Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 46


__ADS_3

Kirana POV


"Ibu!" teriakku dan langsung memeluk ibu.


"Pelan-pelan,sekarang kamu ini berbadan dua Kirana," ucap Ibu sambil membalas pelukanku.


"Bukannya Assalamualaikum,malah teriak-teriak manggil ibu," tambah ibu lagi sambil melepaskan pelukan.


"Oh iya lupa,Assalamualaikum," ucapku sambil mencium tangan ibu.


"Wa'alaikumsalam,dimana suamimu?" tanya ibu sambil menuntunku keruang tamu.


"Key kerja bu,oiya Adit dimana bu?" tanyaku pada ibu.


"Dikamarnya,ada apa memang kamu mencari adikmu?" tanya ibu sambil duduk disampingku.


"Semalem Key bilang kalo di perusahaannya lagi ada lowongan pekerjaan,Key nanya Adit berminat ga bergabung diperusahaanya," jelasku pada ibu.


"Oh jadi begitu,yaudah nanti ibu bilang sama Adit," ucap Ibu padaku seraya ingin bangun dari duduknya,namun ku tahan.


"Aku aja bu yang bilang,ibu tolong buatkan aku pepes ikan kemangi ya,aku pengen banget makan masakan ibu,ya kan sayang kamu juga mau kan makan masakan nenek," ucapku sambil berbicara dengan calon bayiku diperut.


"Iya pasti nenek buatkan,sehat-sehat ya didalam sana," ucap ibu sambil mengelus perutku.


Aku berjalan menuju kamar Adit yaitu adikku,kamarnya bersebelahan dengan kamarku dulu,perbedaan antara kamar kami adalah pintuku berwarna pink dan kalau pintu dia bewarna abu-abu.


"Tokkk,Tokkk,Tokkk," suara ketukan pintu.


Seorang pria langsung membuka pintu kamarnya.


"Eh kak,masuk-masuk," ucap Adit sambil menyuruhku masuk kedalam kamarnya.


Aku terduduk diatas ranjangnya sambil bersandar pada headboard.


"Bagaimana kuliahmu?" tanyaku pada Adit.

__ADS_1


"Alhamdulillah lancar ka,gimana kondisi kaka sehat kan?sama calon keponakanku?" tanya Adit sambil melirik perutku yang membuncit.


"Alhamdulillah aku dan keponakanmu sehat," ucapku sambil mengelus perut sekilas.


"Kaka kesini mau nanya sama kamu,diperusahaanya Kak Key ada lowongan pekerjaan,apa kamu berminat buat gabung diperusahaannya?itung-itung buat penghasilan mandiri kamu," tambahku sambil melihat Adit.


"Wah boleh tuh ka,kebetulan aku lagi nyari uang tambahan biar ga ngerepotin kaka dan Kak Key masalah biaya kuliah," ucap Adit sambil tersenyum.


"Jangan sungkan,aku ini kaka mu dan Kak Key itu kaka iparmu,tahu sendiri sifatnya dia,ga suka pemberiannya ditolak," jelasku pada Adit dan ia hanya bisa mengangguk.


"Iya ka,kapan aku bisa ngelamar diperusahaannya Kak Key?" tanya Adit padaku.


"Nanti aku kabarin,kamu persiapkan segala kebutuhannya mulai dari berkas,pakaian,dll walaupun kamu adik ipar dari Ceo Perusahaan kamu tetep rendah hati ya,bekerja sekeras mungkin supaya Kak Key bangga sama kamu," ucapku sambil mengelus rambut Adit.


"Baik ka," ucap Adit sambil mengacungkan jempolnya.


Tiba-tiba ibu menghampiri kami yang berada didalam kamar.


"Ayo makan dulu,ibu sudah selesai masak ikan pepes kemangi," ajak ibu pada aku dan Adit.


"Asik!waktunya makan," ucapku dengan riang gembira.


"Selamat makan," ucapku pada ibu dan Adit saat kami berada dimeja makan.


Key POV


"Selamat siang pak,mengenai informasi siapa pengirim barangnya adalah nona Nanda Primata," ucap Josep padaku.


"Ada hal lain?" tanyaku pada Josep.


"Mungkin ini adalah motif dari wanita itu untuk mencelakai istri anda,berawal baik dan berakhiran buruk," ucap Josep sambil duduk dihadapanku.


"Mungkin,slidiki lebih lanjut rencana apa yang akan ia lakukan selanjutnya," perintahku pada Josep.


"Baik tuan,saya permisi," ucap Josep sambil melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruanganku.

__ADS_1


"Siapapun yang berani menyentuh segala milikku,akan ku buat menderita,bahkan sekalipun dalam tali keluarga," batinku dalam hati sambil tersenyum miring.


Kirana POV


Aku berinisiatif untuk mengirim pesan pada pria itu terlebih dahulu.


"Kamu lagi apa?" - message Kirana.


Tak lama kemudian,notif masuk bertanda ada pesan.


"Lagi ngangenin kamu," -message Key.


Membaca isi pesannya membuat hatiku semakin berdesir,rasanya ingin segera bertemu dengannya.


"Ck,dasar modus!," -message Kirana.


"Kamu sendiri lagi apa?" -message Key.


"Rebahan," -message Kirana.


(Rebahan everyday wkwkwkw -author)


"Aku mau meeting dulu sama clien,nanti jam 3 aku jemput,see u my wife,i love you," - message Key.


"Love you too," -message Kirana.


Handphoneku peluk sambil membayangkan wajahnya,tak ku sangka aku akan jatuh cinta pada pria itu,pria yang sedingin es bisa berubah menjadi pria yang romantis,yang awalnya benci malah jadi cinta.




**Hai guys apa kabar?


Jangan lupa like dan komen ya biar aku makin semangat nulisnya🤗

__ADS_1


Jangan lupa juga buat Vote MA...


See u next chapter guys,i love u all💛💛**


__ADS_2