Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 17


__ADS_3

Matahari mulai menyengat,aku mengerjapkan mataku beberapa kali,ku rasakan perutku berat karena tangan pria itu melingkar diatas perutku,ku lirik pria yang disebelahku,dia masi tertidur.Pelan-pelan ku singkirkan tangannya agar aku bisa terbangun,alhasil berhasil.Ku rasakan nyeri diarea sensitifku,ya penyebabnya tadi malam,ada seekor singa yang menyerangku.


"Aw-whh," rintihku saat aku mulai berjalan dan terduduk kembali diranjang masih memegang selimut,karna ulah semalam sehelai benangpun tak ada yang melekat ditubuhku.


Pria itu sudah terbangun dan melihatku kesakitan.Sontak dia langsung menyibak selimut yang menutupi tubuhku dan mulai menggendongku menuju kamar mandi.


"Pak saya bisa sendiri," rontaku saat aku dibopong olehnya sambil menutupi kedua dadaku dengan tangan.


"Hei bodoh!aku sudah tau lekuk tubuhmu,kenapa kau tutupi begitu!" ucapnya yang masih menggendongku.


Aku hanya mengerucutkan bibirku,ya memang dia sudah tau,tapi kalimat "bodoh" nya itu yang membuatku kesal.


Dia memasukkan ku kedalam bath-up,dia mulai menyirami tubuhku dengan air hangat.


Key POV.


Aku berusaha menelan salivaku saat Kirana sedang ku mandikan,terlihat beberapa jejak merah yang tertinggal disana karna ulahku.


"Ternyata sebuas itukah diriku?" tanya ku dalam hati yang masih mengamati bekas merah itu.


Setelah selesai ku mandikan,aku membopong tubuh wanita itu ke ranjang,ku ambil beberapa pakaian santai untuknya dan mulai memakaikannya.


"Pak saya bisa sendiri," ucapnya saat aku ingin mengaitkan branya.


"Dasar wanita keras kepala!tutup mulutmu sebelum aku membungkamnya sendiri," ucapku menakut-nakutinya.


Wanita itu terdiam saat mendengar ucapanku,aku senang ia menjadi wanita penurut.


Karina POV.


"Seperti anak kecil saja,aku bisa memakai pakaianku sendiri tau,dasar mesum!" ucapku dalam hati.


"Heh!mau kemana?" tanyanya yang sudah selesai.


"Mau turun terus masak pak," ucapku sambil mengeser kaki untuk turun dari ranjang.


"Diam disni!" ucapnya sambil memperhatikanku.


Kemudian pria itu meninggalkanku sendiri dikamar.Aku hanya membaringkan tubuhku diranjang,aku masih merasakan sakit didaerah sensitifku.


"Dasar kutu kupret!lihat ulahmu sampe aku gabisa jalan sekarang," desisku pelan.


Pintu terbuka terlihat pria itu membawa nampan yang berisi bubur ayam dan segelas susu.


"Buka mulutmu!" ucapnya yang tiba-tiba terduduk dan menyendokkan bubur ke arahku.


"Saya bisa sendiri pak tak perlu repot-repot," ucapku yang ingin mengambil alih sendok namun pria itu segera mencengkram tanganku.


"Kamu makan atau kamu yang akan saya makan," ucapnya sambil tersenyum miring yang membuat bulu kudukku berdiri.

__ADS_1


"Ga!aku ga mau!sekarang aku jalan aja kesusahan,gimana kalo main lagi,bisa bisa aku lumpuh," ucapku dalam hati.


"Iya,saya mau makan pak," ucapku pasrah.


"Nih,buka mulutmu!" ucapnya.


Aku disuapi oleh pria itu seperti anak kecil,sampai bubur ayam itu habis.Aku rasa sakitnya sudah mereda.


"Tring...Tring...Tring" suara ponsel berdering.


Pria itu menjauh dariku menuju balkon.


Key POV.


"Maaf pak,hari ini para petinggi dari perusahaan lain yang menaruh saham diperusahaan kita ingin bertemu dengan bapak,mengenai kontrak kerjasama berikutnya diberbagai negara," ucap Josep lewat sambungan telefon.


"Saya tidak bisa," ucapku.


"Tapi pak,ini sangat menguntungkan perusahaan kita pak,kita akan menjadi perusahaan no.1 terbesar di Asia," ucapnya lagi.


Ku pikir ini sangat menguntungkan bagi perusahaan agar lebih maju,lagipula wanita itu masih merasakan sakit.


"1 jam lagi saya akan datang," ucapku yang langsung memutuskan sambungan telefon.


"Aghhhhh siallll!!!" desisku dalam hati.


Karina POV.


"Ada apa pak?" tanyaku berani.


"Aku harus kekantor sekarang,bulan madu kita tunda dulu sampai urusanku selesai," ucap pria itu yang langsung meninggalkan ku menuju kamar mandi.


"Yessss,akhirnya ga jadi bulan madu," pekikku dalam hati.


Aku tersenyum bahagia,seperti ada keajaiban tiba-tiba.


Pria itu keluar dari ruangan pakaian sudah berganti dengan jas hitam yang rapih.


"Aku tau kamu senang,karna kita ga jadi bulan madu,tapi saya harap nanti malam kamu akan memohon ampun padaku," ucapnya yang diseringai senyuman.


"Apa aku akan bermain lagi dengannya?ah tidak!cukup!mau bikin punyaku bengkak lagi!huhuhu ga mau," rengekku dalam hati.


"Maksudnya pak?" tanyaku polos.


"Nanti malam kita ulangi yang semalam," ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya.


Deg.


"Kan bener,ibuuuuu!!tolong akuuuuu,ada pria mesum!!" ucapku dalam hati yang mengerucutkan bibirku.

__ADS_1


"Kamu sangat menikmatinya bukan?" ucapnya lagi yang membuat pipiku merona.


Ya jujur saja permainan semalam aku menikmatinya walaupun terasa sakit dan sekarang susah jalan.


"Biasa saja," ucapku yang terbalik dengan kenyataan.


"Hei!kau lihat ini,kau sampai mencakarku," ucapnya sambil membuka jasnya.


Aku kaget melihat baretan yang berada dilehernya dan sekitar punggungnya.Pipiku makin memerah bak udang rebus.


"Siapkan dirimu nanti malam nyonya Key," ucapnya yang langsung meninggalkanku pergi.


"Aghhh dasar mesumm!!!" umpatku kesal.


Key POV.


Senang sekali melihat wanita itu kesal,wajahnya lucu serta imut.


"Menggemaskan sekali dia," ucapku dalam hati yang masih cekikikan.


"Lho,mau kemana kamu?" tanya mama padaku.


"Kantor mah," ucapku masih berjalan menuju pintu.


"Kamu ga jadi bulan madu?" tanya papa yang tiba-tiba menghentikan langkahku.


"Ada urusan yang harus ku selesaikan,ini penting bagi perusahaan," jelasku.


"Baiklah,tapi segera berikan papa dan mamamu cucu," ucap papaku.


"Iya pah,aku sedang berusaha," ucapku.


"Jangan buat menantu kesayangan mama itu sampai tidak bisa jalan," ucap mama padaku.


"Ya kan papa dan mama mau cepat-cepat punya cucu kan?lagipula aku sangat bersemangat dengannya," ucapku pada mama dan papa.


"Key!Nakal kamu ya," ucap mama yang menjitak kepalaku.


Papa hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah lakuku.


Aku hanya tersenyum kepada kedua orang tuaku.Aku segera melajukan mobil menuju perusahaan.


Hari ini adalah hari bahagiaku.


**Hayoooo gimana gimana?seru ga?wkwkwkwkw


Jangan lupa vote MA ya terus komen juga donggg biar author semangattt niii updatenya.


Maaf kalo author suka typo typo atau salah ketik,ya maklum namanya manusia hehe ga luput dr kesalahan.

__ADS_1


See u next chapter gaisssss,love youuuu**.


__ADS_2