Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
Kekesalan kevin


__ADS_3

"Ehh kau mau kemana?? ".. Naya menahan tangan kevin.. " Pulang ".. Jawab kevin tanpa melihat ke arah naya.. " Ya sudah pergi sana ".. Usir naya.. Ucapan itu langsung keluar dari mulut naya tanpa bisa wanita itu tahan..


Kevin segera pergi dari tempat itu.. Namun kevin tiba tiba menghentikan langkah nya saat kembali merasakan sakit di dada sebelah kirinya.. Rasanya sangat sakit seperti di tusuk jarum, Selain itu rasa sesak juga menghampiri kevin dan membuat nya sulit untuk bernapas.. Sebisa mungkin kevin menahan rasa sakit nya..


" Kau kenapa?? ".. Tanya naya dari arah sofa tempat kevin tertidur tadi.. Kevin segera pergi dari tempat itu tanpa menjawab pertanyaan naya.. Ia tidak mau kalau sampai naya melihat kondisi nya yang seperti itu.. Ia harus terlihat kuat di depan naya..


Sebenarnya kevin ingin memeriksakan nya pada dokter tapi ia tidak yakin karena itu hanya rasa sesak biasa..Mungkin ada sesuatu yang menganggu pernapasan nya..


Setelah Kepergian kevin naya segera mengunci pintu apartemen nya.. Lalu naya berlari menuju kamar untuk mencari ponsel nya.. Setelah menemukan ponsel nya naya segera menghubungi seseorang..


Namun lagi lagi telpon naya tidak di angkat oleh seseorang itu..Setelah David berangkat ke London naya terus menghubungi nya untuk mengetahui tentang pria itu, Apakah ia sampai dengan selamat ??.. Tapi sampai sekarang ponsel pria itu tidak juga aktif..


" David kau di mama?? ".. Guman naya.."Aku ingin menceritakan semua nya pada mu. Tapi kenapa kau tidak juga mengangkat telpon dari ku ".. Lirih naya..


Di sisi lain tepat di London City..


" Bagaimana bisa ponsel ku hilang ".. Guman David, Ia mencoba mencari ponsel nya ke semua tempat tempat yang ada di ruangan nya. Tapi hasilnya nihil David tidak menemukan tanda tanda keberadaan ponsel nya..Bagaimana David bisa menghubungi naya??kalau ponsel nya saja tidak ada.

__ADS_1


Sementara itu..


Kevin menyetir mobil nya dengan raut wajah kesal, Kalau saja Dessy tidak menganggu nya mungkin sekarang kevin masih berada di apartemen naya..


Kevin segera mengambil ponsel nya , Kevin segera menelpon seseorang..


" Kau awasi dia ".. Perintah kevin pada seseorang..


" Baik tuan muda ".. Jawab nya..


Kevin menyuruh para pengawal nya untuk mengawasi naya..Kevin takut kalau sampai naya kabur lagi ..


*


*


"Ada apa?? ".. Tanya kevin pada wanita itu..

__ADS_1


Wanita itu segera membalikkan badan nya..


" Kau dari mana saja ha ?? ".. Tanya Dessy..


" Bukan urusan mu"..Jawab kevin datar..


"Aku hanya bertanya.Kau tau aku bertanya karena aku peduli pada mu ".. Kesal Dessy..


" Aku bisa jaga diri ku sendiri.. Kau tidak perlu se posesif itu pada ku".. Kevin segera membuka pintu kamar nya..


"Ya sudah".. Dessy segera melangkah pergi meninggalkan kevin.. " Tunggu kau bilang ada hal penting yang ingin kau bicarakan "..


" Tidak ada, aku hanya bercanda ".. Ucap Dessy sambil terkekeh.." sial !! ".Umpat kevin..


Kevin segera membalikkan badan nya..


" Tunggu.. Tangan mu kenapa?? ".. Tanya Dessy sambil menatap pada punggung tangan kevin yang terlihat merah..

__ADS_1


Kevin tidak menjawab pertanyaan Dessy.. Dia segera melangkah masuk ke dalam kamar nya.." Sangat tidak sopan ".. Umpat Dessy..


Kevin duduk di atas ranjang nya, Ia tersenyum menatap punggung tangan nya yang masih merah..Kevin benar benar bahagia bisa kembali bertemu dengan naya.. Wanita yang selama beberapa bulan belakangan sudah mengisi hatinya, Walaupun wanita itu tidak bersama nya..


__ADS_2