Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
S2 Bar


__ADS_3

"Eitt Dav kau tidak kasian pada ku??, Aku tidak punya tempat tinggal. Di luar udara nya juga dingin, kau tega melihat ku mati kedinginan?? ".Ucap willy dengan tatapan sendu nya. Melihat raut wajah willy, bukan nya kasian David malah semakin kesal di buat nya.


" Kau menginap saja di rumah pacar mu itu ".Ketus David sambil menatap tajam pada willy. " Ohh come on bro, kau pasti tau apa yang akan aku lakukan setelah pacaran dua hari ".Ucap willy masih dengan tatapan sendu nya.


" Aku tidak peduli, sekarang juga kau keluar dari apartemen ku!!!. Dan bawa semua pakaian mu yang bau itu!! ".David berbicara dengan tegas. Sementara willy memutar otak, berusaha untuk mencari alasan atau pun bujukan agar David tidak mengusir nya.


" Bagaimana kalau malam ini kita minum di bar, biar aku yang bayarkan ".Ucap willy. Dan mau tidak mau willy terpaksa memakai sedikit uang nya untuk membujuk David.


David hanya tersenyum miring mendengar nya, Hal ini lah yang David ingin kan. Jarang sekali willy meneraktir nya walaupun sekedar minum. Biasa nya David lah yang membayarkan makan dan minum mereka. Benar benar bule beban..


" Baiklah, Aku setuju ".Ucap David sambil tersenyum penuh arti..


*

__ADS_1


*


Sekarang David dan willy sedang dalam perjalanan menuju salah satu bar yang letak nya tidak terlalu jauh dari apartemen David.


Kali ini willy yang menyetir karena David masih marah pada nya.


Setelah dua puluh menit akhirnya mereka sampai di sebuah bar yang lumayan besar.


David dan willy sama sama memasuki bar itu. Mereka juga mengenakan jaket tebal karena udara yang begitu dingin. Bahkan malam itu salju turun cukup lebat..


" Mis!! ".Panggil willy pada seorang wanita yang berdiri tidak jauh dari tempat mereka duduk. Wanita itu segera menghampiri willy.


" Yes sir".Jawab wanita yang tak lain adalah hana. David yang mendengar suara yang tak asing di telinga nya segera menatap pada wanita yang kini berdiri di samping nya.

__ADS_1


"Hana!! ".Ucap David sambil melihat wajah wanita itu untuk memastikan kalau wanita itu benar benar hana.


" David ".Ucap hana sedikit tersenyum. Rasanya sudah lama mereka berdua tidak bertemu. " Wahh ternyata kalian sudah saling kenal. Ohh iya kalau boleh tau kapan kalian bertemu?? ".Tanya willy sambil melihat hana dan David secara bergantian.


" Berisik!! Diam kau bulkam!! ".Ketus David.


" Kau mau pesan apa dav?? ".Tanya willy pada David. " Dua botol red wine yang paling enak dan yang paling mahal ".Ucap David sambil tersenyum puas..


Glek.. Willy menelan saliva nya dengan susah paya.Hal yang willy pikirkan sekarang apakah uang yang ia bawa cukup untuk membeli tiga botol red wine untuk nya dan David.


"Nona kalau boleh tau red wine red wine yang paling enak harganya berapa ya?? ".Tanya willy pada hana.


"Penfolds Grange Hermitage harganya nya 38.420 dollar per botol nya ".Ucap Hana sambil menahan tawa nya saat melihat ekspresi terkejut willy..

__ADS_1


Willy menghitung segera semua uang yang ia bawa , namun untuk membeli satu botol wine itu saja tidak cukup. Willy hanya membawa sekitar 5.000 Dollar.


" Nona aku pesan red wine yang biasa saja. Uang ku benar benar tidak cukup. Bahkan membeli seteguk nya pun tidak cukup ".Ucap willy sambil memperlihatkan semua yang nya.


__ADS_2