Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 40


__ADS_3

Waktu terus berputar,wanita itu tetap terbaring diatas ranjang rumah sakit matanya masih terpejam,hingga waktu pagi tiba.


"Josep hari ini saya tidak kekantor karna istri saya dirumah sakit,tolong handle semuanya," ucapku pada Josep lewat sambungan telefon.


"Baik tuan,semoga nyonya cepat sembuh," ucap Josep disebrang.


Aku mematikan telfonku dan memasukan handphoneku kedalam saku.Seketika handphoneku berdering,ada panggilan masuk dari seseorang.


"Lapor tuan,dari hasil penyelidikan dan barang bukti sebuah rekaman cctv,nona memasukkan sesuatu kedalam susu yang diberikan kepada nyonya," ucap salah seorang disana.


"Adinda?ternyata ini semua ulahnya?beraninya kamu bocah tengik,masih baik kamu aku perlakukan dengan baik,ternyata ada motif tersembunyi," batinku dalam hati.


"Awasi pergerakan nona jangan sampai ia pergi,dan kirimkan video rekaman itu kepadaku," ucapku pada seseorang itu.


"Siap laksanakan tuan," ucap seorang disana lewat sambungan telfon.


Wanita itu masih sama,terpejam matanya.Aku harus mengurus ini dengan segera,dan aku berinisiatif menelfon seseorang untuk menemani Kirana dirumah sakit.


"Halo ada apa kak?" tanya Adit saat aku menelfon mengunakan handphone Kirana.


"Bisakah kamu kerumah sakit sekarang,tapi jangan beri tahu ibu jika Kirana masuk rumah sakit," ucapku pada Adit lewat sambungan telefon.


"Eh kakak ipar,apa yang terjadi?" tanya Adit dengan nada panik.


"Lebih baik kamu cepat kesini,rumah sakit keluargaku," ucapku pada Adit dan dibalas kata "baiklah," aku langsung menutup telfonnya.


Aku menggenggam tangannya,lamat-lamat mata perempuan itu terbuka,betapa senangnya aku ia sudah sadar.Sontak aku langsung memeluknya.


"Key,pelukanmu terlalu erat," ucap Kirana dan reflek aku langsung melepasnya agar tak menyakitinya.


"Maaf," ucapku sambil membelai pipinya.


"Kata dokter aku kenapa?" tanya Kirana padaku.


"Kamu diracuni obat oleh seseorang,tapi kamu dan calon bayi kita baik-baik aja kok,tenang ya sayang," ucapku sambil menggenggam tangannya.


"Diracuni obat?sama siapa?" tanya Kirana dengan penasaran.


"Saudara sepupuku,dia yang memasukan obat penggugur kandungan kedalam susumu," ucapku pada Kirana.

__ADS_1


Kirana POV


"Adinda?dia mau bunuh bayi aku?kenapa?apa dia cemburu?apa dia benar-benar jatuh cinta sama Key?jadi dia berani melakukan ini semua," tanyaku dalam hati,jujur saja aku kaget atas perkataan Key.


Aku kira selama ini ia baik memang karna aku dianggap sebagai kakak ipar,namun nyatanya ia memiliki motif tersembunyi.Padahal aku tidak memiliki masalah apapun dengannya.


"Dasar wanita kurang ajar!berani ya kamu mau membunuh calon bayiku," ucapku dalam hati.


Key yang melihatku dengan ekspresi wajah begitu,mulai menenangiku.


"Tenang ya sayang,jangan terlalu difikirkan,aku pasti akan balas semua perbuatannya," ucap Key sambil mencium dahiku.


"Terima kasih Key," ucapku sambil memeluknya.


Aku mulai memakan makanan yang disediakan rumah sakit,Key menyuapiku dengan telaten.Seketika pintu terbuka dan masuklah Adit,adikku.


"Adit," ucapku saat melihat Adit menuju kearah ranjangku.


"Kakak gapapa?" tanya Adit dengan nada ngos-ngosan seperti habis lari.


"Gapapa dit,kok kamu tahu kakak dirumah sakit?" tanyaku pada Adit.


"Kakak ipar yang nelfon aku tadi,jadi aku buru-buru dateng kesini takut kakak kenapa-kenapa," ucap Adit padaku.


"Tolong jaga kakakmu sebentar,aku ada urusan yang harus ku selesaikan," ucap Key pada Adit dan dibalas anggukan olehnya.


"Aku pergi sebentar ya,kamu jaga diri baik-baik,nanti aku kembali," ucap Key sambil mencium dahiku.


Setelah itu Key keluar dan menghilang dari balik pintu.


Key POV


Aku melajukan mobilku menuju rumah,untuk mengurusi bocah tengik satu ini.Setelah beberapa menit akhirnya tiba dirumah,dan langsung menaiki anak tangga menuju kamar bocah tengik itu.


Saat aku berada didepan kamarnya,aku mendengar ia sedang bertelfon dengan seseorang.Aku berniat untuk menguping dahulu.


"Hallo Wen,gue seneng banget wanita itu sekarang terbaring dirumah sakit," ucap Adinda lewat sambungan telefon.


"Iya rencana gue berhasil," ucapnya lagi sambil tertawa kegirangan.

__ADS_1


"Dasar bocah tengik,menjijikan sekali kau!" batinku dalam hati.


"Iya mungkin sekarang dia udah kehilangan calon bayinya,hahaha," ucapnya lagi yang membuatku sangat geram.


Brakkk


"Siapa yang kehilangan calon bayinya?" tanyaku dengan nada tinggi.


Bocah tengik yang didepanku begitu kaget dan ketakutan saat rencana busuknya terbongkar.


"Kak Key," ucapnya dengan nada pelan,karna ketakutan.


"Berani sekali kamu ya,ingin membunuh calon bayiku serta menyakiti istriku,apa kamu udah bosan hidup hah?" tanyaku dengan emosi yang berapi-api.Jika saja dia bukan perempuan,mungkin sudah habis ku hajar.


"Ma-af Kak Key," ucap bocah tengik itu dengan tertunduk.


"Telat!apa kamu bilang maaf?apa bocah tengik sepertimu mampu ku maafkan?coba jelaskan letak kesalahanmu yang wajar aku maafkan?" tanyaku marah pada Adinda.


"Ma-af kak,aku hanya tak ingin kamu direbut oleh orang lain,aku mencintaimu kak," ucap Adinda sambil menangis.


"Apa orang lain?dia adalah istriku calon anak-anakku,dan aku mengganggapmu hanya sebagai adik sepupu tak lebih,buang rasa cintamu jauh-jauh,ingat tanpa keluargaku kamu tak akan mampu untuk hidup," ucapku pada Adinda yang masih menangis.


"Akan ku suruh orang mengantarmu ke negeri terpencil,agar kamu bisa belajar mandiri serta menyadari kesalahanmu dan berubahlah menjadi orang baik," ucapku pada Adinda yang membuatnya kaget.


"Jangan kak,ampuni aku,maafkan aku," ucap Adinda berlutut didepanku.


"Pergi!sebelum aku berubah fikiran untuk membuatku lebih menderita lagi,bahkan bisa termasuk keluargamu yang menanggung akibatnya," bentakku sambil mengoyangkan kakiku agar ia melepaskan kalungan dari tangannya.


"Baik ka,maafkan aku," ucap Adinda sambil berdiri dan menyiapkan untuk terbang.


Aku meninggalkan rumah,dan menyuruh beberapa orang untuk mengantar Adinda pergi ke suatu negara.


Aku menancapkan gas menuju rumah sakit,rasanya ingin memeluk wanita itu setiap saat.




**Jangan Lupa Like dan Vote MA yaπŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


Jangan Lupa juga untuk komen biar aku semangat updatenya😁😁😁


See u next chapter guys,i love you allπŸ˜˜πŸ˜πŸ’“**


__ADS_2