Mengejar Cinta Alex

Mengejar Cinta Alex
Ganti Rugi


__ADS_3

Seminggu sudah mereka tidur terpisah, Alex memilih tidur di kamar yang lain, bukan kamar yang pernah Sonya tempati, tapi kamar yang satunya lagi. Mereka kembali lagi seperti dua orang asing yang tinggal bersama.


Apartment itu kembali hening, setelah melewati makan pagi dengan hening, Alex langsung berangkat ke kantor tanpa basa-basi lagi. Begitu pula setelah makan malam, Alex langsung masuk ke kamarnya.


Tidak ada lagi obrolan santai di depan balkon, walaupun ujung-ujungnya mereka menjadi ribut, tapi itu lebih baik daripada hanya ada keheningan.


Keheningan demi keheningan justru membuat Sonya memikirkan kembali perasaannya pada Alex, seberapa pantaskah pria itu untuk di perjuangkan?


Braakkk!!!!


"Ya Tuhan!!!" pekik Sonya sambil menginjak pedal rem mobilnya, karena tidak fokus menyetir Sonya menabrak mobil yang hendak memutar balik.


Setelah memindahkan persneling ke parking dan menarik tuas rem tangannya, Sonya bergegas turun, dan melihat bagian depan mobilnya dan bagian belakang mobil mewah yang ia tabrak itu saling beradu.


Ahh sial!! Kenapa bisa nabrak mobil orang sih? Mobil mewah pula... Habis berapa duit nih untuk ganti kerusakan mobil itu?? Aarggghhh!!!


Seorang wanita berbaju seksi dengan gaya elegan dan berkelas turun dari kursi kemudinya, sambil menepis rambut panjang dan indahnya itu ke belakang pundaknya dengan anggun, wanita itu menghampiri Sonya dan melihat bodi belakang mobilnya yang tertabrak mobil Sonya.


"Kalau jalan pakai mata Mbak!!! Memangnya kamu tidak melihat lampu sein saya?!!" hardik wanita itu sambil melepas kacamata hitamnya.


"Saya nyetir mobil Kak bukan jalan..." bantah Sonya sebelum menambahkan, "Maaf... Tadi saya sedikit tidak fokus..."


"Kamu harus ganti rugi!! tiga ratus juta!! Atau kita bawa masalah ini ke kantor polisi!!" ancam wanita itu.


Astaga tiga ratus juta?!! itu seharga mobil baru!!


"Waahh kira-kira dong kak jangan main asal nembak harga saja... Ini namanya pemerasan... Kerusakan kecil begini sih tinggal dibawa ke ketok magic juga selesai tidak sampai satu hari.... Dan biayanya juga tidak sampai satu juta!" sahut Sonya kesal


"Hei sembarangan mobil saya dibawa ke ketok magic, memangnya mobil reyotmu itu!!! Sepuluh mobil seperti mobil tuamu itu dijual pun belum tentu bisa menyamai harga mobil saya!!" raung wanita itu dengan nada sengit.


"Kalau ngomong harus sesuai fakta dong kak... Jangan asal jeplak... Artis saja ada yang berani beli mobil seperti mobil tua saya ini dengan harga satu miliar!!!" balas Sonya tidak kalah sengitnya.


"Pasti artis itu buta..." ejek wanita itu.


"Atau kakak yang buta dengan dunia otomotif?" cibir Sonya.

__ADS_1


"Kurang ajar kau!!" teriak wanita itu sambil melayangkan tangannya hendak menampar Sonya, tapi dengan sigap Sonya menahan tangannya.


"Jangan berani-beraninya kamu menamparku...Atau kamu akan menyesalinya nanti!!" geram Sonya.


Wanita itu menarik tangannya dari genggaman kencang tangan Sonya, "Sial... Kamu membuat tanganku memar!! Aku akan visum ini dan melaporkanmu atas tindak kekerasan!!!" ancam wanita itu.


"Oh silahkan... Tuntut saja saya... Memangnya saya takut dengan ancamanmu?! Sekalian kita selesaikan saja urusan mobil ini di kantor polisi..."


"Hah!! Saya tidak percaya denganmu!! Kamu pasti akan kabur nanti dan menolak bertanggung jawab!!"


"Dipertigaan sana ada pos polisi... Kalau kakak tidak percaya ikuti saja saya!!" seru Sonya sambil menunjuk pertigaan lampu merah tidak jauh dari tempat mereka ribut.


Dan merekapun akhirnya sampai juga di pos polisi, wanita itu dengan semangat empat lima menceritakan kronologisnya, plus tangannya yang memar karena Sonya.


"Saya ingin dia mengganti rugi kerusakan mobil saya... Juga mengganti rugi atas waktu saya yang terbuang percuma hari ini... Total kerugian lima ratus juta rupiah pak!" seru wanita itu ke polisi di depannya.


"Cih, memangnya kamu Presiden di hargai sebesar itu untuk waktumu!!" cibir Sonya.


"Hei seharusnya aku ada rapat proyek yaa senilai lima ratus miliar hari ini!! Tapi karena ulahmu itu rapat ini jadi dibatalkan... Tentu saja saya harus meminta ganti rugi padamu untuk itu!!"


"Apa maksudmu saya bukan tipe wanita kantoran?!!"


"Pakaian Kakak itu, lebih cocok dipakai clubing bukan untuk ke kantor... Mana ada rapat yang katanya membahas proyek sebesar 500 miliar itu dengan pakaian seperti ini kak... Yaa... Kecuali kalau tugas Kakak menghibur para Boss... Baru saya percaya..." tukas Sonya.


Lihat saja petugas itu... Bola matanya nyaris keluar karena melihat buah dada wanita itu, yang nyaris menyembul keluar dari pakaian ketatnya!


"Kau..."


"Sudah... Sudah... Lebih baik panggil suami kalian masing-masing untuk menyelesaikan masalah ini yaa..." potong polisi itu, mungkin ia pusing melihat dua orang wanita yang sedang berdebat di depannya itu, dan mencoba menengahi.


"Baik... Saya akan panggil pacar saya... Biar dia menghajar wanita kurang ajar itu!!" seru wanita itu dan langsung menelepon pacarnya, Sonya hanya bereaksi dengan mencibirkan bibirnya.


"Anda tidak menghubungi suamimu Nona?" tanya polisi itu.


"Saya bisa urus masalah ini sendiri Pak... Tanpa melibatkan suami saya..." jawab Sonya santai.

__ADS_1


Polisi itu menjauhkan posisi duduk Sonya dan wanita seksi itu, Sonya duduk di dekat pintu masuk, sementara wanita itu di tengah ruangan, mungkin takut mereka saling cakar-cakaran.


Sampai akhirnya pacar wanita itu pun datang, seorang pria dengan gaya stylish nan parlente dengan pembawaan yang penuh percaya diri itu menghampiri wanitanya.


Pria yang lebih pantas menjadi ayahnya alih-alih pacar wanita itu pasti sugar daddynya.


"Siapa yang menabrak mobilmu Beb?" tanya pria itu.


"Wanita yang duduk di sebelah sana itu sayang...." jawab wanita itu dengan nada manja. Pria itu langsung melihat ke arah Sonya.


"Hei kesini kamu!!!" perintah pria itu.


"Bicara saja Om... Atau Om yang kesini... Kalau saya yang kesana saya takut tergoda mencakar pipi mulus wanitamu itu..." elak Sonya.


"Memangnya siapa kamu berani membantah saya? Kamu tidak kenal siapa saya?" tanya pria itu.


"Tidak...." jawab Sonya sekenanya.


Memangnya siapa dia hingga aku harus mengenalnya... Menteri bukan Presiden apalagi...


"Saya Daniel Pratama... Direktur H Group... Kau pasti kurang pergaulan sampai tidak mengenali saya!" seru Pria itu dengan nada bangga.


"H Group anak perusahaan A.P Group?" tanya Sonya.


Pria itu langsung menyilangkan lengannya di depan dadanya dengan gaya pongah, "Kau tahu juga rupanya... Berarti kau juga tahu kan seberapa kuatnya perusahaan itu? Apa kau masih berani macam-macam dengan wanitaku?"


"Saya tidak akan macam-macam dengannya kalau wanitamu itu tidak berniat memerasku...."


"Kau memerasnya Beb?" tanya pria itu ke wanitanya.


"Aku hanya minta dia membayar ganti rugi untuk kerusakan mobil kita dan waktu kita yang terbuang sia-sia disini sayang... Tidak banyak hanya lima ratus juta saja." jawab wanita itu.


Pria itu mengalihkan kembali perhatiannya ke Sonya, "Kau harus membayar ganti rugi itu, masih untung wanitaku hanya meminta ganti rugi sebesar itu... Kau tahu berapa harga mobil yang kau tabrak itu? Bertahun-tahun kau jual diripun belum tentu bisa kau membelinya!"


"Apa kau menyuruh istri saya menjual diri?" tanya suara dingin dan berat di belakang Sonya, suara pria yang teramat sangat dirindukan Sonya.

__ADS_1


Jailangkung itu... Kenapa bisa tahu aku disini?


__ADS_2