
Malam harinya..
Naya terbangun saat dirinya tiba tiba merasa mual.Naya berlari ke toilet untuk mengeluarkan semua makanan yang baru saja ia makan..
Kevin segera menyusul naya dan membantu memijat tengkuk naya.Walaupun saat ini kepala kevin terasa pusing.Tapi bagi kevin naya lebih penting..
"Kevin ".Panggil naya lirih..
Tanpa menjawab nya, kevin segera menggendong naya dan meletakkan tubuh naya dengan perlahan di atas ranjang..
" Minum dulu ".. Kevin memberikan segelas air putih pada naya..Naya menarik nafas dalam..Naya menyandarkan kepala nya sambil memejamkan mata nya..
Kevin ikut naik ke atas ranjang, lalu kevin duduk di samping naya. Kevin menyandarkan kepala naya pada pundak nya. " Besok kita ke dokter "..Ucap kevin. Padahal sebenar nya mual dan muntah pada ibu hamil adalah hal yang wajar. Tapi kevin tidak sanggup melihat naya terus terusan seperti ini.
" Mau ngapain ke dokter?? ".. Tanya naya dengan kedua mata yang masih terpejam..
"Tentu saja untuk memeriksa kondisi mu sayang ".. Jawab kevin..
__ADS_1
" Aku tidak apa apa.. Kevin mual dan muntah pada ibu hamil itu hal yang wajar.. Jadi kita tidak perlu ke dokter ".. Ucap naya..
Naya menegakkan kepala nya, kini naya berpindah berbaring di atas pangkuan kevin..
" Tidak apa kan??, Sebentar saja".. Naya menatap kedua mata kevin.. Kevin benar benar gemes melihat tingkah naya.. Satu hal yang harus naya tau kevin tidak keberatan sama sekali, yang ada kevin malah merasa senang sangat sangat senang karena sepertinya sekarang naya tidak lagi membenci dirinya..
"Kevin jika kau merasa sakit atau nyeri di paha mu,bilang aja ya. Soal nya kepala ku kepala batu yang berat".. Ucap naya sambil memejamkan kedua mata nya..
Tangan kevin bergerak mengelus lembut kepala naya.. Sentuhan lembut tangan kevin membuat rasa kantuk menghampiri naya.. Perlahan tapi pasti, sekarang suara dengkuran halus terdengar dari mulut naya...
...****************...
Di sisi lain, tepat nya di apartemen tempat David dan jeff berada..
" uncle, ini masakan aku . Uncle harus mencoba nya ". Ucap lili sambil menuangkan sup buatan nya ke dalam mangkuk..
" Tapi aku tidak suka dengan makanan yang kau buat ".. Ucap jeff dengan raut wajah dingin. " Uncle aku mengeluarkan banyak keringat dan tenaga, tapi uncle tidak mau memakan nya".
__ADS_1
Karena tidak suka melihat drama lili, akhirnya dengan terpaksa jeff mencoba masakan lili.
"Bagaimana enak kan?? ".. Lili menatap pada jeff yang terang terdiam.
"Tidak enak!! ".. Ucap jeff..
Jeff segera mengambil segelas air lalu meneguk nya hingga habis. Rasanya seperti habis minum larutan garam..
" Uncle kenapa?? ".. Lili ikut mencicipi sup buatan nya.. Sama seperti Jeff lili segera menuang air dalam gelas, lalu meneguk nya hingga habis..
" Kenapa bisa seasin ini?? ".. Guman lili sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.. Padahal tadi lili sudah merasa nya terlebih dahulu dan rasanya enak..
Di sisi lain, tepat nya di balik tembok, David tersenyum puas setelah mengerjai lili.. Ternyata David lah yang membuat sup lili menjadi larutan garam.. David menambahkan satu bungkus garam kedalam masakan lili..
" Ya sudah lah uncle, aku buat sup yang baru saja ".. Lili menghela nafas nya..
" Kalau tidak bisa masak, ya jangan masak "..Jeff menekankan ucapan nya..
__ADS_1