Mengejar Cinta Mutiara

Mengejar Cinta Mutiara
04. Tatapan Tajam


__ADS_3

Rafael dan kedua sahabatnya Dani dan Kevin berjalan dengan santainya di koridor kelas yang terlihat sudah sepi karena semua murid sudah memasuki kelas masing2 karena sebentar lagi bel akan berbunyi tanda jam pelajaran pertama akan segara di mulai , mereka sama sekali tidak peduli bahwa akan terlambat masuk jam pelajaran pertama di kelasnya..


Dengan gaya cool mereka berjalan dengan dengan cueknya tapi bebeda dengan Dani si tukang tebar pesona, selama dia melewati kelas 10 dan kelas 11 ia selalu tersenyum sok manis, kelas mereka berada di lantai 3, kerena Hutama High School memiliki 3 lantai di lantai satu terdapat Ruang guru, Ruang kepala sekolah, perpustakaan, UKS, Gudang tempat penyimpanan barang2 untuk olahRaga dan kantin sekolah, sedangkan di lantai 2 ada kelas 10 dan kelas 11 dan di lantai 3 ada kelas 12, ruang musik, bioskop mini dan Aula sekolah..


" Bro..." Panggil Dani kepada kedua sahabatnya, namun hanya deheman yang dia dapat dari sahabat cueknya..


"Heemm" gumam Rafa..


jangan tanya kenapa Kevin hanya diam karena memang dia itu dingin dan malas untuk mendengarkan omongan sahabat tengilnya itu, omongan tidak penting fikirnya..


" Lo berdua tau nggak? Katanya ni ada murid baru di kelas kita"... Kata Dani dengan semangat!...


" Gue dengar murid baru itu pindahan dari Singapura, gue harap dia seorang siswi yang cantik karena mata gue akan tambah terang bila tiap hari selalu di suguhi wajah gadis2 cantik yang ada di sekolah ini terutama Gadis di kalas kita"...Tambah Dani lagi dengan gaya tengil dan mata yang berbinar..


"Auww" aduh Dani mengusap kepalanya kerena mendapat tabokan dari Kevin sedang pelaku penabokan hanya diam menatap datar Dani yang sedang mengusap usap kepala, tanpa rasa bersalah dia melanjutkan jalannya ke kelas bersama dengan Rafa meninggalkan Dani yang masih di diam di tempat.


"Woii gila Lo ya Vin main tabok2 aja sakit ni kepala gue" ujar Dani kesal " mana gue di tinggal lagi dasar teman laknat" sambung Dani lagi...


" woii tungguin gue" teriak Dani sambil mengejar temannya yang sudah lebih dulu berjalan ke kelasnya...


Di saat mereka hampir sampai Di depan kelas 12 B Rafa Kevin dan sitengil Dani menghentikan langkahnya lalu Dani berkata...

__ADS_1


" Bro.. bukankah itu si ketos dan Bu Dian kan? Ngapain sih si ketos songong sok suci itu ada di depan kelas kita? Pasti lagi Carmuk tu sama Bu Dian dan cewe2 kelas kita." Ujar Dani sambil menyipitkan matanya..


Kedua temannya hanya diam tidak menanggapi ocehan Dani, tapi tetap menatap tajam punggung si ketos, Rafa menatap tajam Dimas dan tersenyum miring, sedangkan Kevin tetap dengan Tapan dingin dan tajamnya..


Rafa and the Genk melanjutkan langkahnya dengan gaya angkuh, setelah hampir sampai di dekat Si ketos, Dimas berbalik badan ingin ke ruang OSIS langsung kaget dan langsung menatap mereka semua dengan tajam, hilang sudah tatapan lembut tadi yang di perlihatkan Dimas untuk Bu Dian dan juga Tiara si gadis yang berhasil mencuri hatinya hanya dengan senyuman manis yang bahkan bukan di tujukan untuk dia...


" Kalian telat lagi? Kalian memang tidak ada jerahnya selalu mengulangi kesalahan yang sama" sembur Dimas ke pada tiga pemuda tampan itu..


" Bahkan kalian masih bisa santai berjalan, tidak memperdulikan guru yang sudah masuk di dalam kelas kalian" lanjut si ketos itu lagi..


Namun lagi2 mereka bertiga hanya diam, dan tersenyum mengejek dan berjalan begitu saja melewati Dimas tanpa memperdulikan tatapan tajam dari si ketos, si tengil Dani malah sengaja menyenggol lengan Dimas..


Emosi Dimas sudah tak bisa di tahan lagi, ia mengepalkan tangannya sambil memutar badannya dan berkata.." kalian memang tidak tau sopan santu, kalian memang pantas di sebut siswa Badung yang tak berguna" ucap Dimas marah dengan mata yang memerah tanda dia sangat emosi..


"Terus apa masalah Lo ha? Kenapa lo urus kehidupan gue? Mau gue Badung dan apapun itu terserah gue, masalah sopan santun, emang Lo siapa yang harus gue sopanin hah??" Bentak Rafa dengan dingin tatapan matanya tajam bembuat buluk kuduk Dani merinding tapi tidak dengan Dimas..


" Gue kotos di sini gue berhak atas murid di sini mengatur kedisiplinan kalian, tapi kalian selalu membuat masalah" kata Dimas tak kalah dingin..


"Terus mau Lo apa? ini masih ada waktu 2 menit sebelum bel bunyi masih belum telatkan? terus kenapa Lo sok banget ha Sok berkuasa ketos sok suci aja belagu, ni sahabat gue aja yang pewaris sekolah ini biasa2 aja tidak songong kayak Lo.." sembur Dani dengan kata yang pedas membuat ketos itu semakin marah..


Dimas ingin membalas kata2 Dani langsung diam saat Kevin si es balok berkata..

__ADS_1


" Lebih baik lo diam" sahut Kevin dingin.. Dimas diam tanpa kata dengan tangan yang terkepal kuat..


Rafa, Dani dan Kevin melanjukan langkahnya masuk ke dalam kelasnya...!!


.


.


.


.


.


.


.


.


.#selama membaca!!❤️

__ADS_1


Author usahakan Up tiap hari..


__ADS_2