Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 42


__ADS_3

Aku bersiap-siap untuk menemui seorang misterius itu,aku penasaran sebenarnya siapa dia,dan hal penting apa yang ingin dia bicarakan.


"Kamu mau kemana sayang?" tanya Mama saat melihatku berpakaian rapi sambil menuruni anak tangga.


"Mau ketemu temen sebentar mah,aku pamit dulu ya," ucapku pada Mama sambil menyalimi tangannya.


Aku menuju Cafe Cemara untuk menemui seseorang itu,membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai disana.


Aku sudah sampai di Cafe Cemara,dimana kamu?


Aku mengirim pesan pada seorang misterius itu,dan beberapa waktu kemudian ada notifikasi pesan dari nomor yang tak dikenal.


Nomor Tak Dikenal


Baiklah,aku dimeja nomor 20,segeralah naik ke lantai atas.


Aku menaiki anak tangga,untuk mencari meja nomor 20.Setelah ku menemukan angka 20,aku lihat siapa orang duduk disana betapa terkejutnya aku.


Seorang wanita yang lebih tepatnya adalah mantan pacar dari suamiku,ya Nanda Primata.


"Hai apa kabar?" tanya Nanda padaku sambil tersenyum.


Aku melihat ekspresi wajahnya yang ceria,aku jadi curiga ada motif apa,yang inginkan dariku.


"Baik," ucapku canggung padanya.


Aku duduk dihadapan wanita ini,ia memanggil pelayan untuk memesan.


"Pesen chicken teriyaki satu sama jus stoberi satu," ucap Nanda pada pelayan.


"Kamu mau pesen apa?" tanya Nanda padaku,dan aku menyambar buku menunya.


"Mba aku pesen chicken salted egg satu sama minumnya mojito," ucapku pada pelayan,dan pelayan itu pun menggangguk dan pergi meninggalkan kami.


"Keliatannya kamu sekarang berbadan dua," ucap Nanda sambil memperhatikan perutku yang mulai menonjol.


"Ah iya," ucapku sambil melihat keperutku.


"Wah selamat sebentar lagi kamu bakalan jadi seorang ibu," ucap Nanda sambil mengulurkan sebelah tangannya dan aku terima uluran tangannya.


"Terima kasih," ucapku padanya,aku masih memasang reaksi biasa-biasa saja,ya masalah lalu kenangan buruk antara aku dengannya.


"Maafkan aku atas kesalahan-kesalahan dulu,aku baru sadar ternyata kebahagiaan itu ga harus memiliki,melihat seseorang yang kita cintai bahagia dengan yang lain,aku pun bahagia melihat kalian berdua bahagia,aku udah ikhlas Key hidup bahagia sama kamu,semoga kedepannya kalian selalu berbahagia terlebih lagi kalian bakal punya momongan," ucap Nanda padaku,lamat-lamat air matanya turun membasahi pipi,aku sebagai wanita bisa merasakan kehancuran hatinya,aku kasihan melihatnya menangis seperti ini.


"Terima kasih,semoga kamu juga mendapatkan seseorang yang mencintaimu sepenuh hati dan selalu berbahagia," ucapku pada Nanda sambil tersenyum.


"Bolehkah kita menjadi teman?" ucap Nanda padaku yang membuatku terkejut.


"Apa dia serius berteman denganku?apa ini hanya alibi dia saja mempunyai niat buruk padaku?ah tapi jangan negatif thinking,siapa tahu dia beneran udah berubah," ucapku dalam hati.

__ADS_1


"Tentu," ucapku pada Nanda yang dibalas ekspresi senang dari wajahnya.


Tak lama pesanan kami pun datang,kami menikmati makan siang bersama dengan status kita yang sekarang menjadi teman.


Setelah selesai makan,kami berbincang sebentar,kami membahas mengenai usia kandunganku,pekerjaannya,dan lain-lain.


"Kamu pulang naik apa?biar aku antar aja,kebetulan aku bawa mobil," ucap Nanda padaku.


"Oh gausah Nan,aku udah dijemput kok sama supir,tuh dia!" ucapku pada Nanda sambil menunjuk mobil civic berwarna putih.


"Yaudah aku duluan ya,dahhh," ucap Nanda padaku.


Aku hanya melambaikan satu tanganku,sambil menuju mobil berwarna putih untuk menuju arah pulang.


Setelah sampai dirumah,aku menaiki anak tangga,mengganti pakaianku dan terbaring diatas kasur.


Key POV.


Setelah selesai meeting,aku kembali keruanganku,dan meminta josep untuk menggantikanku mengontrol perusahaan.


"Josep saya ingin pulang lebih awal,tolong handle semua urusan kantor," ucapku pada Josep.


"Baik tuan," ucap Josep sambil menundukkan kepalanya,aku melangkah pergi untuk pulang.


Sepertinya jika aku memberinya sebuah kejutan itu sangat seru.Aku mampir kesebuah toko coklat yang beraneka ragam coklat yang dikombinasikan dengan rasa buah-buahan,serta bentuknya yang bermacam-macam.


"Selamat datang tuan,ada yang bisa kami bantu?" tanya seorang pelayan toko coklat.


"Baik tuan,apa ini contoh model coklatnya?" tanya pelayan itu lagi sambil menunjukkan gambar coklat yang dikreasikan sebuket bunga.


"Ya benar," ucapku pada pelayan itu.


"Baik tuan,silahkan anda tunggu,terima kasih," ucap seorang pelayan sambil tersenyum melihatku.


Setelah pesananku selesai,aku menuju kerumah untuk pulang,penasaran apa yang ia lakukan seharian.


"Kirana dimana mah?" tanyaku pada Mama sambil menyalimi tangannya.


"Dikamar mungkin sedang tidur," ucap Mama sambil duduk disofs melanjutkan kegiatannya membaca majalah.


Ku menaiki anak tangga dan membuka pintu kamar pelan-pelan,pantas saja tak ada suara apa-apa,ternyata ia terlelap diatas kasur.


Aku membersihkan diriku dan mengganti pakaian kerja menjadi casual,dan mulai ikut berbaring disampingnya.


Kirana POV


Aku merasakan seperti ada seseorang yang terbaring disebelahku,dan perlahan aku membuka mataku melihat kesamping.


"Lho kamu udah pulang?" tanyaku pada Key yang memeluk pinggangku.

__ADS_1


"Hmm,abisan kangen," ucap Key sambil memejamkan matanya.


"Aku tau,aku ngangenin kok," ucapku sambil tersenyum padanya.


"Jadi sekarang istriku udah pandai memuji diri sendiri ya?" tanya Key sambil mencium dahiku.


Aku hanya tertawa kecil sambil membalas pelukannya.


"Tutup matamu,aku punya sesuatu buat kamu," ucap Key sambil melihatku.


"Sesuatu apa?" tanyaku bodoh.


"Ya tutup matanya dong," ucap Key sambil mengikat dasi yang ia ambil dari lemari.


"Mau ngasih apa lagi dia?" tanyaku dalam hati.


"Udah belum?" tanyaku saat mataku sudah tertutup.


"Udah," ucap Key padaku.


Buru-buru aku membuka ikatan dasi yang menutup mataku,dan melihat sesuatu didepan mataku yang membuatku melongo.


"Astaga,kok kamu tahu favorit coklat aku rasa stoberi dan vanilla?ah cantik banget dibuat bunga gini," ucapku pada Key sambil menyentuh coklatnya.


"Tentu,kamu kan istri aku," ucap Key sambil tersenyum.


Aku yang bahagia diberi kejutan ini langsung memeluknya.


"Makasih sayang," ucapku pada Key saat kita berpelukan.


"Gausah makasih,ini emang kewajiban aku buat kamu bahagia," ucap Key sambil mengelus kepalaku.


Mendengar perkataanya aku semakin mengeratkan pelukannya.


"Yaudah yuk makan," ucap Key melepaskan pelukannya.


"Tapi sayang,cantik gini," ucapku sambil melihat coklat berbentuk buket bunga ini.


"Yauda aku aja yang makan,kalo kamu gamau," ucap Key sambil mencomot coklatnya.


"Eits punya aku!" ucapku sambil merebut coklatnya yang berada ditangan Key.


Key hanya mengacak-ngacak rambutku,dan kita pun makan coklat berbentuk sebuket bunga bersama.




**Jangan lupa buat Vote dan Like MA ya setiap aku updateπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


Jangan lupa juga buat komen biar aku semangat nulisnya heheπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


See u next chapter guys,i love you allπŸ’›πŸ’“πŸ˜˜πŸ˜**


__ADS_2