Mencintai Sepupu Kedua (Tak Bisa Berpaling)

Mencintai Sepupu Kedua (Tak Bisa Berpaling)
Tidak menikmati


__ADS_3

"Tolong jangan lakukan ini padaku." Dhira semakin beringsut, jujur saja ia sangat takut melihat Rega yang seperti itu. Ia takut jika pria itu akan melaksanakan ucapannya. Dhira tak ingin menikah dengan Rega, tidak untuk waktu dekat dan bahkan untuk lain waktu.


"Kau takut,? Hm."


"Kemari, jangan takut aku hanya akan memberiakanmu seorang anak. Bukannya kau iri karna Sarah memiliki anak dariku." Ya begitulah orang mabuk selalu berkata semaunya.


"Aku tak menginginkan anak darimu." teriak dira yang sudah ketakutan. Yang mana langsung memicu iblis di diri pria yang sudah di kuasai amarahnya.


"Lalu kau ingin memiliki anak dari siapa? Dari Keanu yang menjadikanmu samsak hidupnya. Atau dari Bima yang kau manpaatkan keberadaannya untuk menyakitiku. Kau tidak ada hak untuk menolakku." Rega sudah memojokan tubuh sepupunya, ia menghimpit tubuh mingil itu ke dinding.


"Kau gila Rega, kau gila." Dhira memukulkan tangannya kesembarang tubuh Rega, yang langsung Rega tangkap dan Rega cekal, dengan sekali gerakan kedua tangan Dhira sudah tersimpan di atas kepalanya dengan tangan Rega yang membelenggunya.


"Aku memang gila. Aku gila karnamu Nadhira." Rega mulai melayangkan sentuhan-sentuhannya.

__ADS_1


Saat Rega akan mencium bibir sepupunya. wanita itu menoleh sampai bibir Rega mendarat di pipi Nadhira. Tak ingin rugi. Posisinya yang seperti ini memudahkan Rega untuk lebih jauh berselancar antara cuping telinga sampai ke leher Nadhira. Nafas hangat dari hidung pria itu terasa hangat membelai permukaan kulit Dhira, membuat bulu kuduk wanita itu meremang di buatnya. Sekuat mungkin Dhira menyangkal tetap saja gelayar aneh hadir padanya. Dhira marah pada tubuhnya sendiri yang merasa terbuai oleh sentuhan pria itu meskipun otaknya menolak.


Dengan sekali angkat tubuh wanita itu ia panggul dan sedikit terpelanting saat Rega meletakan tubuh itu.


Air mata dan keringat ketakutan sudah membasahi permukaan kulinya. Sumpah demi apapun untuk pertama kalinya Dhira ketakutan dengan sosok pria iblis di atasnya.


"Kumohon jangan lakukan apapun padaku." lirihnya lemah. Rega menatap sayu wanita di bawahnya tapi amarah dan rasa kecewa saat Dhira menolaknya lebih mendominasi.


Ini pertama kalinya Rega di perlakukan kasar. Bahkan Keanu mantan suaminya tak pernah berlaku sekasar ini pada saat menyentuhnya.


"Mari menikah. Tapi tolong hentikan semua ini, biarkan aku pergi. Ku mohon." Dhira memohon dengan tangis yang semakin sesegukan.


"Aku tak akan melepaskanmu." ucapnya tegas.

__ADS_1


"Cukup sekali kau membohongi aku. Sekarang tidak lagi." Rega melucuti dirinya sendiri, Dhira bersiap akan pergi ia sudah berlari dan tanpa sengaja kakinya menginjak pecahan kaca yang berasal dari botol yang rega pecahkan tadi. Darah tercecer di lantai kamar temaram itu. Sakit kaki wanita itu tidak ada apa-apanya di banding dengan luka hatinya.


Rega menangkapnya kembali dan membanting tubuh rapun itu ke atas ranjang. Rega juga merobek seluruh pakaian yang di kenakan wanita yang ia cintai.


Rega benar-benar merudapaksa sepupunya sendiri. Mantan yang tidak dapat ia lupakan sejak dulu.


"Arhg ..." Dhira berteriak saat penyatuan yang Rega lakukan telah sempurna.


"Kau masih tetap takdirku apapun yang terjadi." Desis Rega di atas bibir sensual sepupunya.


Dhira memejamkan matanya, sedikitpun ia tidak menikmati aktifitasnya ia sudah kadung membenci diri pria yang tengah menguasai tubuhnya.


"Aku sangat membencimu."

__ADS_1


__ADS_2