Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer

Mahasiswi Barbar Vs Dosen Killer
Di terima?


__ADS_3

Sindi berbisik kepada Amel dan memperlihatkan pesan yang ia terima dari Ega.


"Mel, si Ega chat gue nih," bisik Sindi kepada Amel sembari memperlihatkan isi chat nya.


"Lah gue juga dapat chat dari Ega Sin, chat nya juga sama" ujar Amel.


"Gimana dong?" tanya Sindi pada Amel.


"Ya udah kita ikutin maunya Ega aja, gue juga penasaran, mau ngasih surprise apaan sih dia"


"Ya udah, oke"


Sindi dan Amel pun mengajak Bella untuk pergi ke taman dekat kampus.


"Eh, Bell. kita main ke taman bentar yuk, kita udah lama kan gak ke taman dekat kampus." ucap Sindi.


"Lah, bukannya tadi kita mau ke kantin?" tanya Bella.


"Iya, tapi kek nya kita ke sana dulu deh, udah lama juga gak ke taman" sahut Amel


"Emang nya mau ngapain ke taman Sih?" tanya Bella.


"ya ngapain aja, kita selfie-selfie kayak dulu, dulu kan waktu pertama kita kuliah sering banget tuh main ke taman, ya gak?" jawab Sindi.


"Iya, kangen banget tau suasana kek dulu" sambung Amel.


"Ya udah deh ayok" ucap Bella.


Sindi dan Amel pun berhasil membawa Bella ke taman.


setelah mereka sampai di taman, ternyata suasana sangat sepi seperti di kuburan, Bella tampak heran tapi dengan cuek Bella dan kedua bestinya tetap melangkah menuju taman.


Dooorrr!!!


seketika sebuah suara ledakan mengejutkan mereka, dengan cepat Bella menoleh ke arah sumber suara dan ternyata ada seorang pria yang sudah berdiri di sana dengan memegang seikat bunga.


"Busset, ngapain si Ega berdiri di situ ya?" tanya Sindi.


"Gue rasa dia bakalan nembak si Bella deh" bisik Amel pada Sindi.


"Iya juga ya. eh Bell, jangan-jangan si Ega mau nembak lo" ucap Sindi


Bella terkejut dan tidak bisa bayangkan jika apa yang dibilang Sindi dan Amel itu benar.


"Jangan bilang kalo ini kerjaan kalian. lo berdua sengaja kan ngajak gue kesini, di suruh sama si ega kan?" tanya Bella.

__ADS_1


"I-iya Bell, sorry. tapi sumpah kita berdua gak tau dia mau ngapain, dia cuma bilang mau ngasih surprise buat lo" jawab Amel


"Iya Bell, kita cuma penasaran aja dia itu mau ngasih surprise apaan buat lo, kita gak tau apa-apa soal surprise nya apaan, sumpah" sambung Sindi.


Ega pun perlahan mendekat ke arah Bella, membuat Bella tiba-tiba menegang.


"Astaga apa lagi yang mau dia lakukan? ya Tuhan, jangan sampai dia nembak gue, gue gak tahu harus jawab apa, gue gak bisa jujur ​​sekarang tentang status gue dengan mas Rangga. Apa yang harus gue lakukan? " tanya Bella dalam hati.


Tanpa disadari oleh Bella, Ega saat ini sudah berada di hadapannya.


"Bell" panggil Ega dan tanpa basa-basi Ega pun langsung menggenggam tangan Bella.


"Eh, ini maksudnya apa sih Ga? kok lo tiba-tiba ada di sini, ini apaan lagi pake pegang tangan gue segala" tanya Bella, dan langsung melepaskan genggaman nya dari Ega.


Tapi dengan PD nya Ega mengambil tangan Bella lagi.


"Gue bakal tunjukkin kesungguhan gue sama lo Bell."


" Maksudnya?" tanya Bella lagi.


Seketika taman yang tadinya sepi kini sudah dihadiri oleh beberapa mahasiswa yang membawa spanduk besar yang didalamnya terdapat gambar Bella dan sebuah tulisan yang bertuliskan I LOVE YOU Bella Anindita.


"Bell, sebenarnya gue udah lama mau ngungkapin apa yang gue rasain selama ini sama lo, tapi baru sekarang gue punya keberanian untuk itu. kamu pasti tau kan apa arti dari tulisan yang ada di spanduk itu" tanya Ega.


"Aku mencintaimu?" tanya Bella.


Bella tak menyangka dengan apa yang ada dihadapannya ini, Ega mengungkapkan perasaannya di depan banyak orang dan jujur menurutnya ini sangat romantis, semua cewek yang diperlukan seperti ini akan merasa senang dan bahagia.


"Wah, momen spesial nih wajib gue abadikan" ucap Sindi lalu mengeluarkan ponselnya dan melakukan siaran langsung di Instagram nya untuk mengabadikan momen itu.


Terdengar sorak dari mahasiswa yang sedang memegang spanduk.


Terima!!


Terima!!


Terima!!


Amel melihat Bella yang hanya terdiam pun menyenggol lengan nya, dan berbisik pada Bella.


"Bell, lo terima aja, cinta nya si Ega" bisik Amel pada Bella.


"Ayok Bell, terima aja" sambung Sindi sembari merekam momen itu.


"Tapi gue gak suka sama dia" bisik Bella pada Amel.

__ADS_1


"Bukannya dulu lo suka sama dia bell?" tanya Amel.


"Itu dulu Mel, sekarang perasaan gue udah hilang sama dia, gimana dong?" Bella merasa bingung.


Sindi sedang membuat siaran langsung di Instagram nya, dengan caption, (wah ada yang lagi di tembak nih kira-kira diterima gak ya??)


Live streaming itu pun ternyata masuk ke beranda Rangga, lalu Rangga kaget dengan apa yang sedang ia lihat.


Rangga pun bergegas pergi ke taman untuk melihat kejadian nya langsung dan ingin menghentikan Ega yang sudah lancang menembak istrinya di depan banyak orang.


Ega yang sudah tidak sabar mendengar jawaban dari Bella pun langsung memberikan diri untuk mengecup punggung tangan Bella.


Cup!!


Bella yang menerima ciuman Ega secara tiba-tiba sangat kaget dibuatnya.


"Sedang apa kalian di sini!" ucap seseorang yang ada di belakang kerumunan.


Sontak semua mahasiswa yang ada di sana langsung menoleh ke arah belakang.


Duarr!!


Rangga dengan wajah dinginnya sudah berdiri tegak dan menatap tajam pada Ega. Bella yang melihat sorotan kemarahan Rangga pun tak berani untuk menatap nya.


"Aduh gimana nih, mas Rangga pasti bakalan marah dan mikir macam-macam nih sama gue" panik nya dalam hati.


Ega yang merasa dirinya di tatap tajam oleh Rangga, langsung saja memundurkan tubuhnya dari hadapan Bella.


"Eh, pak R-Rangga " ucapnya takut.


"Apa yang sedang kamu lakukan sehingga membuat para mahasiswa berkumpul di sini?" tanya Rangga pada Ega.


"I-ini pak, eumm anu pak saya"


"Bicara yang jelas dengan saya" bentak Rangga membuat mahasiswa yang tadinya sedang berkumpul kini satu persatu kabur diam-diam karena takut kena omel oleh Rangga.


Bella yang masih menunduk mencoba menatap wajah Rangga


"Astaga mas Rangga bener-bener kelihatan marah banget" gumam Bella.


"Ega tadi lagi nyantain perasaan nya pada Bella pak" ucap Sindi tiba-tiba.


Rangga yang mendengar penjelasan dari Sindi sontak mengepalkan tangannya, sehingga memperlihatkan urat tangan yang menonjol.


"Apa kamu tidak tahu kalau ini kampus?" tanya Rangga.

__ADS_1


"T-tau pak" jawab Ega.


"Kenapa dengan seenaknya kamu menyuruh semua mahasiswa berkumpul di sini hanya untuk melihat tingkah konyol mu ini! sementara mereka ternyata sedang ada kelas dan rela untuk tidak mengikuti kelas nya untuk hal yang sangat tidak penting" sentak Rangga.


__ADS_2