Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
S2 Penyiksaan


__ADS_3

Srett..


"Ahhkkkk! "


Suara pisau itu begitu jelas di dengar. Suara pisau yang menyayat kulit wajah Hana. Bahkan hana sampai berteriak histeris menahan rasa sakit dan perih di wajah nya.


"Ini baru permulaan, aku tidak akan langsung membunuh mu seperti suami mu. Karena kau harus merasakan sakit yang seharus nya di rasakan oleh suami tercinta mu itu." Ucap daisy sambil tertawa keras.


Kini daisy beralih pada lengan mulus hana. Daisy menggores lengan mulus itu dan mengukir nya menggunakan pisau yang sangat tajam itu. Bahkan dengan sedikit goresan saja bisa melukai kulit Hana.


Hana hanya bisa meringis menahan rasa sakit dan perih yang kini menghampiri nya. Hana tidak bisa berbuat apa apa, siapa yang akan menolong nya. Tidak ada satu orang pun yang tau tentang keberadaan nya. Termasuk mom dan dad mertua nya.

__ADS_1


Setelah selesai, Daisy melempar pisau di tangan nya begitu saja. Wanita itu kemudian mencengkram kuat dagu hana.


plakkk..


plakkk..


Daisy menampar pipi kiri dan kanan hana secara bergantian. Daisy terus mengulangi nya hingga kedua pipi hana terlihat memar dan merah. Bahkan sudut bibir hana sampai mengeluarkan darah. "Sakit!." Rintih hana Sambil berusaha menghindari tamparan dan pukulan yang di berikan Daisy. Setelah puas menggunakan pisau dan tangan nya, Kini Daisy beralih pada sebuah kayu balok..


"Hentikan tolong hentikan. Kalau mau mau kau langsung saja bunuh aku. Jangan siksa aku seperti ini." Ucap hana bahkan untuk bicara pun rasa nya hana tidak sanggup lagi. Pergelangan tangan nya terus saja mengeluarkan darah. Di tambah lagi Punggung nya yang terasa remuk. Rasanya hana sudah tidak sanggup menahan rasa sakit di seluruh tubuh nya.


"Hahaha.Aku benar benar puas sekarang. Troy sayang lihat lah ini. aku sudah membalaskan dengan mu sayang." Ucap Daisy sambil tertawa. Namun setelah itu Daisy kembali menangis sambil melempar balok di tangan nya. "Kalian semua jahat!, jahat!. Kenapa kalian membuat Troy ku seperti itu. Hahaha." Baru saja menangis, Daisy kembali tertawa keras sambil mengusap kasar air mata yang jatuh di pipi nya.

__ADS_1


...****...


Di sisi lain, Tampak seorang pria tampan sedang mengepalkan tangan nya. Ia memaki anak buah nya. "Bagaimana bisa kalian kehilangan jejak istri ku. Apa yang kalian lakukan sampai sampai istri ku hilang ha!!." Teriak nya dengan suara yang menggema hingga memenuhi ruangan tersebut.


"Maaf tuak muda!" Ucap para pengawal itu sambil menundukkan kepala nya.


Mereka bergegas mencari keberadaan nyonya muda nya. Sementara itu, pria tampan itu tampak frustasi. Kenapa kali ini sangat sulit menemukan keberadaan seseorang. Biasanya, ia dapat menemukan seseorang dalam hitungan jam saja.


Rasa khawatir menjalari pikiran nya. Bagaimana itu, istrinya itu Tiba tiba menghilang tanpa kabar. Bahkan mom dan dad nya pun sudah mengerahkan orang suruhan nya untuk mencari keberadaan istri nya. Namun tetap saja usaha mereka tidak membuahkan hasil.


"Sial, mereka benar benar ingin bermain dengan ku." Ucap nya sambil menggebrak meja kaca itu hingga retak.

__ADS_1


See you next part


__ADS_2