
Dua minggu berlalu...
Kevin sudah di perbolehkan pulang.. Sudah dua minggu naya berada di rumah sakit menemani kevin.. Dan sudah lebih dari dua minggu juga naya tidak masuk bekerja..
Ia tidak tau apa yang terjadi di perusahaan selama ia tidak ada.. Tapi naya tau David itu seorang pemimpin yang bijak dan pintar.. Pasti saat ini ada seorang yang menggantikan naya sementara..
Jeff dan Dessy menjemput naya dan juga kevin.. "Kita ke apartemen ku saja.. Sementara kevin akan tinggal di apartemen ku ".. Ucap naya.. Jeff menganggukkan kepala nya.. Ia segera mengendarai mobil menuju apartemen tempat naya tinggal..
Jeff memarkirkan mobil nya di depan apartemen itu..
Mereka berempat berjalan masuk ke dalam bangunan itu..Naya segera membuka pintu apartemen milik nya .." Silahkan masuk ".. Naya mempersilahkan kevin dan Dessy masuk...
" Wahh apartemen mu bersih sekali ".. Dessy begitu kagum melihat isi dalam apartemen nya.. Semua barang yang ada di ruangan itu tertata rapi.. Begitu juga dengan lantai apartemen nya yang terlihat bersih..
" Terimakasih ".. Ucap naya.. Mereka semua segera duduk di sofa ruang tengah..
"Kalian mau minum apa?? ".. Tanya naya..
"Tidak usah repot repot naya, Kau buatkan aku jus jeruk saja.. Kalau jeff dan kevin mereka bisa membelinya sendiri jadi kau tidak perlu buatkan minum untuk mereka".. Ucap Dessy sambil tertawa..
" Memang nya kau siapa??. Kau hanya pendatang di sini.Dan aku bisa mengusir mu sekarang juga ".. Kevin menatap tajam ke arah Dessy..
" Serius sekali.. Padahal aku hanya bercanda "..Guman Dessy..
__ADS_1
"Jangan berdebat!, aku akan buatkan minum untuk kalian semua ".. Ucap naya.. Naya segera menuju dapur..
Di sisi lain,Tepat nya di luar apartemen naya seorang tersenyum menatap apartemen naya.. Seorang itu mengeluarkan ponsel dari saku nya.. Ia melihat semua aktivitas yang di lakukan oleh naya kevin Dessy dan juga jeff di dalam apartemen nya.. " Good".. Ia itu tersenyum lebar menatap ponsel nya ..
Tring...
Suara notifikasi yang masuk ke dalam ponsel naya.. Naya segera membuka ponsel nya takut ada pesan penting dari perusahaan..
Naya mengerutkan kening nya melihat pesan yang masuk ke dalam ponsel nya..
Ternyata itu pesan dari nomer baru.. Naya segera membuka pesan itu..
"Hai kanaya "..
" Kau membaca pesan dari ku "..
" KAU LIHAT SAJA APA YANG BISA AKU LAKUKAN PADA MU "..
" Ohh ayolah wajah mu jangan terlalu panik seperti itu "..
" Aku jadi kasihan melihat nya "..
" Karena aku baik maka aku memberikan kesempatan untuk kalian bersama.. Kalau tidak sudah dari lama aku membunuh suami mu yang lemah itu "..
__ADS_1
Naya segera mematikan ponsel nya.. Naya memblokir nomor baru itu.. " Siapa dia?? ".. Tanya naya dengan wajah penuh khawatir..
Naya begitu terkejut saat seorang memegang pundak nya.
"Hei kau kenapa?? ".. Tanya kevin.. Kevin ikut terkejut saat mendengar naya berteriak..
" Kevin ".. Naya segera memeluk kevin..
" Kau kenapa?? ".. Kevin mengulangi pertanyaan nya..
Naya tidak menjawab pertanyaan kevin..Ia hanya diam dengan pikiran yang sudah berkelana ke mana mana..
" Biar aku bantu bawakan ".. Kevin membawakan nampan yang berisikan empat gelas minuman menuju ruang tengah..
Tring.. ponsel naya kembali berbunyi..
Naya sedikit merasa lega karena ia sudah memblokir nomor yang mengirimkan pesan aneh..
Lagi lagi itu pesan dari nomer baru.. Naya segera membuka pesan itu, takut nya itu pesan dari David atau tuan charlen secara David memakai nomer baru..
Naya terkejut saat melihat foto dirinya saat terkejut tadi..
" Ekspresi wajah yang bagus "..
__ADS_1
" Jangan kau pikir dengan memblokir nomor ku kau sudah aman "..
" Itu tidak akan pernah terjadi"..