Malam Pertama Dengan Bos Papa

Malam Pertama Dengan Bos Papa
Bab.1


__ADS_3

"Saya terima nikah dan kawinnya Hani Pramesti Binti Rebo Prawiro dengan mas kawin seperangkat alat solat dan uang 200 juta dibayar tunai." suara lafat bos papa terdengar nyaring sampai kamar sebelah.


"Tidak benar kan ...ini tidak benar ada yang salah," teriakku airmataku menuncur dengan derasnya.


"Bagaimana saksi," seru pak penghulu seakan akan tak mempedulikan suara teriakanku.


"Sah..."


Tak ku duga aku yang tadinya aku hanya sebagai pengiring ternyata aku dijadikan pengantin.


Isakku menjadi jadi. Ingin berlari meninggalkan tempat itu tapi apa dayaku.


"Papa tega...kenapa harus Hani pa. Hani masih sekolah." raungku.


Papa memelukku mengecup rambutku.


"Hani tidak mau jadi Istri ke dua bos papa. papa jahat." teriakku.


"Hani...Hani...dengarkan papa. "


"Tidak mau papa jahat kenapa bukan kak Sandia mengapa harus aku pa," isakku .


"Maafkan papa Han. Yang dipilih bos papa adalah kamu bukan mbak sandia." lirih papa.


"Kenapa pa...kenapa..." jeritku.


"Sudah .. sayang...sudah hapus air matamu..kita keluar," ujar bundaku.


Bunda menata ulang make upku dan kami pun berjalan mendekati mempelai priaku. Hani terus menunduk tak mau menatap pria yang telah sah jadi suaminya.


"Han...tatap suami kamu," bisik ibu. Dan Hani cuma menggelengkan kepala.


"Bos papa ...pria kumisan sudah tua ," batinku.


Sampai acara selesai Hani tetap menunduk.


"Kamu mau tetap begitu hhhhh.," bentak bos papa.


"Liat .. .aku ...liat aku ..Hani," geram bos papa memegang daguku kuat kuat terpaksa aku menengadah memandang wajahnya.


Gemuruh dadaku semakin menjadi jadi.


Mataku terpejam saat aku mau menatap wajahnya tapi tiba tiba pukul pintu kamarku di ketuk papa.


"Tuan bos..tuan bos ," sapa papaku sambil mengetok pintu.


"Mengganggu saja," geram bos papa.


Bos papa meninggalkanku dan aku buru buru ke kamar mandi berganti pakaian.

__ADS_1


"Bajuku..." batinku.


Akupun membuka pintu kutoleh kanan kiri.


"Ga da orang ..." lirihku. Akupun hanya mengenakan handuk yang melilit menutupi dada sampai pahaku. Cepat cepat ku buka lemari pakaian.


Ceklek..suara gagang pintu. aku kaget dan pluk handukku terjatuh mataku tersihir melihat orang yang datang tiba tiba.


"Kamu..." teriakku kaget bukan kepalang kututupi kedua asetku dengan tanganku.


"Waaow....nice beutyfull," lirihnya tersenyum memamerkan giginya.


Dia mendekat ke arahku dan ku raih selimut di atas kasurku.


"Accchhh...sungguh indah anugrah Tuhan,"


"Jangan ...jangan...please..." airmataku mulai bercucuran saat dia mulai meraba pahaku dikecupnya bibirku.


"Buka ..." teriaknya.


"Emmm..emmm...aku menggelengkan kepalaku .dan dia menarik rambutku.


"Aaaach..." tanpa memberi kesempatan padaku bos papa langsung menjelajahi area bibirku.


Tubuhku seketika lemas dia membopongku ke tempat tidur.


"Trimakasih ...sayang telah menjaga kehormatanmu untukku."


"Tega kamu om ," isakku.


"Liat aku...Han ..liat wajahku," usap pria itu.


Aku pun mendongak terkejutnya aku.


"Pak Guru..." lonjakku mataku melotot mau keluar saat menatap orang disampingku.


"Pak Aditya ...aku tidak salah kan. aku tidak mimpi kan,"


"Kamu menggodaku ya..." bisik pak Adit sambil membelai rambutku. Rasa kagetku masih belum berhenti tangan jail pak Adit mulai berkeliaran di area punggungku.


Akupun mendesah....kembali pak Adit menunaikan kewajibannya sebagai suamiku.


"Semoga cepat bersemai di sini,ucap pak Adit sambil mengelus perutku.


Hani


Aku tak menyangka ternyata bos papa adalah guru bahasa inggrisku. Lelaki yang jadi primadona sekolah. laki laki yang jadi rebutan antara siswi dan guru,pria yang dibenci kaum siswa disekolahku.


Tak kupungkiri dia tampan sangat tampan. gaya nya yang cool abis bak artis yang iklan close up jaman dulu senyumnya waow sungguh keren. Kulitnya bersih siapa sich yang tidak tertarik.

__ADS_1


Namaku Hani Pramesti aku baru 18 tahun.Aku kelas 3 Smu yang sebentar lagi menerima sertifikat kelulusan.


Tak ku sangka tak ku nyana ta ku duga yang tadinya jadi pengiring pengantin ternyata aku menjadi pengantinnya sendiri.


Airmataku mulai mengalir seakan akan aku tidak terima tapi takdir berkata lain bos papa bukanlah lelaki gendut kumisan isterinya banyak. Bos papa ku kali ini adalah seorang guru di sekolahku.


Aditya


Aku sengaja memilih Hani Pramesti karena aku benar benar jatuh hati padanya. Tingkah polah ya disekolah membuatku move on dari Sintya tunanganku yang memilih meninggalkanku di hari pernikahan kami.


Bak gayung bersambut papa Hani melakukan sedikit kesalahan di Restoran ku dan sebagai gantinya aku meminta menikahi salah satu anaknya. Tadinya pak Rebo memilih Alia Pramesti tapi aku tau Alia adalah pacar Sugeng Riyadi asisten ku sekaligus temanku.


Flashback


"Apa...apaan ini...kenapa begini,geng" gertak Adit.


"Sugeng...cepat panggil pak Rebo kesini, panggil ke ruang kuliah," seru Adit.Dan Sugeng menjalankan perintah bosnya.


"Apa apaan ini ," lantang Adit . map biru tua pun jatuh berserakan menerpa tubuhnya tubuh pak Rebo.


"Bapak mau korupsi hhhh,"


"Ti...tidak ...bos," gagap pak Rebo.


"Aku tidak mau tau. Kembalikan uang perusahaan sekarang juga," geram Adit.


"Bos tenang ...tenang bos ," lerai Sugeng.


"Apanya yang tenang geng,kamu tahu resto ini akan bangkrut ,"


"Maaf...bos...maaf ..." lirih pak rebo.


"Keluar dari Ruangan ku," hardik Adit.


Pak Rebo pun meninggalkan ruangan.


"Selidiki siapa Rebo, sita asetnya sebagai pengganti uang perusahaan."


"Dit mbok ya jangan galak galak loh. Dia orangtua loh. Salah ya salah tapi mbok ya jangan begini," Sugeng berusaha menasehati Adit.


Sugeng memang handal dalam internet tak kurang dari 2 jam keluarga pak rebo terdeteksi.


"Alia Pramesti pacar gue dit anak pertama pak rebo sedangkan anak keduanya bernama Hani Pramesti dia murid di sekolah lu ngajar ," terang Sugeng .


"Awas Lo jangan serobot Alia "


"Ga level gue ma Alia."


Deg...deg ser itu yang dialami Adit saat memandang foto Hani.

__ADS_1


Salam sayang dari aku buat kalian muuuaach selamat membaca ...doain bisa up 3 kali sehari ya


__ADS_2