
Tiga bulan kemudian.....
Bella dan kedua sahabatnya baru saja menyelesaikan ujian semester nya, kebetulan hari ini adalah hari terakhir Bella ujian untuk menentukan apakah dia akan lulus semester ini.
"Guys, setelah kita lulus nanti kita liburan yuk," ajak Sindi.
"Iya guys, udah lama kita nggak senang-senang bareng," sambung Amel.
"Boleh tuh, liburan ke mana ya kira-kira.
kalian ada ide gak?" tanya Bella.
"Gimana kalo kita ke Bali aja?" ucap Sindi.
"Wah, boleh tuh" sahut Amel.
"Iya boleh juga, tapi gue harus izin dulu sama laki gue" kata Bella.
"Ya udah lo ajak aja laki lo Bell, gimana?" saran Sindi
"Gitu ya, ya udah nanti gue coba tanya deh"
"Eh kalian mau liburan ke mana, gue ikut dong" tanya Adit tiba-tiba.
"Iya gue juga ikut" tambah Reyhan
"Iya boleh dong say, ikut aja" kata Amel.
Ternyata selama ini Sindi tengah dekat dengan Reyhan. dan mungkin sebentar lagi mereka akan jadian.
"Yah auto jadi kambing conge dong gue" Kata Sindi.
"Gampang lah, kan ada Adit tuh. masih jomblo kok dia" ucap Bella.
"Ish ogah banget, mending gue bawa kucing gue dari pada sama dia" Tolak Sindi
"Jangan kayak gitu, nanti beneran suka loohh hahahaha" ledek Bella.
"Ish apaan sih lo Bell, gak mau gue" kesal Sindi.
..."Jadi fiks ya, kita ke Bali" kata Amel....
..."Oke, Bestiiiiie kita ke Bali" teriak ketiga sahabt itu...
*****
Selesai ujian Bella langsung pulang.
"Mbak Mimin, mbak!" panggil Bella.
Mbak Mimin yang sedang beres-beres di ruang tengah pun langsung menghadap ke depan Bella.
"Iya ada apa non?" tanya mbak Mimin.
"Mas Rangga udah pulang belum?"
"Ada di kamar non, baru aja pulang dari kantor" jawab mbak Mimin.
"Oh ya udah, makasih ya Mbak, Bella ke kamar dulu" ucap Bella.
__ADS_1
Setelah sampai di kamar, Bella menghampiri Rangga yang sedang sibuk dengan laptop nya di atas ranjang.
"Mas" panggil Bella.
"Sayang, kamu udah pulang?" tanya Rangga setelah menoleh ke arah Bella.
"Udah mas, kamu lagi subuk ya?" tanya Bella.
"Enggak sayang, aku lagi nge-cek kerjaan nya si Reza doang kok, kenapa?" tanya Rangga.
"Emmh, mas aku mau nanya sesuatu, boleh?" ucap Bella gugup.
"Boleh dong, mau nanya apa?"
"Kalo aku liburan ke Bali sama Sindi dan Amel boleh?" tanya Bella
"Ini kamu bertanya apa minta izin hmm"
"Hehe, minta izin sih sebenarnya" ucap Bella.
"Cuma bertiga ke Bali nya?" tanya Rangga.
"Emmh si Reyhan sama Adit juga ikut sih mas" ucap Bella gugup.
"Enggak boleh" ucap Rangga.
"Yah kok gitu sih mas" ucap Bella sedih.
"Ada cowok nya Bell, gak boleh pokoknya" kata Rangga.
"Ya ampun mas, itu kan cuma si Reyhan sama si Adit"
"Emmh atau gimana kalo mas Rangga ikut liburan bareng kita?" ajak Bella.
"Emang boleh?" tanya Rangga.
"Boleh dong mas," jawab Bella membuat Rangga senang.
"Asyik dong, sekalian kita honeymoon ya, kamu kan udah lulus juga hmm" goda Rangga.
"Ish orang mau liburan, malah honeymoon yang dipikirkan. ntar aja mas honeymoon nya mas, berdua bukan nya rame-rame" jelas Bella.
"Iya-iya, tapi aku ajak Reza ya" kata Rangga.
"Loh kenapa harus sama kak Reza?" tanya Bella.
"Ya kalo nanti kamu sama teman-teman kamu. terus aku sama siapa? udah pasti kalian asyik sendiri, sedangkan aku nanti di kira lagi jaga anak-anak. udah pokoknya aku mau ngajak Reza ya" jelas Rangga membuat Bella yang mendengar nya terbahak.
"Hahaha, kenapa kamu sampek mikir kek gitu sih mas?" tanya Bella.
"Ya aku sadar diri kok, umur ku sama kamu dan teman-temanmu jauh beda, jadi aku ngerasa gak cocok aja kalo gak ada teman seumuran ku" jelas nya
"Oke, oke baiklah mas kamu boleh ajak kak Reza liburan sama kita-kita" ucap Bella.
"Kapan berangkat nya yang?" tanya Rangga.
"Mungkin nanti hari Minggu Mas, karena besok kan aku masih harus pergi ke kampus"
"Oh oke. gimana dengan ujianmu hari ini sayang?"
__ADS_1
"Beres dong,"
"bagus lah kalo gitu"
"Ya itu juga berkat kamu juga yang selalu bimbing aku mas, makasih ya" ucap Bella.
"Iya sama-sama, tapi itu juga karena usaha kamu sendiri sayang, kamu hebat, semoga kamu lulus dengan nilai terbaik, kalo kamu lulus kan kita bisaaa.." ucap Rangga terpotong.
"Bisa apa hah?" tanya Bella.
"Masa gak ngerti sih ah" ucap Rangga sembari menarik tangan Bella dan Bella pun terjatuh ke dalam pelukannya.
Wajah mereka pun saat ini sangat dekat. Rangga membisikan sesuatu pada Bella.
"Sekarang aja yuk" ucap Rangga
Bella dengan sekuat tenaga melepaskan pelukan Rangga.
"Kabuuuurr" teriak Bella, membuat Rangga tertawa terbahak.
Bella pergi ke kamar mandi.
"Ikut dong" kata Rangga.
"Enggaaaak" teriak Bella
Akhir-akhir ini Rangga memang sangat senang menggoda istri nya itu, membuat nya gemas pada Bella.
seolah-olah menagih janji Bella pada nya.
*****
Sementara di tempat lain Ega yang sedang duduk santai di balkon rumah nya sambil menatap foto Bella yang ada dalam ponselnya.
"Bella, kenapa sejak aku nembak kamu, kamu malah menjauh? bahkan kamu gak pernah jawab chat dan telpon dari ku" gumamnya
"Pokoknya besok gue harus menemui Bella, dan meminta kepastian dari dia, dan gue pastiin kalo Bella nerima cinta gue." tambah nya lagi
Pagi ini Bella bangun lebih dulu dari pada Rangga, dia menatap suami nya.
"Seperti nya kamu capek banget mas, sampek nyenyak gitu tidur nya. ya udah lah aku biarin mas Rangga tidur aja, aku mau bikin sarapan dulu. baru nanti aku bangunin" ucap Bella dalam hati.
Bella beranjak dari kasur, dan segera bergegas menuju dapur.
"Oke kita liat di dalam kulkas ada bahan apa aja ya" gumamnya,
Saat ini Bella sedang senang memasak untuk suami nya, karena akhirnya dia sudah mahir dalam memasak.
Di kulkas ternyata hanya ada sayuran telur dan sosis.
"Hmmm bikin apa ya?" gumamnya lagi.
Bella pun memikirkan apa yang akan dia buat dengan bahan yang ada di kulkas. dan pada akhir Bella memutuskan untuk membuatkan Rangga nasi goreng.
Dengan telaten Bella mengiris bawang dan cabai, lalu baru ia memasukkan semua bahan-bahan nya .
"Akhirnya selesai juga" ujar Bella.
Bella segera meletakkan dua piring nasi goreng di atas meja makan, pada saat Bella sedang mengambil air minum tiba-tiba Rangga memeluk nya dari belakang.
__ADS_1
"Hmmm harum banget masakan istri ku ini" ucap Rangga mengagetkan Bella.