Rangga sambil mengecup bibir Bella.


Rangga pun tidur dan memeluk Bella dari belakang.


****


Bunyi alarm membuat Bella dan Rangga terpaksa membuka mata nya.


sebelum bangun Rangga mengecup pipi Bella terlebih dahulu.


"Morning sayang," ucap Rangga.


"Morning suamiku" ucap Bella membuat Rangga tersenyum mendengar nya.


Rangga pun beranjak dari kasur, dan pergi ke kamar mandi, setelah selesai ia berniat untuk menyiapkan sarapan untuk sang istri tercinta.


Setelah Rangga keluar dari kamar mandi, Bella pun sudah berada di depan pintu kamar mandi.


"Udah mas?" tanya Bella.


"Loh kenapa gak langsung masuk aja sih, malah nunggu di depan pintu kamar mandi, tau gitu kan tadi kita bisa mandi bareng," goda Rangga.


"Ish apaan sih mas, udah ah aku mau mandi dulu." ucap Bella malu.


"Ya ampun masih malu-malu aja yang sama suami sendiri," ucap Rangga.


Rangga bergegas ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk Bella, dan ternyata di sana sudah ada mbak Mimin yang sedang masak.


"Mbak biar saya aja yang bikin sarapan, mbak kerjakan pekerjaan yang lain aja!" perintah Rangga.


"Tapi tuan, ini tugas saya juga." ucap Mbak Mimin


"Udah gapapa, saya ingin membuat sarapan buat istri saya" ucap nya


"Baik tuan, kalo gitu saya permisi untuk mengerjakan tugas yang lain"


Mbak Mimin pergi meninggalkan Rangga yang sedang memotong sayuran.


Di kamar Bella yang baru selesai dari kamar mandi langsung bersiap untuk pergi ke kampus. rambutnya ia biarkan tergerai, dan make-up yang tipis. setelah semuanya siap Bella turun ke bawah untuk sarapan, Bella terkejut saat melihat Rangga yang sedang bergelut dengan peralatan masak.


"Mas kenapa kamu yang masak, Mbak Mimin ke mana?" tanya Bella.


"kamu udah siap? aku sengaja masak buat kamu sayang." jawab Rangga.


"Hmmm baik banget suamiku ini, harum lagi pasakan nya." ucap Bella ketika mencium aroma masakan Rangga.


"Iya dong, ini kan pasakan special buat istri ku"


"Ternyata Amel benar dibalik sifat orang yang cuek itu ada sifat yang manis dan romantis, seperti kamu mas," ungkap Bella.

__ADS_1


__ADS_2