Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
Kondisi Dessy


__ADS_3

Cukup lama mereka menunggu hingga akhirnya dokter yang menangani Dessy keluar dari ruangan nya..


"How about my sister?? ".. Tanya kevin pada seorang dokter pria.. Yang kevin ketahui dia adalah teman chard.. Dokter itu menundukkan kepala nya.. "Sorry, we've been trying to save your sister, But Now your sister is in critical condition(Maaf kami sudah berusaha untuk menyelamatkan kakak anda, Tapi sekarang kondisinya semakin memburuk) ".. Jawab dokter itu..


"The bullet that pierced his chest contained a very dangerous poison… and the bullet hit his heart. little hope for survival(Peluruh yang menembus dada nya mengandung racun yang sangat berbahaya. Dan peluruh itu tepat mengenai jantung nya. Sangat kecil harapan nya untuk bertahan hidup) ".. Ucap dokter itu..


Kevin yang mendengar perkataan dokter itu hanya bisa diam sambil menahan sesak di dada nya.. Tidak!! ia belum siap untuk kehilangan Dessy..


"Doctor please save my sister no matter what (Dok selamatkan kakak saya, bagaimana pun cara nya) ".. Ucap kevin dengan suara bergetar..


Dokter itu menganggukkan kepala nya . "You must be the patient ".. Ucap dokter itu sebelum pergi meninggalkan ruangan tempat Dessy berada..


Jeff begitu terkejut saat mendengar peryataan dokter tadi.. Kemungkinan Dessy untuk bertahan hidup sangat kecil.. Kali ini Jeff tidak bisa lagi menahan tangis nya.. Air mata mengalir begitu saja dari sudut mata Jeff..


David hanya diam menatap Jeff.. Ia tau kalau Jeff sudah menaruh hati pada Dessy.. "Aku yakin Dessy pasti sembuh ".. Bisik David .. Jeff mengalihkan pandangan nya pada David.. " Tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan sudah berkehendak ".. Ucap David..


Jeff memejamkan kedua mata nya.. Ia merasa kalau mata nya terasa panas.. Terakhir kali Jeff menangis ketika kedua orang tua nya meninggal dunia..Dan hati ini Jeff kembali terlihat seperti seorang yang lemah karena mendengar orang yang ia cintai sedang kritis..

__ADS_1


*


*


Mereka semua masuk ke dalam ruangan tempat Dessy berada.. Langkah dua orang pria itu terasa berat.. Rasanya kevin dan Jeff sulit untuk melangkah kan kaki nya..


Dessy terlihat sangat pucat.. Wanita galak dan arogant itu kini terbaring lemah tak sadarkan diri..


Kevin mengedarkan pandangan nya..


" Bisakah semua kalian keluar sebentar!! ".. David yang mengerti dengan ucapan kevin segera menarik tangan Jeff dan naya keluar dari ruangan itu..


" Kanaya ayo duduk!! ".. Ucap David saat melihat naya berdiri di depan pintu ruangan Dessy.. Naya menatap sekilas pada kevin..


" Apa kau tidak lelah??sedari tadi terus


berdiri ".. Ucap David lagi.. Naya pun segera duduk di samping David..

__ADS_1


" Kau lapar?? ".. Tanya David..


Naya kembali menatap David.. Naya menggelengkan kepala nya.. Padahal saat ini naya merasa sangat lapar..


" Kau haus?? ".. Tanya David.. Lagi lagi naya menggelengkan kepala nya.. " kau tidak perlu khawatir Dessy akan baik baik saja ".. Ucap David..


" Hiks.. hiks.. ".. Naya tiba tiba saja menangis..


" Kenapa kau menangis?? ".. David menarik naya ke dalam pelukan nya..Naya menggelengkan kepala nya.. " Aku rindu pada ibuku ".. Ucap naya..


Di sisi lain..


Kevin duduk di samping Dessy.. Cukup lama pria itu berusaha mengajak Dessy berbicara..


" Bodoh kenapa kau harus lakukan ini.. Kenapa kau harus menolong ku ha??..Kalai saja kau tidak datang pasti aku yang saat ini berada di posisi mu..".. Ucap kevin..


"Kau tidak bisa pergi secepat ini Dessy!!.. Siapa yang akan menjaga ku nanti??.. Apa kau tidak kasihan melihat Jeff??.. Mata nya sudah bengkak karena menangis".. Ucap kevin..

__ADS_1


Namun Dessy tak bergeming sedikit pun..


MAAF AUTHOR TELAT UP NYA 🙏🙏


__ADS_2