Menikahi Asistenku

Menikahi Asistenku
Episode 25


__ADS_3

Seperti ada yang terlepas begitu saja,mungkin jantung ini copot secara tiba-tiba,saat mendengarnya hatiku begitu senang,pria itu biasanya tertutup dengan awak media,namun sekarang ia sengaja ingin disorot dan diperbincangkan rupanya.


"Ahh romantis sekali suamimu sayang," ucap Mama sambil menyoel pipiku.


Aku hanya tersenyum,mungkin pipiku sekarang sudah seperti tomat.Bahkan aku sangat malu saat ini.


Key POV.


"Terima kasih untuk kalian semua,dan semoga kita lebih sukses kedepannya," ucapku langsung berjalan untuk meninggalkan panggung.


Aku terduduk disalah satu kursi yang tersedia,banyak orang yang menghampiriku memberi ucapan selamat,ada juga yang memberi doa untuk istriku agar cepat sembuh,ada juga yang menanyai kerjasama di luar negara.


"Duh jadi istrinya mah gue melting banget,ya ga sih?mana punya suami ganteng,kerjanya jadi direktur utama,kurang apa lagi," ucap seorang wanita yang sedang berbincang-bincang dengan temannya,tak sengaja aku mendengarnya.


"Iya beruntung banget tuh si Kirana,apa jangan-jangan si Kirana udah pernah tidur sama Pak Key ya?terus dia hamil,eh sengaja deh biar bisa nikah sama Pak Key," ucap seorang wanita lain.


Mendengar perkataannya membuatku geram,rasanya ingin aku menampar pipinya agar mulut berbisanya itu berhenti.


"Eh dia kesini,dia kesini," ucap seorang wanita yang sekarang terlihat begitu panik.


"Selamat un..." ucap wanita yang mulutnya berbisa,saat aku berada tepat dihadapannya,namun sudah ku sela dahulu.


"Apakah kalian punya bukti menuduh istri saya seperti itu?" tanyaku dingin,yang membuat mereka seketika pucat pasi karna terkejut pembicaraannya terdengar sampai ditelingaku.


"Urusi saja hidup kalian,sebelum kalian bisa menikmatinya,sekali lagi saya dengar kalian membicarakan yang tidak-tidak mengenai istri saya,saya pastikan kalian tak akan bisa menikmati hidup yang layak," ucapku langsung meninggalkan mereka,sudah tau reaksi mereka,ya pasti ketakutan.


Aku meninggalkan ruangan itu,sebelum meninggalkan aku memberitahu Papa,aku akan pergi menuju rumah sakit.Mobilku melaju pesat menuju rumah sakit,tak membutuhkan waktu lama untuk menempuhnya.


Kirana POV.


"Ah yang benar saja,mengapa aku serasa terbang tinggi sekarang," batinku dalam hati.


Krekkk...


Pintu terbuka,seorang pria memasuki ruangan,jantungku berdegup kencang saat melihatnya mulai mendekatiku.


"Bagaimana masih terasa sakit?" tanyanya lembut sambil mengelus bahuku yang sedang diperban sehabis dijahit.


"Sedikit berkurang," ucapku yang enggan untuk menatapnya.


"Apakah ditelevisi tadi,aku terlihat begitu tampan?" tanyanya yang sekarang mulai terduduk diranjang rumah sakit.


Aku hanya bisa menahan,namun pipiku sekarang sudah merah merona bagaikan udang.


Tiba-tiba ia memelukku,aku hanya bisa terdiam seperti patung,ia memutar tubuhku agar aku bisa berhadapan dengannya,

__ADS_1


Cup.


Ia mencium bibirku sekilas,setelah itu ia mengelus kepalaku.


"Cepat sembuh," ucapnya sambil tersenyum padaku.


Pintu terbuka,Mama kembali dengan beberapa belanjaan ditangannya.


"Fiuh,syukurlah," ucapku dalam hati.


Aku hanya tak ingin,ia melihat kembali semburat merah dipipiku,saat ini aku benar-benar malu.


"Mama dari mana?" tanya Key pada Mama.


"Mama habis membeli makanan,dan sate padang kesukaan Kirana,sepertinya ia bosan memakan-makanan rumah sakit yang kurang rasa," ucap Mama yang sekarang terduduk disofa sambil menata makanannya.


Aku hanya tersenyum,melihat wanita paruh baya yang begitu baik dan perhatian denganku.


"Dimana Papamu?" tanya Mama yang sedang melirik pria itu.


"Masih disana,mungkin sebentar lagi juga kesini," ucap pria itu yang sekarang terduduk disofa mengambil sate padang yang sudah terbuka.


"Permisi Tuan Key,Nyonya Bella,dan Nyonya Kirana," ucap Dokter Giri yang memasuki ruangan ini.


"Benarkah?terima kasih dok," ucap Mama yang sekarang menghampiri Dokter Giri.


"Benar nyonya,saya permisi dulu," ucap Dokter Giri yang langsung meninggalkan kami.


Key POV.


Aku mengambil beberapa tusuk sate padang dan langsung menghampiri wanita itu.


"Makanlah," ucapku sambil menyodorkan satu tusuk sate ke mulutnya.


Wanita itu merebut sate yang berada ditanganku,dan langsung ia melahapnya.


Hingga ia menghabiskan 8 tusuk sate yang berada dipiring.


"Air," ucap wanita itu yang melihat gelas berisi air putih masih ditanganku.


Aku langsung menyodorkan padanya,dan ia menenggak habis airnya.


"Mah hari ini aku ga bisa antar Kirana pulang,soalnya sore ini aku harus mengurus beberapa berkas penting," ucapku pada Mama sambil mengedipkan sebelah mataku.


Mama yang tersadar aku berkedip sudah pasti tau,aku akan membuat sebuah rencana.

__ADS_1


"Baiklah,beritahu Papamu juga Mama akan pulang bersama Kirana," ucap Mama sambil tersenyum penuh arti.


"Pulanglah bersama mama,aku harus pergi," ucapku pada wanita itu sambil mengelus kepalanya.


Kirana POV.


"Sudah dibuat terbang tinggi,sekarang dijatuhkan," desisku dalam hati.


"Ayo sayang siap-siap," ucap Mama sambil memberiku pakaian ganti.


"Ah iya mah," ucapku sambil menerima pakaian itu.


Setelah selesai,banyak karyawan yang menyambut kami dan mengantar kami sampai pintu keluar.Tak lama mobil sedan mendarat tepat dihadapan kami,dan kami langsung menaikinya.


"Apa kamu ingin sesuatu sayang?" tanya Mama tepat berada disampingku.


"Ah tidak mah," ucapku sambil menoleh ke Mama.


Waktu terus berjalan,hingga senja mengakhiri sinarnya dan berganti menjadi malam,mobil sedan berwarna hitam telah memasuki rumah mewah,yang artinya sudah sampai.


Aku berjalan bersama Mama,membuka pintu rumah,seketika aku terkejut keadaan didalam rumah begitu gelap.


"Mamah," ucapku meyakinkan Mama tepat berada disampingku.


"Mama akan mencari Bi Inah,untuk menghidupkan lampu," ucap Mama.


"Mah,Kirana ikut," ucapku sambil menggapai Mama,tapi Mama sudah pergi dari terpaan gelap


"Mah,mamah?" ucapku sambil meraba-raba,nyatanya nihil yang ada hanya genggaman udara kosong.


Menatap gelap dirumah,sangat sulit melihat kesekitar.Seketika lampu menyala,aku melihat dengan tatapan terkejut,aku menutup mulutku yang ternga-nga.


Deg.


Ada apa ini?


**Hayooo gimana penasaran gaaaaa sama part selanjutnya hehehehe...


Jangan lupa ya vote dan like MA,biar aku rajin updatenya hihihihi...


Jangan lupa juga komen setiap eps yang aku update,biar aku semangat update lagi hehehehe....


Kira kira ada apasih dirumahnya Key?kayaknya bakalan seru hahaha...


See u next chapter guys,i love you all💓**

__ADS_1


__ADS_2