Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 43


__ADS_3

"Kemarin aku ketemu sama Nanda,dia ngajakin aku ketemuan," ucapku pada Key sambil membenarkan dasinya.


"Kenapa kamu ga ngasih tau aku dari awal?" tanya Key tajam padaku.


"Maaf,awalnya juga aku ga tau bakalan ketemu sama dia,jadi gini pas kemarin ada nomor yang ga dikenal sms ke handphone aku,terus dia ngajakin ketemuan karna ada hal penting,pas aku tanya siapa,dia jawab nanti bakal tau sendiri,ya karna penasaran aku jadi aku berani nemuin orang itu siapa,ternyata dia,dan dia ngajak aku berteman,dia minta maaf atas kesalahan-kesalahannya," jelasku pada Key sambil menggenggam tanganku.


"Lain kali,kalo ada sms dari nomor yang ga dikenal jangan dibalas,apalagi kalo ngajak ketemuan,aku khawatir kamu kenapa-kenapa,diluar itu liar.Apalagi suamimu ini bersaing didunia bisnis antarnegara,musuh dimana-mana.Jika sasarannya itu kamu,itu yang aku takutkan karna mereka bisa menemukan titik kelemahanku," ucap Key padaku sambil memelukku.


"Apa aku begitu berarti dihatimu?sampai aku menjadi titik lemahmu?" tanyaku dalam hati.


"Iya aku bakal lebih berhati-hati nantinya," ucapku pada Key sambil membelai punggungnya.


"Soal wanita itu,lebih baik kamu menjauh,dan jangan berhubungan lagi dengannya," ucap Key dengan nada menekan.


"Iya sayang," ucapku pada Key.


"Coba katakan sekali lagi," ucap Key sambil mendekatkan dirinya dengan diriku.


"Say..." ucapku pada Key yang langsung disela dengan ciuman.


Lumatannya yang begitu lembut,membuatku ikut menikmatinya.


"Key,sana-sana kerja," ucapku saat kehabisan nafas dan melepas ciumannya serta mendorong tubuhnya


"Hari ini aku kerjanya dikasur aja boleh ga?" tanya Key sambil mencolek pipiku.


"Keyyy!!!" teriakku geram pada Key yang selalu menggodaku.


"Hahah,liat tuh muka kamu lucu,tanduknya udah keluar tuh," ucap Key sambil menunjuk-nunjuk kepalaku.


"Ha emang ada?" tanyaku sambil meraba-raba kepalaku yang datar.

__ADS_1


"Hahaha,dasar bodoh!" ucap Key sambil mengacak-ngacak rambutku.


"Rasain nih," ucapku sambil mencubit perut Key,dia merasa kegelian.


Key POV


Melihat wajahnya yang begitu menggemaskan dan lucu,membuatku ingin selalu bersamanya setiap waktu.


Aku mundur-mundur saat dicubit olehnya, dan saat sampai disamping ranjang aku menariknya agar jatuh diatas badanku.


"Key!!!dasar mesum!" ucap Kirana sambil memukul dadaku,aku sengaja melingkarkan kedua tanganku,untuk memeluk pinggangnya agar ia tak bisa kemana-mana.


"Aku kerja dikasur aja ya sama kamu," ucapku pada Kirana,membuat bola matanya ingin keluar.


"Key,karyawan kamu udah pada nungguin kamu buat briefing,sana kamu ke kantor," ucap Kirana sambil mendorongku,namun aku semakin erat memeluknya.


"Kamu lebih penting dari segalanya,lagi pula aku udah lama puasa," ucapku sambil mengendong tubuh Kirana.


"Ih baru dua hari lalu kita lakukan," bantah Kirana padaku.


Perlahan aku mulai melucuti pakaian yang terpasang ditubuh istriku,dan lama kelamaan,waktu demi waktu kita nikmati,dan akhirnya kami menyatukan diri.


"Aku sayang kamu,dan papi juga sayang sama kamu," ucapku sambil mencium pipi Kirana yang sudah terlelap tanpa sehelai benangpun serta mengelus perutnya yang mulai membuncit.


Aku meraih handphoneku,untuk menghubungi seseorang.


"Selamat pagi tuan,ada yang bisa saya bantu?" tanya Josep dari sambungan telefon.


"Hari ini saya tidak berangkat kekantor,tolong handle semuanya," ucapku pada Josep.


"Baik tuan,apa ada hal yang bisa saya bantu lagi," tanya Josep padaku.

__ADS_1


"Meeting dengan Perusahaan Charlea Less kapan diadakan?" tanyaku pada Josep lewat telefon.


"Besok tuan,diadakan di Hotel Grand Hyatt Jakarta,serta dihadiri oleh seluruh petinggi perusahaan yang bergabung bersama Perusahaan Dirga," ucap Josep padaku.


"Okey,atur semua berkas yang diperlukan untuk besok," ucapku pada Josep.


"Baik tuan,semoga hari anda menyenangkan," ucap Josep padaku.


Aku langsung menutup telpon dan memeluk wanita yang tertidur pulas disampingku,dan aku pun menyusul mimpi bersamanya.


Nanda Primata.


"Rencana apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" tanya Ayah padaku.


"Aku akan mendekatkan diri dengannya dulu,agar dia bisa percaya denganku,setelah itu akan ku suruh orang mencelakakan mobilnya,agar dia terbakar dan mati untuk selama-lamanya beserta calon anaknya," ucapku dengan nada menekan.


"Bagaimana jika pria itu tau,kematian istrinya karna ulah kita?" tanya Ayah padaku.


"Ayah tenang saja,aku sudah menyusunnya dengan serapih mungkin," ucapku untuk meyakinkan Ayah.


"Ayah percaya sama kamu," ucap Ayah sambil memberikan satu jempol padaku.


"Tunggu waktumu tiba Kirana,bahagiamu hanya sementara,sisanya kamu akan dialam baka,dan suamimu tentu hanya milikku," ucapku dalam hati.




**Haiii guyssssss๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


Jangan lupa Vote dan Like MA ya setiap updatenya hehehe๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


Jangan lupa komen juga biar aku semangattttt buat nulisnyaaaa๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


See u next chapter guys,i love you all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜**


__ADS_2