
"Hana ".Panggil David yang membuat hana menoleh pada nya. Hana segera berlalu dari hadapan leon. Kemudian hana berjalan menghampiri David. " Ada apa, mau nambah lagi?? ".Tanya hana sedikit terkekeh.
" Tidak, aku hanya ingin bertanya. Apa besok kau ada waktu?? ".Tanya David pada hana.
Hana yang di tanya terlihat berfikir. Besok hari minggu itu artinya hana sedang free. " Besok aku libur, tapi aku tidak tau apa aku ada waktu atau tidak ".Jawab hana sambil sedikit berfikir.
" Ini kartu nama ku, di sana ada nomor ponsel ku. Kalau kau ada waktu segera hubungi aku ".Ucap David. David segera berdiri dari duduk nya setelah ia menghabiskan wine di dalam gelas nya.
Sepertinya hana adalah orang yang tepat.
Sekarang David tidak perlu lagi menjadi wanita lain.
David dan willy berjalan keluar dari bar itu. Jalanan di penuhi oleh salju berwarna putih. David dan willy segera masuk ke dalam mobil. Perlahan mobil milik David meninggalkan bar itu.
" Dav, kau yakin dengan pilihan mu?? ".Tanya willy dengan wajah serius nya. Jarang jarang wajah willy terlihat serius.
" Ya, sulit mencari wanita. Apalagi seorang wanita yang memiliki hati tulus ".Guman David. Kali ini David lah yang menyetir mobil. Ya walaupun kepala nya terasa sedikit pusing.
__ADS_1
" Aku rasa kau harus berfikir dua kali. Aku tidak rela jika kau sampai menyakiti hana nanti nya ".Ucap willy menasehati teman nya.
"Aku yakin dengan keputusan ku".Ucap David sambil menatap pada teman nya.
" Satu hal yang harus kau tau. Kalau sampai kau berani menyakiti hana, maka bersiaplah untuk kehilangan nya. Kau tau betul siapa aku kan. Aku tidak akan membiarkan seorang perempuan di lakukan sesuka nya ".Guman Willy.
" Kau tidak suka melihat wanita di sakiti. Tapi kau sendiri menyakiti hati para wanita yang sudah kau jadikan kekasih mu. Kau pikir mereka tidak sakit hati saat kau hanya menjadikan mereka pacar selama tiga hari".Sindir David sambil menatap tajam pada bulkam di depan nya.
*
*
“Apa!! ".Hana begitu terkejut mendengar perkataan David. " Aku tidak mau “.Tolak hana dengan tegas."Ini hanya kontrak hana. Aku benar benar membutuhkan mu. Aku benar benar tidak ingin di jodohkan dengan wanita itu. ".Ucap David dengan tatapan memohon.
" Aku berjanji akan memperlakukan mu layaknya sebagai istri pada umumnya ".Ucap David. Hana semakin tidak suka mendengar nya. " Aku janji tidak akan menyentuh mu".Ucap David mencoba meyakinkan hana.
"Aku benar benar belum ada niatan buat nikah. Apalagi untuk nikah kontrak ".Ucap hana..
__ADS_1
FLAS BACK ON..
Mansion charlen..
David sedang berkumpul bersama mom dan juga dad nya. Tidak cuma itu adik David juga ikut serta dalam perkumpulan itu.
" Jadi apa yang mom dan dad ingin bicarakan padaku?? ".Tanya David sambil menatap serius pada dua orang di depan nya.
" Nak umur mu susah cukup matang".Ucal dad charlen. "Maksud dad apa?? . Aku tidak mengerti ".David mengerutkan kening nya.
" Dad sudah menjodohkan mu dengan anak uncle Gerwyn ".Ucap dad charlen to the poin .
" Dad bercanda kan. Dad tau aku paling tidak suka dengan yang nama nya perjodohan ".Ucap David dengan tatapan datar nya.
" Dad tau nak, tapi mau sampai kapan ?? ".Guman dad charlen.
" Aku butuh waktu dad, Aku akan membawa calon istri ku nanti. Tapi sekarang aku harus mencari wanita yang tepat untuk jadi calon istri ku ".Ucap David.
__ADS_1
" Baiklah dad akan memberikan waktu dua minggu pada mu untuk membawa calon istri mu di hadapan dad".Ucap dad charlen. Sementara mom dan Deysa adik David hanya diam mendengarkan percakapan dua orang itu.
FLAS BACK OFF..