Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
Kedatangan kevin


__ADS_3

"Kau tenang saja aku tidak akan menyakiti mu ".. Ucap Adit.." Tenang lah, sebentar lagi kevin akan datang ".. Adit tersenyum lebar menatap naya..


" Aku akan membiarkan mu melihat kevin untuk yang terakhir kali nya ".. Bisik Adit..


Sementara itu..


Kevin sedang dalam perjalanan menuju tempat di mana naya berada..Kevin mengendarai mobil sport nya dengan kecepatan tinggi..Hanya kevin..Ya hanya kevin sendiri.. Sesuai dengan permintaan aditya..


Ini untuk pertama kalinya kevin pergi tanpa di temani siapa pun..


Satu jam di perjalanan akhirnya kevin sampai di depan sebuah bangunan tua yang terletak di pinggir kota itu.. Jarak antara bangunan itu dan mansion kevin cukup jauh..


Kevin menatap sekeliling bangunan itu.. Tanpa ragu kevin melangkah masuk ke dalam bangunan itu.. Sekarang kevin sudah tidak peduli lagi dengan keamanan dan keselamatan nya, karena yang terpenting sekarang adalah menyelamat kan naya.. Dan yang paling penting meluruskan kesalahpahaman tentang kematian ibu kanaya..


" Cepat juga pergerakan nya ".. Guman Adit sambil tertawa..


Baru beberapa langkah kevin masuk, pria itu sudah melihat dua orang pengawal nya yang terikat di tembok dengan keadaan yang tidak sadarkan diri..

__ADS_1


Tring... ponsel kevin kembali berbunyi..


“Ku tidak perlu menghawatirkan dua pria bodoh itu! "..


" Apa kau masih ingin melihat istri mu"..


Adit mengirim foto naya dengan pisau yang sudah berada di dekat leher nya..


" Bajingan!! Berani nya kau!!! ".. Teriakan kevin menggema di dalam ruangan itu..


" Jangan kau sentuh istri ku.. Sedikit saja leher istri ku tergores habis kau!!! ".. Wajah kevin terlihat memerah..


Tanpa pikir panjang kevin segera berlari menaiki lantai dua.. Kevin mencari cari ruangan tempat naya berada.. Setelah mencari cukup lama, akhirnya kevin menemukan sebuah ruangan..


BRAAKKK... Kevin menendang pintu ruangan itu dengan keras..


Sementara itu naya yang berada di dalam ruangan itu begitu terkejut mendengar suara pintu yang membentur dinding dengan keras..

__ADS_1


Naya segera mengarahkan tatapan nya ke arah pintu ruangan itu..Naya begitu terkejut melihat siapa yang datang.. Naya tersenyum menatap kevin.. " Kevin".. Ucap naya..


Kevin segera berlari ke arah naya.. Kevin mengeluarkan pisau dari saku nya.." Aku akan membawa mu ke luar dari tempat ini ".. Kevin tersenyum menatap naya..


" Kevin awasss!!".. Teriak naya..


Bug.. Sebuah benda menghantam kepala kevin dengan keras.. Di detik berikutnya kevin pun tak sadarkan diri..


Adit tersenyum menatap naya.. "Kak Adit apa kau lakukan??.. Lepaskan kevin!! ".. Teriak naya.. " Shhhtt diam lah.. Aku akan bermain main sebentar bersama nya, sebelum aku membunuh nya ".. Ucap Adit..


Adit menaikkan kevin ke atas brankar bekas yang sudah usang, lalu Adit mendorong brankar itu keluar dari ruangan naya..


" Kak Adit jangan sakiti kevin!!!! ".. Teriak naya.. " Kak Adit tolong jangan sakiti kevin , aku mohon!! ".. Teriak naya.. Namun Adit tidak menggubris teriakan naya.. " Kak Adit aku tau kau orang baik, aku mohon tolong jangan sakiti kevin kak!!! ".. Teriak naya..


" Tolong jangan sakiti kevin.. Hiks.. hiks.. ".. Lirih naya sambil terisak..


" Kak Adit jangan sakiti kevin!! ".. Kata kata itu terus keluar dari mulut naya..

__ADS_1


" Kak Adit aku mohon kak, jangan sakiti kevin!! ".. Naya berharap kalau Adit mendengar ucapan nya..


__ADS_2