Mengejar Cinta Alex

Mengejar Cinta Alex
Keras Kepala


__ADS_3

"Oma apa kabar?" sapa Sonya sambil mencium pipi kiri dan kanan Oma.


"Buruk... Oma bohong kalau Oma bilang baik-baik saja... Oma masih kepikiran cucu Oma..."


Sonya duduk di depan Oma dan meraih tangannya, "Oma sabar dulu yaa... Mungkin Alex butuh waktu..."


"Apa Alex belum mau menemui Oma?" tanya Oma dengan raut wajah sedih.


"Hmmm Oma maaf aku tahu ini masalah keluarga kalian... Tapi kalau aku tidak tahu permasalahannya, aku juga bingung mau mulai bantu Oma darimana.... Apa Oma mau cerita awal masalahnya sampai Alex tidak mau menemani Oma?"


"Apa Alex tidak cerita padamu?"


"Jujur Oma... Sebenarnya Alex melarangku menemui Oma lagi... Dia hanya mengatakan Oma sudah menyebabkan kedua orang tuanya menderita... Hanya itu saja yang dia katakan Oma... Alex tidak mau membahas lagi."


Seketika air mata berlinang di pipi Oma, Mata tuanya terlihat memerah karena air mata.


"Oma memang salah... Oma terlalu egois karena pria pilihan Youra jauh dari kriteria yang Oma inginkan untuk menjadi menantu Oma... Berbagai cara Oma lakukan untuk memisahkan mereka tapi sia-sia... Sampai akhirnya mereka diam-diam menikah, dan memiliki satu putra, Alex. Oma baru tahu satu setengah tahun setelah mereka menikah..."


Oma terdiam untuk membersitkan hidungnya dengan tissue dan menghapus air matanya.


"Saat itu Oma begitu marah... Anak tunggal Oma menikah tanpa persetujuan Oma... Dan dengan pria yang tidak Oma restui... Oma tidak bisa mengendalikan emosi Oma... Dan akhirnya Oma tidak mengakui Youra sebagai anak Oma lagi... Youra berlutut sambil memohon pada Oma untuk merestui pernikahan mereka... Tapi Oma terlalu keras kepala untuk merestui pernikaham mereka dan mengakui Aksa sebagai menantu Oma... Sampai akhirnya Youra memutuskan untuk ikut Aksa pulang ke Indonesia, dan menjadi warga negara ini..." jelas Oma.


Sonya mengerjapkan matanya bingung, "Warga negara ini? Memangnya Oma dan Mamanya Alex berkewarganegaraan apa?"


"Korea Selatan... Papa Oma asli warga Korea Selatan, dan Mama Oma berkewarganegaraan Indonesia... Dan suami Oma juga berkewarganegaraan Indonesia, yang sudah lama menetap di Korsel. Sepertinya sudah menurun dikeluarga Oma menikahi orang Indonesia tidak terkecuali Youra... Dan Oma tidak keberatan selama itu bukan Aksa..."

__ADS_1


Oma kembali diam, pikirannya mungkin sedang mengembara ke masa lampau, "Tuhan... Alex mirip sekali dengan Youraku... Hanya saja Youraku gadis yang murah senyum, dan ceria..." gumamnya.


"Apa Oma tidak pernah menemui mereka setelah Oma tidak mengakui Mamanya Alex sebagai anak lagi?" tanya Sonya.


Oma menggeleng, "Tapi Youra selalu mengirim surat untuk Oma, sekalipun Oma tidak pernah membalasnya... Youra bercerita bagaimana keseharian mereka, mengirimi Oma foto-foto Alex kecil, sampai akhirnya satu tahun lebih Youra tidak mengirim surat lagi, dan itu membuat Oma menjadi khawatir... Oma langsung terbang ke Jakarta dan mencari alamat yang Youra tuliskan di suratnya..."


"Saat itu Oma sudah memutuskan akan merestui hubungan mereka, karena Oma tidak mau Youra akhirnya menyerah dan melupakan Oma... Tapi saat Oma sampai di alamat yang dituju... Rumah itu sudah disita bank karena pemiliknya tidak melanjutkan angsuran kreditnya... Dan Oma mendengar dari pemilik warung di depan rumah Youra kalau Youra dan Aksa sudah meninggal dan anak mereka Alex berada di sebuah panti asuhan..."


Tangis Oma kembali pecah, Sonya pindah duduk di sebelah Oma, dan menepuk-nepuk punggungnya. Sonya jadi ikut menitikkan air mata.


"Oma bergegas ke panti asuhan yang disebut pemilik warung itu, hanya untuk mendapati Alex sudah tidak tinggal di sana lagi... Sudah ada keluarga yang mengadopsinya... Oma sudah memohon-mohon ke pengurus panti asuhan itu untuk memberitahukan alamat keluarga barunya Alex... Tapi mereka terikat perjanjian untuk tidak membocorkan informasi apapun tentang keluarga pengadopsinya... Oma kembali ke Seoul dengan tangan kosong, dan kesedihan yang mendalam karena Oma bukan hanya kehilangan Youra... Tapi juga cucu Oma Alex..."


"Yaahh... Penyesalan ada agar kita mengerti ada hal yang tidak bisa diulang lagi di dunia ini..." gumam Sonya.


Dan dengan tiba-tiba Oma memeluk Sonya, "Alex pasti sangat mencintaimu yaa... Karena dia sudah memberikan peninggalan Mamanya yang sangat berharga itu untukmu... Tolong jaga cincin itu, dan serahkan ke anak perempuan pertamamu nanti..."


Oma salah... Alex tidak mencintaiku Oma... Alex hanya mencintai Anindira... Hanya Rara yang mampu mengisi hati Alex.


Sonya mengangguk, "Iya Oma..."


"Tolong pertemukan Oma sekali lagi dengan Alex... Sebelum kembali ke Seoul tiga hari lagi..." pinta Oma.


Sonya menjauhkan sedikit tubuhnya agar bisa melihat Oma, "Oma sudah akan kembali lagi ke Seoul?" tanya Sonya dan Oma mengangguk.


Tapi bagaimana caranya aku membujuk Alex... Kalau suasana hati Alex sedang buruk seperti itu...

__ADS_1


"Tapi Oma... Aku tidak bisa membujuk Alex secepat itu... Dia terlalu keras kepala dan akan sulit untuk merubah pendiriannya..."


"Oma mengerti... Sepertinya Alex mengambil sifat Oma... Kalau sudah seperti itu hanya waktu saja yang bisa merubah pendiriannya... Seperti yang pernah Oma alami, ketika tidak ada satupun surat dari Youra baru Oma merasa panik dan takut kehilangan Youra... Harus ada syok terapi dulu baru bisa merubah pendirian kami, meruntuhkan kekeras kepalaan kami... Keras kepala sepertinya sudah menurun di dalam keluarga kami..."


"Aku tidak janji aku akan berhasil membujuk Alex, tapi aku akan terus berusaha sampai Alex mau menemui Oma..." ujar Sonya.


Oma mengeluarkan kartu nama dari dompetnya, "Ini kartu nama Oma... Tertera alamat nomor handphone dan no telepon rumah Oma di Seoul... Kau bisa menghubungi Oma ketika Alex sudah siap menemui Oma nanti... Sekarang Oma mau kembali lagi ke hotel."


"Mau aku antar ke hotel Oma?" tanya Sonya dan Oma menggeleng,


"Hotel Oma dilantai atas mall ini sayang... Oma tinggal naik lift saja..." jawab Oma sambil tersenyum manis.


"Setidaknya biarkan aku mengantar Oma sampai pintu lift..." bujuk Sonya.


Oma menatap penuh Sonya, lalu kembali tersenyum, "Pantas Alex memilihmu menjadi istrinya... Kau wanita yang tidak mudah menyerah sayang..."


Alex bukan memilihku Oma... Tapi terpakasa menikahiku...


"Oma bisa saja..." kata Sonya sambil mencoba tersenyum.


Sonya menggandeng lengan Oma, membawanya ke pintu lift yang langsung menuju lantai hotel bintang lima yang Oma tempati.


"Oma tunggu kabar baiknya yaa..." seru Oma ketika sudah masuk ke dalam lift.


"Ya Oma..." balas Sonya sesaat sebelum pintu lift menutup.

__ADS_1


__ADS_2