
Hari hari berlalu begitu cepat tanpa terasa kini satu bulan telah berlalu.. Hubungan naya dan David semakin dekat.. Ya naya menerima perasaan David pada nya..Walaupun naya tidak memiliki perasaan apa pun pada David.. Tapi ia percaya perasaan akan tumbuh dengan seiring berjalan nya waktu..
Dan hal itu sudah mulai terbukti.. Sedikit banyak nya sekarang naya sudah mulai menyukai David..
"Nanti malam mau jalan?? ".. David menatap pada naya.. " Tidak.. Lagi capek ".. Naya menggelengkan kepala nya.. " Ya sudah".. Ucap David.. "Kenapa marah ya?? ".. Naya mengalihkan pandangan nya pada David..
" Tidak, Kita bisa jalan lain kali saja ".. Jawab David.." Maaf ya ".. Naya merasa sedikit tidak enak pada David.. Sudah beberapa kali David mengajak naya jalan, Tapi naya selalu menolak dengan alasan capek ataupun sibuk.. Tapi memang itu ada nya.. Naya tidak bohong dengan ucapan nya..
" Tidak apa ".. David tersenyum menatap naya..
" Ada hal yang ingin aku sampaikan pada mu"..David menatap naya dengan serius..
"Apa"..Tanya naya..
"Dua hari lagi aku akan berangkat ke London ".. David menatap naya dengan serius.. " Mau ngapain?? ".. Tanya naya. " Perusahaan charlen di London mengalami masalah. Dad sudah tidak bisa bepergian jauh, Jadi aku yang akan menggantikan dad untuk mengurus semua masalah nya hingga beres ".. Jawab David..
" Berarti kau akan lama berada di sana ".. Naya menatap lekat wajah pria yang ada di depan nya.. " Ya, Sangat lama sekitar seminggu atau lebih.. Aku berada di sana hingga semua nya beres setelah itu aku akan langsung pulang ".. Jawab David..
__ADS_1
Naya hanya diam.." Hanya seminggu ".. Naya kembali menatap David.. " Hanya kau bilang??.. Kau tau satu hari saja aku tidak bertemu dengan mu aku sudah merindukan mu.. Apalagi sampai satu minggu ".. Ucap David..
" Yang bener??.. Nanti di London ketemu cewek cantik langsung lupa dengan saya ".. Guman naya.. " Kau tidak percaya pada ku?? ".. Tanya David.. " Maaf ya bukan bermaksud menyinggung , Tapi kita tidak boleh terlalu mempercayai seseorang ".. Jawab naya..
" Tidak apa ".. Jawab David..
" Kau marah?? ".. Tanya naya..
David menggelengkan kepala nya..
*
*
Hari ini naya mengantar David menuju bandara..
Pesawat nya akan take off sekitar 20 menit lagi.. "Aku akan sangat merindukan mu ".. David menatap lekat wajah naya.. " Me too".. Naya tersenyum menatap David.. "Ingat pesan aku".. Ucap David.. " Ya, Aku akan selalu mengingat nya "..
__ADS_1
" Dah".. David melambaikan tangan nya..
"Hati hati ".. Ucap naya.. Di sini tidak ada sesi pelukan ya.. Karena David selalu menghormati naya, Ia tidak mau sembarangan menyentuh wanita itu.. Selama berpacaran mereka hanya pernah bergandengan tangan, Selebihnya tidak ada..
Sebelum menaiki pesawat David kembali melihat naya.. Lalu David melambaikan tangan nya pada naya sambil tersenyum lebar..
"I Will miss you so much ".. Guman David..
Dua puluh menit kemudian naya melihat pesawat yang di naiki David sudah take off..
Naya membalikkan badan nya.. Naya kembali menuju apartemen nya..
Naya memukul kepala nya .. " Apa yang sedang aku pikirkan ".. Ucap naya..
" Kenapa dua hari belakangan aku terus bermimpi bertemu pria itu ".. Guman naya..
Pria yang naya maksud tidak lain adalah kevin, Kevin sanjaya pria yang dulu sering menyakiti nya.. Padahal naya sudah benar benar melupakan pria itu, Tapi kenapa pria itu datang lagi dalam mimpi nya..
__ADS_1