
#***part 02.
natalia yang melihat itupun tampak tak percaya apa yang kini dirinya lihat, sosok yang selamai dirinya Rindu kan kini berdiri tegak dengan cool di hadapannya.
mata tak bisa berbohong, untuk semua itu Raska yang menahan dirinya Agar tidak sedih namun tak bisa, sudah terlalu banyak Rindu dari kakak adik yang terpendam***, **mata Raska kini telah berkaca kaca dan tampak seizin Raska air mata pun jatuh.
baru kali ini aku melihat sesok Raska Putra Kusuma mengeluarkan air matanya,cowok yang terkenal akan cool dan juga pendiam sepertinya ternyata bisa juga mengeluarkan Air matanya** ***yahh.
apa lu kata Raska bukan manusia ngak bisa nangis, emang selama ini Raska apaan batu, es, kayu, pohon atau apa hemm, ngadi ngadi lu, gue tumbuk juga lu.
natalia dan Raska akhirnya berpelukan dan menangis, Rindu itu tak bisa di bohongi.
__ADS_1
heh ini orang lagi sedih sedih juga, ***sempat sempat nya yahh kalian ngelawak, ngak ngerti orang kangen apa.
yehh sihh ibu boss udah marah tuu,kita udah merusak suasana mereka, udah kayak sepasang kekasih yang tinggal selama bertahun-tahun yah.
lu angga, lu ngomong sekali lagi, gue ngak kasih bonus lu+ngak Terima gaji mau lu hemm.
suasana seperti itulah yang mereka Rindukan andai saja natalia tidak bersuami mungkin saja kini dirinya tengah duduk di samping pria yang amat di cintainya itu sebagai nona Rio, walapun Rio tidak sekaya Andara tetapi pengertian dan kasih sayang Rio lah yang membuat natalia begitu nyaman berada di dekat Rio.
oke senang senang nya kita sudah kan, sekarang kita selamatkan Natalia dari amukan Andara, sekarang Angga dan Raska segerlah menuju tempat yang aku katakan itu oke.
baru saja Angga dan Raska masuk ke dalam Ruang itu Andara telah sampai dengan wajah yang lelah dan juga dengan wajah yang amat tidak mood.
__ADS_1
natalia tidak ingin berbicara setelah melihat wajah Andara yang seperti itu, baginya sama saja memsukan diri ke dalam kandang harimau yang sangat lapar.
natalia aku datang ke sini hanya mengatakan bahwa setelah dari sini kau tidak perlu pulang ke perusahaan lagi, langsung ke mansion saja, karena mulai hari ini aku akan kembali ke mansion lagi, dan ohh yah jangan samapai terlambat, pulang langsung ke mansion, aku menunggu mu.
b... baiklah taun.
hemm ya sudah lanjutkan saja duluh urusan mu di sin, setelah itu pulang lah.
tanpa Ada kata yang harus di dengarkan Andara pun berlalu pergi, tanpa ada memulai pertengkaran terlebih dahulu itu yang membuat natalia menjadi bingung ada apa dengan suaminya ini?
h... hanya karena menyampaikan itu dia rela datang ke perusahaan ka Rio dan menemui ku di sini, padahal bisa saja dirinya menelfon ataupun mengirimkan aku pesan singkat saja, dan ada apa dengannya tidak biasa dirinya seperti itu, aisss kau bodo natalia mengapa kau tidak bersyukur suami mu kali ini tidak mencari gara gara.
__ADS_1
hemm ka Rio bisa panggilkan kak Raska duluh aku ingin pamitan sama kak Raska aku akan pulang sekarang, mungkin ada hal penting yang ingin taun Andara sampaikan padaku***.