Mengejar Cinta Mutiara

Mengejar Cinta Mutiara
36. Apa Dia Benar-Benar Anakku?


__ADS_3

Pesta Anniversary orang tua Rafa berjalan dengan lancar semua tamu sekarang sedang menikmati hidangan yang tersedia di pesta itu.


Rafa dkk dan Tiara dkk duduk di di satu meja di sana juga ada Nia yang sedang berceloteh mengajak Tiara terus-terusan berbicara hingga membuat Rafa jadi merasa di kacangin.


"Dek sebaiknya kamu ke meja Mami saja sana" usir Rafa secara halus karena di juga mau mengobrol dengan pujaan hatinya.


"Nggak mau, Nia masih mau ngobrol sama Kakak cantik Nia" Nia menolak dan tambah mengeratkan rangkulannya ke Tiara.


"Hahaha belum apa-apa Lo udah ada saingan" ujar Dani yang menertawakan Rafa


"Tambah nggak ada kesempatan Lo Raf" Kevin juga ikut meledek Rafa membuat Rafa jadi mendengus.


Mereka saling mengobrol dan bercanda, mereka tidak sadar ada yang menetap mereka tidak suka, orang itu tersenyum Mering dan dia sedang memikirkan sesuatu untuk membuat Tiara malu..


.


.


"Din kok aku merasa pernah melihat pacar dari anak kamu itu" ujar Nyonya Nat yang sedari tadi matanya tidak lepas menatap Tiara


"Ah masa sih?" Tanya Mami Dina


"Iya Din, mukanya kayak Familiar gitu, aku jadi ingat seseorang" ucap Nyonya Nat pelan tapi masih bisa di dengar oleh Tuan Gio.


Tuan Gio juga merasa begitu, setiap kali dia melihat mata indah milik Tiara dia jadi ingat wanita yang dia tinggalkan dulu.


Mami Dina dan nyonya Nat bangkit dari duduknya.


"Eh mau ke mana?" Tanya papi Reza dia sedari tadi sedang sibuk berbincang dengan para rekan bisnisnya.


"Mau ke meja anak-anak Pi, mau ngobrol sebentar" jawab Mami Dina


"Aku ikut" ujar Tuan Gio dia merasa penasaran karena tadi belum sempat berbicara dengan Tiara karena pestanya keburu di mulai.

__ADS_1


Mereka pun berjalan menuju meja Rafa dan Tiara Dkk.


"Hai anak-anak bagaimana pestanya" tanya Mami Dina basa-basi sambil duduk di dekat Rafa sedangkan Nyonya Nat dan tuan Gio duduk tepat didepan Tiara


"Pestanya sangat meriah Tante, dan makannya enak-enak semua" jawab Nana dengan gaya centilnya


"Lo tuh Na kalau soal makan nomor satu" ujar Tiara meledak Nana sambil tersenyum mengejek


"Tiara" panggil mami Dina


"Iya Tante" Tiara menyahut dan berbalik menatap Mami Dina


"Tiara Tante mau tanya, nama mamaku siapa barang kali Tante tau soalnya Tante merasa familiar dengan wajah kamu" ujar Tante Nat Sambil menatap wajah cantik Tiara


Begitupun Tuan Gio dia sedari terus menatap wajah Tiara yang menurutnya mirip wajahnya tapi kalau Matanya mirip dengan wanita yang sangat ia cintai.


"Mama saya namanya Sazkia tante" jawab Tiara


Mereka terus-terusan mengobrol ada rasa kecewa dia hati Nyonya Nat dan Tuan Gio saat mengetahui kalau nama mamanya Tiara adalah Sazkia berbeda dengan nama wanitanya.


Rafa tidak sengaja melihat kearah Tuan Gio, Rafa melihat tatapan tuan Gio yang sulit dia baca ke arah Tiara..


"Apa-apaan itu tuan Gio, kenapa dia menatap Tiara seperti itu? Apa dia suka sama Tiara? Tapi ah masa Tuan Gio yang terkenal berwibawa seperti itu bisa jadi pedofil? Tidak mungkin tidak mungkin" human Rafa dalam hati sambil geleng-geleng kepala


Melihat itu teman-temannya jadi heran


"Lo kenapa Rafa?" Tanya Dani


"Ha.. gue? Gue kenapa emang?" Ucap Rafa kaget dan balik bertanya.


" Nggak papa sih hehehe" ujar Dani cengengesan, dia tidak mau berbicara banyak di depan Tuan Gio sang insipirasi nya


"Kalau Ayah kamu namanya siapa?" Tanya Tuan Gio tiba-tiba

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Tuan Gio Tiara dan Teman-temannya jadi diam


Mereka menatap Tiara, mukanya sudah berubah yang tadinya ceria berubah menjadi sendu.


"Tidak papa sayang, tidak usah di jawab ya lupakan saja perkataan suami Tante" ujar Nyonya Nat menenangkan Tiara dia bisa melihat kesedihan dari perubahan raut wajah Tiara.


"Tidak papa ko Tante, Tiara sudah biasa dengan pertanyaan itu"


"Tiara tidak tau siapa ayah Tiara dari kecil Tiara hanya hidup dengan Mama tapi meski begitu Tiara tidak pernah kekurangan apapun" ujar Tiara ada kesedihan di matanya hal itu membuat tuan Gio ingat dengan wanitanya


"Tatapan itu? Ya Allah apa dia benar-benar anakku? Tapi nama mamanya berbeda, tapi meski begitu hatiku mengatakan kalau dia benar-benar anakku, aku harus cari tau" gumam Tuan Gio dalam hati dia yakin kalau Tiara adalah anaknya


Karena tidak mau membuat Tiara kembali sedih Rafa dan teman-temannya mengalihkan pembicaraan mereka sesekali tertawa..


Sedangkan mami Dian Nyonya Nat kembali bergabung dengan suami dan rekan-rekan bisnisnya..


"Kakak Nia sudah ngantuk" ujar Nia pantas saja Sedari tadi dia hanya diam


" Ya sudah Nia ke Mami aja sana, dari tadi kan kakak memang sudah suruh Nia untuk di Mami saja". Ujar Rafa cuek


" Tapi Nia Nggak mau Nia masih mau sama kakak Cantik Nia, nanti Kakak ambil Kakaknya Nia" Nia membuang mukanya ke samping dia tidak mau berbicara lagi dengan Kakak cueknya.


..Hahaha..


Tawa semua teman-temannya Rafa dan Tiara mereka terus-terusan saja menggoda Rafa dengan saling bermesraan dengan pasangannya, membuat Rafa jadi mendengus kesal, sedangkan Tiara seolah tidak peduli karena dia terus meladeni ocehan si kecil Rania.


.


.


.


Author bingung mau di lanjut apa tidak ini ceritanya soalnya yang like sedikit dan tidak ada juga yang koment, author jadi mikir ceritaku mungkin tidak bagus ya?

__ADS_1


author jadi tidak semangat Nulisnya🥺🥺


__ADS_2