
Malam harinya, sudah dua hari terlewati dari pernikahan Keanu dan Nadhira.
Keanu menghampiri seorang wanita yang sekarang tengah berstatus sebagai istrinya, wanita itu kini sedang menyisir rambutnya di depan meja riasnya.
Keanu sedikit tak percaya jika wanita itu sudah menjadi miliknya.
"Dhira. Kemarilah!" tutur pria itu lebut, ini malam pertamanya dan tidak ingin Keanu melewatkan malam pertama dengan sang istri. Sungguh ia sudah menantikan hal ini sejak lama.
Wanita cantik itu mendekati suaminya dengan jantung berdebar, bukan bukan karna ia takut dengan apa yang akan terjadi padanya malam ini, melainkan Nadhira takut jika setelah ini Keanu akan mengetahui jika Nadhira sudah tidak perawan lagi, tapi untuk jujur Dhira juga tidak memiliki keberanian sebesar itu.
Baiklah Dhira akan diam jika Keanu tidak bertanya.
"Dhira ... " suara pria itu serak dan mendayu seakan menegaskan jika Keanu saat ini tengah menginginkannya.
"Kau tau? Aku belum pernah melakukan hal intim dengan seorang wanita sama sekali, sekalipun mantan kekasihku." Kenan berbicara dengan menatap wajah istrinya. "bahkan ciuman kemarin itu ciuman pertamaku." jelas Keanu selanjutnya.
Bibir Dhira mengatup rapat, nyalinya menciut saat suaminya mengatakan hal itu, ia membayangkan akan seperti apa reaksi Keanu jika pria itu mengetahui jika ia sudah tidak perawan lagi. Sudahlah itu urusan nanti pikir Dhira selanjutnya.
Keanu mengecupi seluruh permukaan wajah istrinya ia tersenyum teduh, dan mulai merebahkan tubuh istrinya dengan di susul oleh cumbuan-cumbuan memabukan.
__ADS_1
Meskipun ini hal pertama bagi pria itu tapi Keanu nampak lihai melakukannya tanpa grogi atau tremor saat menghadapi wanita di atas ranjang. Dhira bahkan ragu jika ini hal pertama untuk suaminya mengingat bagai mana ahlinya pria itu menpermainkan dirinya meskipun tidak sepandai Regantara. Ah kenapa disaat malam pertamanya dengan orang lain Dhira masih mengingat sentuhan mantan kekasihnya.
"Aakhhhh ... " Keanu menge rang saat berhasil menyatukan diri, dia sama sekali tidak mencurigai dan bertanya tentang status keprawanan wanita di bawahnya ia masih hanyut dengan kenikmatan yang sekarang tengah ia rasakan.
"Keanu ... "
"Hmmm ..."
"Keanu ..."
"Ya. Love" Keanu terus memacu tubuhnya meskipun istrinya sudah berulang kali meneriaki namanya.
Keanu melepas penyatuannya dan segera terbangun untuk mencari bukti atau sedikit jejak usai percintaannya barusan. Pria itu juga menggeser sedikit tubuh istrinya untuk mencari bercak darah di sana.
Nadhira juga sebenarnya bertanya-tanya apa yang sedang suaminya lakukan saat ini.
Pria tampan itu mengerutkan keningnya dengan sangat dalam, ia masih berpikir jika beberapa wanita memang tidak memiliki selaput dara, mungkin saja itu terjadi pada istrinya tapi untuk lebih meyakinkan akhirnya Keanu bertanya juga.
"Kau masih perawan kan?" Keanu menyipitkan matanya dengan tajam ke arah tubuh sang istri yang kini hanya terbungkus selimut.
__ADS_1
Hening...
Nadhira hanya diam membisu dan menundukan wajahnya.
"Dhira ..."
"Katakan yang sebenarnya."
"Aku, aku."
"Aku sudah tidak perawan lagi." meskipun kecewa Keanu masih berpikir pisitif mungkin saja istrinya terjatuh dari sepeda saat itu jadi keperawanannya hilang, ya mungkin saja. Tapi pikiran baik itu seketika sirna saat Dhira mengakui hal yang membuat pria itu kecewa luar biasa.
"Aku sudah tidak perawan, aku pernah melakukan hal ini dengan mantan kekasihku."
"Maaf."
Keanu mengetatkan rahangnya, giginya kini bergesekan dengan erat. Kedua tangannya kini mengepal marah tentu saja. Disaat ia menjaga keperjakaannya dengan susah payah di tengan pergaulan jaman sekarang justru istrinya mengakui bahwa wanita itu dudah tidak prawan lagi.
Plakkk...
__ADS_1