
"Aku tidak ngomong sembarangan Rafa, yang saya akan omongkan adalah Fakta" ujar Yura dengan suara yang meninggi.
Banyak memandang heran mereka bahkan ada beberapa yang merekam mereka juga
"Tante Dina.. Tante Dina pasti mau punya menantu atau besan dari keluarga baik dan yang jelas asal usulnya" tanya Yura ke Mami Dina serius.
"Tentu saja, dan aku yakin Tiara adalah gadis yang tepat karena dia adalah gadis yang baik" jawab mami Dina.
Yura tersenyum kecut lalu kembali berkata.
"Tante yakin kalau dia dari keluarga yang baik, aku yakin pasti Tante belum tau tentang keluarganya kan tentang dia yang lahir tanpa seorang ayah"
Para orang tua dan sebagian tamu yang mendengar kaget dengan apa yang dia katakan Yura tak terkecuali Tuan Gio dan Nyonya Nat
"Hentikan omong kosongmu Yura, atau gue akan benar-benar melupakan batasan ku" ucap Rafa Marah, lalu menarik tangan Tiara untuk meninggalkan pesta dia akan membawa Tiara pergi sebelum Tiara mendengar Hinaan Yura lagi.
"Gue Bicara Fakta, Dia memang lahir tanpa seorang ayah, bahkan dia saja tidak tau siapa ayahnya"
Tiara menghentikan langkahnya begitu pun Rafa, Tiara Lalu memandang Yura dengan tajam, dia tau apa yang akan di katakan Yura.
"Semua juga tau kalau dulu Mamanya menggoda laki-laki kaya, hingga di hamili dan di tinggalkan begitu saja"
"Tante mau punya besan seorang penggoda dan punya menantu tidak jelas asal usulnya" ujar Yura panjang lebar membuat Tiara jadi marah karena mamanya Kembali di hina
Banyak yang memandang rendah Tiara, ada juga yang merekam perdebatan mereka dan menguploadnya di media sosialnya.
__ADS_1
"Yura kau benar-benar keterlaluan" suara Rafa meninggi menandakan kalau dia sedang marah.
Lagi-lagi para tamu dan orang tua Rafa kaget begitupun Nia dia langsung bersembunyi di belakang tubuh Maminya.
Rafa ingin berjalan ke arah Yura tapi Tiara menahannya.
"Puas..? Sudah puas Lo hina Mama Gue? Sebenarnya gue salah apasih sama Lo? Kenapa Lo selalu saja menghina dan berbicara hal yang tidak benar tentang gue dan mamaku"
"Gue tau kalau Gue besar tanpa ayah, bahkan Gue tidak tau di mana dia sekarang, itu Fakta"
"Tapi Mamaku bukan seorang penggoda, cuma nasibnya saja yang tidak baik dengan bertemu dengan laki-laki yang menyakitinya"
Tiara diam sejenak mengatur Nafasnya, Matanya juga sudah memerah.
"Kenapa dengan diriku,.dadaku sesak kakiku juga lemas" gumam Tuan Gio dalam hati.
"Andai mamaku mau, mamaku bisa saja menggugurkan gue agar terbebas dari hinaan orang-orang, tapi dia tetap memilih mempertahankan gue, dan mendidik gue sendiri dan membesarkan gue sendiri dengan kerja kerasnya siang dan malam, tapi meski begitu gue tidak pernah kekurangan kasih sayang sedikit pun"
"Kalau menurut lo mama gue adalah perempuan yang tidak baik Lo salah Yur, Mama gue adalah Mama yang paling baik sedunia, bahkan dia rela meninggalkan mimpinya demi gue yang sedang sakit" ujar Tiara berapi-api sambil melirik Yura dengan tangan yang terkepal
"Apa Mama Lo sama sama mama gue, mama gue rela meninggalkan show nya di Paris demi gue yang hanya demam biasa padahal itu adalah mimpinya sejak dia masih kecil, itu buktinya kalau mama gue adalah orang yang baik orang yang penyayang" Tiara meneteskan air matanya dan tetap menatap Yura yang terlihat diam begitu pun semua orang hanya diam
Nyonya dan Tuan Gio kaget kenapa Mamanya Tiara punya mimpi yang sama dengan wanita yang di sakitinya, bahkan jalan hidupnya sama, sama-sama di tinggalkan saat hamil.
Mereka berdua tambah yakin kalau Tiara benar-benar adalah anak dari wanita itu dan anak dari Tuan Gio.
__ADS_1
Mami Dina mendekat dan berjalan ke arah Tiara Rafa dan teman-temannya jadi cemas mengira Mami Dina akan marah, berbeda dengan Yura dan mamanya menjadi senang karena mengira Tiara akan di seret keluar dari pesta.
Mami Dina memandang Tiara yang tetunduk sedih, lalu memeluknya.
"Sayang apapun dan bagaimanapun kamu, Tante akan tetap sayang sama kamu" semua dia sana menjadi kaget dan lega karena Mami Dina tidak melakukan hal-hal yang akan menyakiti Tiara.
Berbeda dengan Yura dan mamanya yang menjadi kesal.
"Tante apa Tante mau sama orang yang tidak jelas asal usulnya untuk bersanding dengan dengan anak tante"
"Benar jeng apa jeng mau di hina dan di olok-olok sama teman-teman arisan kita karena punya besan penggoda dan punya anak di luar nikah, jangan sampai jeng Dina menyesal, gadis itu tidak pantas jadi mantumu" Mama Yura dan Yura mencoba memprovokasi Mami Dina kembali
"Terus menurut nyonya Lisa yang pantas itu adalah anak anda yang menjadi menantu dari sahabat saya Dina? Semua orang bisa lihat kelakuan dan Sifat anak anda, bisa-bisanya menghina dan menjelek-jelekkan seorang gadis dan seorang ibu, seharusnya dia bersimpati dengan temannya itu yang tidak seberuntung dia"ujar nyonya Nat tegas
Entah kenapa dia ingin melindungi gadis yang bernama Tiara itu..
.
.
Bersambung.
.
#Terimakasih🙏🏻
__ADS_1