
Yura dan mamanya diam mendengar omongan dari Nyonya Nat.
"Kamu betul Nat, Tiara adalah gadis yang baik tidak ada yang salah dari dia, dan saya yakin mamanya adalah mamanya yang luar biasa"
"Sayang Tante memang belum pernah ketemu mama kamu tapi, Tante yakin Mama kamu adalah mamanya hebat, mama yang kuat mama yang tegar, dan benar apa katamu mamamu tidak salah yang salah laki-laki yang tidak bertanggung jawab itu, tapi meski begtu tidak ada yang akan berubah sayang, kamu tetap kesayangan Tante apalagi Tante bisa lihat anak Tante sayang banget sama kamu" ujar Mami Dina dia masih merangkul Tiara dan menangkan Tiara yang lagi nangis sesenggukan.
Begitupun teman-temannya Tiara dan Rafa yang sudah sedari tadi gemas ingin rasanya mereka menjambak Yura mengingatkannya lalu memasukkannya ke dalam karung dan membuangnya ke laut.
Tiara bisa merasakan kehangatan dan ketenangan dari setiap perkataan dari Mami Dina.
Tapi mamanya Yura masih saja belum menyerah apalagi saat melihat wajah marah kecewa anak kesayangannya.
"Jeng Dina bisa menerima Tiara tapi bagaimana keluarga jeng Dina dan juga keluarga suami jeng Dina pasti dia tidak akan bisa menerima gadis sepertinya" tunjuk Mamanya Yura juga menatap sinis Tiara.
"Keluargaku dan keluarga suamiku pasti bisa menerima Tiara, apalagi Rafa sangat mencinta Tiara, saya yakin siapapun pilihan Rafa itulah yang terbaik"
"Kalaupun nanti Rafa tidak berjodoh dengan Tiara saya akan tetap tidak menginginkan anakmu untuk menjadi pendamping anak saya, karena saya tidak mau punya menantu gadis yang sombong dan tidak bisa menghargai perasaan orang lain" ujar Mami Dina sangat tegas dan memperjelas kalau Yura tidak akan pantas bersama anaknya
Sedangkan Tuan Gio, merasa marah dengan istri dan anak dari Tuan Haris, dia akan membalas penghinaan ini, apalagi menurutnya yang mereka hina adalah orang-orang yang sangat ia cintai meski belum tau pasti tapi di hatinya sudah sangat yakin.
__ADS_1
"Tante sudah sangat keterlaluan" ucap Yura kesal dan marah ke Mami Dina
"Tante akan menyesal, karena lebih memilih anak har*m itu dari pada aku, dia tidak tulus dengan anaknya Tante dia hanya menginginkan harta keluarga Tante saja, makanya dia terus-terusan menggoda Rafa" ujar Yura meninggikan suaranya.
"Lo memang sudah sangat keterlaluan Yura gue bersumpah gue akan membencimu selamanya".
"Asal kalian semua tau, Tiara tidak pernah mengejar apalagi menggodaku justru saya yang mengejar-ngejar dia, bahkan dia selalu menolak ku tapi saya terus mengejarnya"
"Saya sangat mencintainya meski dia tidak membalas cintaku tapi aku tetap mencintainya"ujar Rafa dingin dan mencoba membela Tiara.
"Betul apa yang di katakan Rafa, kami semua saksinya bagaimana Rafa mengejar Tiara dan Tiara terus-terusan menolaknya" Kevin dingin dengan ekspresi muka datar
"Betul sahabat kami Tiara bukan perempuan penggoda dia adalah gadis yang sangat baik" bela Ajeng
"Lo pikir Rafa bakalan suka sama Lo kalau Lo ngejelek-jelekin Tiara, ngga Yur Malahan Rafa tambah benci sama Lo" ujar Dani lalu bertos Ria dengan Nana
Yura menghentakkan kakinya kesal sekaligus malu, mamanya mencoba menenangkannya sedangkan papanya hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan anak dan istrinya, dia juga menegurnya dan meminta istri dan anaknya diam tapi Yura dan Mamanya tidak mendengarkannya.
"Kamu dengarkan sendirikan bukan Tiara yang mengejar-ngejar anak saya tapi anak sayalah yang mengejar-ngejarnya jadi berhentilah untuk menjelek-jelekkan Tiara karena saya dan suami saya tidak akan terpengaruh" ujar Mami Dina tegas tidak mau di bantah
__ADS_1
Yura yang merasa rencana gagal total untuk membuat Tiara jadi di benci oleh keluarga Rafa pun menjadi emosi dia tidak terima lalu Yura Pun memaki-maki Tiara.
"Ini semua gara-gara Lo anak har*m seharusnya Lo tau diri, dan menjauh dari keluarga Rafa, karena Lo hanya akan menjadi aib baginya" Yura menunjuk-nunjuk Tiara dan merendahkannya.
"Hei kenapa Kakak menunjuk-nunjuk kakak cantik Nia, Kakak ini sangat tidak sopan" entah dari mana datangnya Nia, karena tadi dia di bawah oleh salah satu pelayan untuk di tidurkan saat perdebatan itu terjadi, dia sempat ketakutan melihat kakaknya yang marah jadi mami Dina meminta salah satu pelayan untuk membawa Nia ke kamarnya..
"Kak cantik Nia kenapa menangis hiks..hiks..hiks.." Nia juga ikut menangis dan memeluk Tiara dia sangat menyayangi Tiara dia sangat tidak tega melihat kakak Tiaranya menangis.
"Anakmu sangat keterlaluan Tuan Haris, apakah begitu caranya kamu mendidiknya, kenapa mulutnya tidak bisa dia jaga dan menyakiti gadis seusianya, tanpa mengasihaninya" ujar Tuan Gio dingin auranya terlihat mengerikan.
Melihat Aura tuan Gio yang sepertinya sedang marah membuat Tuan Harus jadi gugup dan takut.
Tuan Gio memang sedari tadi sudah menahan emosinya agar tidak meledak karena ulah kelakuan Yura dan mamanya tapi dia sudah tidak tahan lagi air mata Tiara membuat dia sakit hati dia tidak membuat emosinya memuncak saya Yura mengatai Tiara anak har*m.
.
.Bersambung
Tiara
__ADS_1
#TerimaKasih🙏🏻