
Pernikahan Sonya dan Alex di adakan di pulau X, dengan pemandangan samudra Hindia dan pasir putih, berdekorasi megah serba putih dengan hiasan bunga serta lampu-lampu kecil yang akan menyala seperti bintang saat malam hari, untuk menambahkan kesan romantis.
Landscape matahari terbenam dengan langit semburat orange, semakin menyempurnakan momen pernikahan mereka.
Akad nikah Sonya dan Alex berjalan dengan lancar, dengan pak Bramanta sendiri yang menikahkan Sonya, dan Hardhan menjadi saksi pihak wanita serta Joon-Tae yang menjadi saksi pihak pria.
Sambil berjabat tangan dengan pak Bramanta, Alex mengucapkan Ijab Kabul dengan lancar, dengan hanya sekali tarikan nafas.
Dan Sonya menghela nafas lega ketika penghulu dan para saksi serta semua yang hadir menyatakan sah. Pak Bramanta yang kembali menikahkan putrinya dengan pria yang sama tampak menitikkan air mata, meski ia langsung menghapusnya.
Dan selama pembacaan doa nikah, perjalanan cinta mereka sampai akhirnya menikah lagi kembali menari-nari di benak mereka.
Pernikahan kali ini berbeda, mereka bukan menikah karena terpaksa, tapi karena mereka sudah saling mencintai. Perjalanan cinta yang tidak mudah mereka lalui, yang tidak luput dari suka duka, pahit manis, tawa dan tangis, yang sudah berhasil mereka lewati dengan baik.
Setelah itu mereka menandatangani buku nikah, agar sah di mata hukum, dan lanjut bertukar cincin.
Sonya tersenyum manis saat Alex menyematkan kembali cincin kawin ke jari manis tangan kirinyanya, pun demikian Alex juga tersenyum bahagia ketika Sonya menyematkan cincin ke jari manis tangan kirinya. Kemudian Sonya mencium tangan Alex dan lanjut Alex mencium kening Sonya.
Mereka mengabadikan momen bahagia mereka sambil memegang buku nikah masing-masing di tangan kanan, dan cincin nikah di tangan kiri. Kemudian lanjut berpose dengan sanak family.
“Selamat sayang akhirnya kalian bersatu lagi...” seru Kei sambil memeluk Sonya.
“Terima kasih Kei... Videomu sungguh membantuku mengambil keputusan...” ujar Sonya sambil tersenyum lebar.
Lalu Kei beralih ke Alex, “Awas kalau kamu menyakitinya lagi... Aku akan memaksa Sonya menuntutmu langsung dengan talak tiga...!!” ancam Kei.
Alex menyeringai lebar sambil melingkarkan lengannya ke pinggang Sonya, “Seharusnya Sonya yang kau ancam bukan aku... Dia menyakitiku setiap pagi dengan permintaan-permintaan anehnya itu...”
“Benarkah...? Bagus Sonya lanjutkan aku mendukungmu...!” Kei mengompori Sonya membuat Alex mengerang.
Hardhan langsung merangkul Kei, “Sudah lah sayang... Kita tidak boleh memonopoli waktu mereka, lihat banyak antrian di belakang kita...” kata Hardhan sambil terkekeh pelan.
“Sekali lagi selamat broo...” ujar Hardhan lalu memeluk Alex.
“Terimakasih Dhan... kau dan Kei sudah banyak membantuku mendapatkan kembali hati istriku tercinta ini...!” seru Alex dengan rasa bahagia yang membuncah.
Setelah prosesi akad nikah selesai, Alex dan Sonya berganti pakaian untuk acara resepsi.
Sonya mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang di hiasi oleh bordiran bunga-bunga kecil, yang membuatnya tampak manis dan mewah.
__ADS_1
Sama halnya seperti pesta pernikahan Hardhan, Alex dan Sonya tidak ingin ada pelaminan, mereka ingin bergerak bebas tanpa harus duduk manis sepanjang resepsi.
Ada dua konsep acara makan malam untuk para tamu, konsep fine dining dengan meja panjang, atau duduk santai dengan lesehan.
Dengan lampu-lampu kecil yang mendominasi atap tempat resepsi menyala seperti bintang.
Tangan Sonya tidak pernah lepas dari genggaman Alex, saat harus bersalaman dengan tamu undangan Alex baru mau melepaskan tangan Sonya. Hal yang menurut Sonya konyol.
Sengaja mereka memilih akad nikah dan resepsi menjelang sore hingga malam hari, karena kalau pagi hari suasana hati Sonya tidak bisa di prediksi, dan Sonya bersikap galak pada Alex hampir setiap pagi.
Dan saat pesta dansa pertama mereka, Alex memilih lagu Your Song yang di populerkan oleh penyanyi Ellie Goulding untuk mengiringi dansa mereka. Mengingatkan Alex pada dansa pertamanya dengan Sonya saat di rumah Omanya.
Mereka bergerak berirama, dan sesekali Alex memutar Sonya membuat tamu undangan bertepuk tangan untuk menyemangati mereka, dan juga terharu dengan dansa mereka yang terlihat begitu indah, seolah tubuh dan jiwa mereka sudah menyatu.
“Kamu pengantin wanita paling cantik yang pernah aku temui Son... Dan untungnya kamu adalah istriku...” goda Alex sambil tersenyum.
“Kamu juga pengantin pria paling tampan yang pernah aku temui... Tapi pasti anakmu akan jauh lebih tampan lagi darimu nantinya...” sahut Sonya sambil menyeringai lebar.
“Ah, anakku belum lahir saja sudah menjadi sainganku...” gumam Alex dan Sonya langsung terkikik.
“Protes dari pria yang katanya menyisakan setengah hatinya untuk anak-anaknya... Tapi anaknya belum lahir saja sudah terlihat cemburuan seperti itu...” sindir Sonya.
“Sekarang hatiku sudah sepenuhnya milikmu... Dan aku tidak rela membagimu... Sekalipun dengan anakku...”
“Mereka juga nantinya akan mendapatkan perhatian penuh dari pasangan-pasangan mereka...” elak Alex.
Sonya tertawa pelan, “Pantas saja anakmu selalu memusuhimu setiap pagi... Kamunya seperti itu sih...”
Musik berhenti menandakan dansa pertama pengantin sudah selesai, seluruh tamu yang hadir bertepuk tangan untuk mereka, Sonya dan Alex sedikit membungkuk untuk mengucapkan terimakasih.
Dentingan piano kembali berbunyi, dan kali ini siapapun boleh ke dance floor untuk dansa dengan pasangannya masing-masing.
Alex dan Sonya menghampiri Oma yang sedang asik menikmati hidangan dari gubuk seafood.
“Bagaimana Oma...? Enak...?” tanya Sonya.
“Ne, masissȏyo... Oma sudah nambah dua kali...” jawab Oma sambil menyeringai.
“Nah disini rupanya pengantin baru kita... Bolehkah aku berdansa dengan istri cantikmu sepupu...?” tanya Joon-Tae membuat Alex semakin mengeratkan rangkulannya di pinggang Sonya,
“Tidak... Aku tidak mengizinkan...!” jawab Alex tegas, dan Join-Tae langsung tergelak.
“Aigo, sepupu... Apa kamu masih cemburu padaku...?”
__ADS_1
“Iya...” jawab Alex sekenanya.
Joon-Tae langsung mengangkat tangannya, “Ok... Aku cari yang lain saja...” seru Joon-Tae sambil menyeringai lebar.
“Joon-Tae oppa...” panggil Sonya, “Hwaiting..!!” lanjutnya ketika Joon-Tae menengok dan langsung mengedipkan matanya.
“Aku ingin mencolok bola matanya itu...!” geram Alex.
“Aissshh, Sonya hati-hati cucuku itu sudah mulai posesif...” ledek Oma dan mereka berdua pun tertawa.
“Kami permisi dulu Oma masih ada tamu yang lain yang harus kami sapa...” seru Alex dengan nada jengkel, lalu menuntun Sonya menjauh dari Oma.
Tapi bukan ke arah tamu-tamu tapi malah menjauhi area pesta,
“Kita mau kemana Sayang...?” tanya Sonya dan Alex menghentikan langkahnya dan langsung menghadap Sonya.
“Kamu bilang apa tadi...?” tanya Alex.
“Kita mau kemana...?” ulang Sonya.
“Setelah itu...”
Sonya mengerjapkan matanya dan memandang Alex dengan wajah pura-pura polos, “Aku tidak tahu setelah itu kita akan kemana... Karena sekarang kita mau kemanapun aku belum tahu...”
“Jangan berpura-pura lagi my queen... Kamu tahu pasti apa maksudku...” ujar Alex sambil mencubit hidung Sonya.
Kemudian mereka saling berciuman dengan penuh gairah, mereka tidak lagi memedulikan keadaan di sekitar mereka. Untuk sesaat dunia seolah menghilang begitu saja, sampai tidak ada yang mengusik mereka dari satu sama lain.
Dear Readers...
Mengejar Cinta Alex Season 1 End yaa...
Tapi jangan khawatir akan ada beberapa extra part untuk bonus kebucinan Alex dan juga kelahiran baby mereka.
Untuk Mengejar Cinta Alex Season 2 akan di gabung dengan Novel Terpaksa Menikah Lagi Season 2..., yang akan tayang pada hari Selasa Tanggal 20 Oktober 2020... Karena konflik yang akan di hadapi Alex dan Hardhan sama...
Baca juga novel Nice lainnya,
Follow Ig Si_Nicegirl untuk info lebih lanjut....
Happy Reading...
__ADS_1