
Hari ini adalah hari Sabtu, Tiara sibuk di rumah mempersiapkan diri untuk menghadiri acara orang tua Rafa dan Tante Dina, dia tidak tau kalau Tante Dina adalah maminya Rafa jadi dia mempersiapkan 2 hadiah..
"Ma Guan mana yang cocok untuk aku pake?" Tiara tiba-tiba masuk kedalam kamar sang mama membuat Mama Kia menjadi kaget.
"Astaga sayang kamu ngagetin Mama aja" Mama Kia mengelus elus dadanya.
"Hehehe.. Maaf Mamaku sayang" Tiara cengengesan.
"Mama hari ini Tiara mau menghadiri dua pesta sekaligus, yang satu pesta orang tua Rafa yang satunya lagi pesta orang yang Tiara tolong tempo hari"
"Tiara bingung mau pake gaun yang mana Ma" rengek Tiara ke Mamanya dengan Manja.
"Jadi gara-gara itu kamu terlihat bingung" tanya mama Kia.
"Iya Ma, Mama bantu Tiara ya, karena kalau masalah fashion Mamalah jagonya" Puji Tiara ke Mamanya.
"Iya sayang nanti Mama bantu ya" Mama Kia tersenyum menatap anak cantiknya itu
"Ya sudah kamu siap-siap gih agar kamu tidak terlambat, nanti biar Nita asisten Mama yang antar kita sekalian Mama mau ke Bandara, nggak papa kan sayang" tanya Mama Kia lembut.
Mama Kia memang tadi sudah pamit mau keluar kota, saat mereka sarapan bersama.
"Iya Ma nggak papa ko" jawab Tiara tak kalah lembut
Dia memang sudah biasa di tinggal sang Mama keluar kota bahkan sampai keluar negeri.
.
.
Beberapa menit kemudian Tiara sudah selesai bersiap, Tiara berdandan tidak memakan waktu lama karena dia memang sudah cantik hanya polesan makeup tipis dia sudah kelihatan sempurna apalagi gaun yang dia pakai adalah gaun pilihan Mamanya otomatis penampilannya bisa di bilang sangat perfek.
"Wah kau sangat cantik sekali sayang" puji Mama Kia saat melihat putrinya berjalan dengan anggun ke arahnya.
"Makasih Mamaku sayang, berkat Mama juga ni penampilan Tiara jadi cantik kek gini" Tiara tersenyum lalu merangkul manja lengan Mamanya.
"Ya sudah ayo kita berangkat serang sayang" ajak Mama Kia yang di angguk Ki oleh Tiara.
.
__ADS_1
.
.
"Sudah siap Nat?" Tanya Tuan Gio ke nyonya Nat.
Mereka akan menghadiri pesta salah satu rekan bisnisnya.
"Sudah Gi, ayo kita berangkat sekarang takutnya kita akan terlambat"
Mereka pun berangkat menuju hotel terkenal atau hotel miliknya sendiri hotel di mana pesta itu akan di selenggarakan.
45 menit kemudian Tuan Gio dan istrinya tiba di pesta itu.
Gio Turun dari mobil dan membukakan pintu untuk nyonya Nat, banyak wartawan yang mengambil gambar mereka
Tuan Gio bejalan dengan Gagah dan tubuh tegap berwibawa aura kepimpinannya terpancar dari sorot mata tajamnya.
Begitupun nyonya Nat di juga berjalan dengan anggun dia terlihat cantik malam ini dengan senyuman manis yang tak pernah luntur dari wajah tirusnya..
Terlihat juga teman-teman Tiara dan Rafa sudah berkumpul di sana.
"Sabar Na baring kali aja Tiara masih di jalan" Ajeng mengusap pelan bahu Nana mencoba menenangkan sahabatnya itu
"Iya sayang sabar saja palingan sebentar lagi Tiara akan sampai" Dani juga ikut menangkan Nana
"Iya sayang tapi ini udah jam berapa kamu kan tahu sendiri sebentar lagi pestanya akan di mulai" Ujar Mana manja sambil memonyongkan bibirnya membuat Dani jadi gemas.
"Uhh gemas banget sih, pacarnya siapa sih kamu" Dani mencubit hidung mungil Nana dengan pelan membuat Nana jadi tersenyum memamerkan deretan gigi putihnya.
"Pacarnya Dani Alfaro dong" ujar Nana manja
Mendengar itu Kevin Rafa dan Ajeng jadi jengah
"Dulu saja benci banget, saking bencinya Dani sampai di kasih Bogeman mentah" ujar Rafa malas
"Iya tau ni dulu saja bilangnya Amit-amit ee sekarang jadi imut-imut" Ajeng meledek Nana yang sekarang sudah berubah menjadi manja ke Dani
Nana tidak menggubris omongan teman-temannya dia hanya diam dan trus merangkul lengan Dani.
__ADS_1
.
.
Tuan Gio dan Nyonya Nat sudah masuk kedalam ruangan yang sudah di penuhi dengan banyak tamu banyak yang menyapa dan mengajak tuan Gio ngobrol sejenak lalu Tuan Gio dan istrinya menghampiri Rekan bisnisnya yang mengadakan pesta mewah tersebut.
"Selamat hari ulangtahun pernikahan Tuan Reza dan nyonya Reza" Tuan Reza dan Tuan Gio saling berjabat tangan
" Terimakasih tuan Gio suatu kehormatan besar karena Tuan Gio sudah berkenan hadir di pesta kecil-kecilan Kami ini" Ujar Papi Reza merendah, padahal mah pestahnya mewah banget.
"Tuan Reza bisa saja pesta meriah begini di bilang pesta kecil-kecilan" Ujar Tuan Gio yang membuat Papi Reza jadi tertawa kecil
Mami Dina yang berada di samping Papi Reza kaget saat melihat teman lamanya ada di hadapannya sekarang.
"Ya Allah Nat apa kabar" Mami Dina langsung memeluk sahabat lamanya waktu kuliah dulu Di LN.
"Kabarku Baik Din, makin cantik aja kamu" ujar Nyonya Nat memuji Mami Dina
"Bisa aja kamu Nat, tapi kok kamu kurusan ya Nat" Mami Dina menatap tubuh kurus Nyonya Nat
"Iya Din akhir-akhir ini memang aku lagi kurang enak badan" ujar Nyonya Nat dan membuat Mami Dina mengangguk
"Kamu tunggu di sini dulu ya Nat aku cari anakku dan teman-temannya dia sangat mengidolakan suamimu"
Setelah Nyonya Nat berkata iya Mami Dina pun berjalan menghampiri meja Rafa dan teman-temannya.
.
.
.
Bersambung
.
.
#Terimakasih🙏🏻
__ADS_1