
16:30 in new York..
David mengantar naya pulang..
Naya menyandarkan kepala nya di kursi mobil.. Pekerjaan hari ini benar benar melelahkan.. Naya memejamkan kedua matanya sejenak..
"Nona! ".. Panggil David..
Naya kembali membuka matanya.. Kemudian tatapan mata naya beralih menatap David..
" Ya ".. Jawab naya..
" Malam ini nona sibuk?? ".. Tanya David..
" Tidak terlalu ".. Jawab naya..
" Nona bisa temani saya ?? ".. Tanya David lagi..
" Kemana?? ".. Tanya naya.. " Ke suatu tempat ".. Jawab David.. " Tempat apa?? ".. Tanya naya lagi, Kenapa David tidak langsung menyebut kan tempat apa yang akan mereka datangi..
" Nanti nona akan tau sendiri".. Jawab David..
"Ya sepertinya aku tidak sibuk, Aku menerima ajakan mu ".. Ucap naya.. "Jam delapan malam saya akan menjemput nona ".. Ucap David..
__ADS_1
Naya menganggukkan kepala nya..
Hening terasa setelah percakapan tadi , Tidak ada lagi yang membuka suara naya kembali memejamkan matanya.. Sementara David fokus menyetir mobil dengan pandangan sesekali mengarah pada naya..
" *Apa ini waktu yang pas, Tapi bagaimana kalau__
"Ahh sudah lah yakin saja David, Kau pasti bisa.. Tapi aku sedikit gugup..Bagaimana jika semua nya tidak sesuai dengan keinginan ku* ".. Batin David.. Raut wajah David terlihat gelisah..
*
*
20:00..
Sesuai dengan yang di janjikan David.. David datang tepat waktu.. David sampai di depan apartemen naya tepat jam delapan pas tidak lebih dan tidak kurang..
Naya menatap pantulan dirinya dari atas sampai bawah melalui cermin besar di depan nya ..Naya lalu tersenyum.. " Siapa wanita cantik itu ".. Guman naya memuji dirinya sendiri.. " Haha aku hanya bercanda.. Mana ada aku cantik ".. Guman naya lagi..
Naya segera melihat pada jam yang melingkar di tangan nya.. " Astaga sudah jam delapan lewat sepuluh menit ".. Naya segera mengambil tas nya, Kemudian naya berlari menuju pintu apartemen nya..
Ternyata dugaan naya benar, David sudah menunggu nya telat di depan pintu apartemen nya..
__ADS_1
David segera membalikkan badan nya saat mendengar suara pintu yang terbuka.. David diam terpaku saat melihat penampilan naya.. Ia begitu terkesima melihat mana karya Tuhan yang sangat indah itu.. David sampai tidak sadar kalau naya sedang memanggil nya..
" Tuan David, Tuan muda David!! ".. Panggil naya..
Lamunan David pun buyar.. David tersenyum menatap naya .." Ayo kita berangkat, Nanti keburu malam ".. Ucap naya..
Semenjak menjadi sekretaris di perpisahan charlen naya jarang membuang waktu.. Bagi naya waktu sangatlah berharga..
Sebuah mobil Lamborghini aventador berwarna merah terparkir rapi di depan bangunan itu...
David dan naya segera menaiki mobil itu..
Di perjalanan David hanya diam, Sesekali ia memainkan jarinya.. David benar benar gugup saat ini.. Ia bahkan tidak bisa mengajak naya berbicara ..
" Kita mau kemana?? ".. Tanya naya.. naya masih penasaran , Kemana David akan membawa nya??.. David tidak menjawab pertanyaan naya..
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga puluh menit akhirnya mereka sampai di sebuah bangunan pencakar langit..
One world trade Center
Naya tau betul tempat apa itu..
David segera menggandeng tangan naya dan membawa wanita itu masuk ke dalam bangunan pencakar langit itu..
__ADS_1
David membawa naya menuju lantai paling atas tempat itu.. Di mana terdapat sebuah restoran yang bernama One dine..
Tempat yang sangat indah.. Naya benar benar menikmati pemandangan kota new York dari restoran itu..Benar benar indah..