Mengejar Cinta Mutiara

Mengejar Cinta Mutiara
19. Rumah Sakit


__ADS_3

Setelah makanan mereka habis, Tiara pamit di Luan ke Mami Dina, tadinya Tiara menawarkan diri untuk mengantar Mami di pulang tapi mami Dina bilang kalau di akan di jemput oleh supir dan suaminya..


"Ya sudah Tante Tiara pamit dulu"ujar Tiara tidak lupa menyalami tangan Mami Dina dan menciumnya..


"Iya sayang hati hati di jalan, nanti kamu datang ya ke pesta kecil kecilan tante, nanti Tante kirim alamat rumah tante" ucap Mami Dina sambil tersenyum hangat ke Tiara


"Iya Tante insyaallah Tiara akan datang" balas Tiara dengan tersenyum juga..


"Ya sudah kita berbarengan aja ke luarnya soalnya kata suami Tante dia sudah di perjalanan menuju ke sini" setelah itu mereka berdua keluar dari tempat makan..


Mami Dina berdiri di depan Kafe sedangkan Tiara berjalan menuju parkiran mobil, tapi dari jauh Tiara melihat ada seorang Pria yang mencurigakan sedang mengintai Mami Dina tidak jauh dari tempatnya berdiri..


Pria itu menghampiri Mami Dina dan tidak lama Pria itu Manarik tas mahal milik Mami Dina tapi Mami Dina tidak melepaskan begitu saja, Tiara melihat Mami Dina mencoba mempertahan kan tasnya segara berlari menolong Mami Dina


"Toloong jambrett.." Teriak Mami Dina


Mami Dina masih tetap mempertahan kan tas mahalnya..


"Lepaskan tas saya" teriak Mami Dina lagi


Karena ada beberapa orang yang melihat kejadian itu dan mencoba ingin menolong Mami Dina, jambret itu jadi panik karena tak kunjung melepaskan tasnya akhirnya jambret itu nekat melukai lengan Mami Dina dengan pisau, karena melihat darah mengalir di tangannya dan dia sudah merasakan sakit akhirnya Mami Dina melepaskan Tasya


"Akhh" jerit Mami Dina


Setelah tas terlepas akhirnya jambret itu berlari kencang tap terlihat beberapa orang juga mengajarnya..


"Tante Dina? Tante Dina tidak apa apakan?" Tanya Tiara panik, karena sempat mendengar jeritan Mami Dina


"Ya Allah Tante Dina terluka, ayo Tante Tiara bawa ke rumah sakit" Tiara tambah panik setelah melihat luka goresan pisau yang lumayan banyak mengeluarkan darah


Tiara membantu Mami Dina naik ke mobil karena Mami Dina masih syok jadi badannya menjadi lemas..


Tiara segera melajukan mobilnya menuju Rumah sakit terdekat..


"Sabar Tante sebentar lagi sampai di rumah sakit, Tante akan segera di tangani" ujar Tiara sesekali melirik Mami Dina yang hanya diam karena masih sangat syok..

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di Rumah sakit, Tiara turun dari mobil dan segera membantu Mami Dina..


"Pelan pelan Tante" ucap Tiara


Akhirnya Mami Dina di tangani oleh dokter, meski tidak terlalu dalam tapi banyak mengeluarkan darah..


Tidak lama setelah mami Dina di tangani, Papi Reza terlihat berlari menuju Tiara..


"Apa kamu yang membawa istri saya ke sini" tanya Papi Reza


"Om suaminya Tante Dina" bukan menjawab pertanyaan Papi Reza Tiara malah balik bertanya..


"Iya saya suaminya" jawab Papi Reza


Setelah mengetahui kalau laki laki tampan dan gagah yang ada di hadapannya ini adalah suami Mami Dina, meski tidak muda lagi tapi di usianya yang ke 40 tahun dia terlihat masih sangat tampan dan gagah..


Tiara sempat terbengong, tapi dia di sadarkan dengan pertanyaan yang keluar dari mulut Papi Reza


"Apa kamu yang membawa istri saya ke sini?" Tanya Papi Reza sekali lagi karena Tiara belum menjawab pertanyaan papi Reza tadi..


"Iya Om" jawab Tiara sopan


Tiara menceritakan semuanya apa yang membuat Mami Dina sampai terluka, papi Reza terlihat serius mendengarkan kronologi yang menimpa istrinya, dia kesal dalam hati


"Kenapa dia bod*h sekali mempertahankan tas itu dan membuatnya jadi terluka" gumam papi Reza sambil menghela nafas kasar


Tidak lama pintu ruangan rawat Mami Dina di buka oleh dokter, setelah berbicara sebentar dengan dokter papi Reza dan Tiara masuk ke ruangan Mami Dina..


"Mi, bagaimana ke adaan Mami sekarang?" Tanya Papi Reza


"Mami sudah tidak apa apa Pi hanya saja tadi mami sempat syok sedikit" jawab mami Dina lembut mencoba menenangkan suaminya..


"Kenapa Mami tidak langsung melepaskan tas itu? Kenapa menunggu Mami luka dulu baru di lepas, sudah terluka tas yang di pertahankan tetap saja di ambil jambret kan" omel Papi Reza


Mami Dina cemberut, hal itu membuat papi Reza gemas dan mencium pipi istrinya..

__ADS_1


Tiara membulatkan matanya kaget dengan apa yang di lihat, dia malu dan canggung ingin keluar saja tapi sebelum itu Mami Dina memanggilnya


"Eh Tiara sayang, kamu lihat ya, ah Tante jadi malu, kamu sih Pi main sosor aja" ujar Mami Dina agak malu karena Tiara melihat adegan tadi


"Papi lupa kalau ada Nak?" Papi Reza menghentikan ucapannya karena dia tidak tau nama gadis yang menolong istrinya dia lupa berkenalan tadi..


"Namanya Tiara Pi, tadi kita sempat bertemu di supermarket" Mami Tiara pun menceritakan ke suaminya tentang Tiara..


"Dia cocok sama Rafa kan Pi" bisik mami Dina..


"Duh mami ini masih sakit tapi sempat sempatnya memikirkan itu" bisik papi Reza juga yang membuat Mami Dina jadi cengar cengir


"Nak Tiara kenalin Nama Om, Om Reza, Terima kasih sudah menolong istri Om" Papi Reza memperkenalkan dirinya dan tidak lupa mengucapkan Terima kasih ke Tiara


"Iya sama sama Om" Tulus Tiara di Sertai dengan senyuman manisnya


Tiara mendekat ke bangsal mami Dina


"Bagaimana keadaan Tante" tanya Tiara


"Alhamdulillah tante tidak apa apa sayang, makasih ya kamu sudah nolongin Tante, Tante juga bisa lihat betapa paniknya kamu tadi" Mami Dina tersenyum sambil menggenggam tangan Tiara


"Iya Tante sama sama, maaf Tiara terlambat tolongin Tante tadi" ucap Tiara dengan menundukkan kepalanya


"Tidak apa sayang, yang panting Tante tidak kenapa kenapa kan" Mami Dina menenangkan Tiara yang merasa bersalah, bagi mami Dina Tiara ini gadis yang sangat cocok jadi mantunya karena dia bisa melihat tadi raut wajah khawatir saat mengetahui kalau dirinya terluka..


Raut Wajah tulus bukan di buat buat, begitu pikir Mami Dina..


.


.


.


.

__ADS_1


.


.#Terima kasih🙏🏻


__ADS_2