Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
Pesan dari aditya


__ADS_3

"Aku yakin dia bukan orang sembarangan.. Dan sekarang kita pasti sedang di awasi ".. Guman kevin.. " ya aku rasa juga begitu.. Tapi sampai sekarang aku belum bisa menemukan kamera yang membuat nya bisa mengawasi kita dari arah jauh"..Ucap jeff dengan pandangan mata yang fokus pada laptop di depan nya..


"Kau kalah pintar jeff ".. Ejek David..


" Ini bukan masalah bodoh atau pintar, tapi ini masalah strategi.. Sepertinya pria itu sudah merencanakan semua ini dari awal ".. Bantah jeff.. " Strategi juga membutuhkan pikiran jeff".. David tidak mau kalah dari jeff..


"DIAM!! Kenapa kalian harus berdebat di situasi seperti ini??".. Bentak kevin pada kedua pria di depan nya..


Seketika jeff dan David pun terdiam..


" Tuan muda, sepertinya sangat sulit untuk menemukan keberadaan nona ".. Guman jeff..


" Kau harus menemukan naya!!.Bagaimana pun cara nya ".. Perintah kevin..


" Pertunjukan yang sangat luar biasa ".. Aditya tertawa dengan keras.. " Kevin.. Kevin.. Aku tidak sebodoh yang kau kira. Aku bukan Adit yang dulu ".. Guman aditya, setelah itu Adit pun mematikan laptop nya..


Di sisi lain , Tepat nya di ruangan tempat naya berada..


Ruangan itu terlihat sepi seperti tidak ada kehidupan di dalam nya.. Naya tidak lagi memberontak.. Wanita itu hanya diam dengan pikiran nya..


" Kenapa??.. Apa kau masih memikirkan kevin?? ".. Suara Adit mampu membuat lamunan naya buyar.. Naya hanya diam, ia tidak berniat sama sekali untuk menanggapi ucapan Adit..


" Keinginan mu akan terpenuhi.. Besok kau akan bertemu dengan kevin".. Ucap Adit sambil tersenyum penuh arti.. Naya menatap tajam Adit..


"Melihat tatapan mu aku jadi semakin tidak sabar untuk membunuh kevin "..

__ADS_1


*


*


Pagi hari nya...


Usaha tidak pernah mengkhianati hasil.. Setelah semalaman mereka tidur, akhirnya jeff menemukan keberadaan pemilik nomor yang meneror naya dan kevin..


" Tuan muda saya menemukan tempat pemilik nomor itu berada ".. Ucap jeff..


" Jeff ayo sekarang kita pergi ke tempat itu!! "..


" Tunggu tuan, kita tidak bisa pergi sekarang".. Jeff mendekat , lalu ia membisikkan sesuatu di telinga kevin..


Tring...


Ponsel kevin kembali berbunyi..Kevin segera membuka ponsel nya..


" *Selamat pagi tuan muda "..


"Pagi yang cerah, secerah darah segar yang mengalir dari bibir indah istri mu* "..


Aditya mengirim foto naya .. Dan di kedua sudut bibir naya terlihat darah segar yang mengalir..


Kevin mengepalkan tangan nya..

__ADS_1


Brakk..


" Sialan".. Kevin menggebrak meja di depan nya dengan keras.. Ia tidak tega melihat kondisi naya..


tring...


"*Kalau kau masih ingin melihat istri mu ini bernyawa, datanglah ke jalan xxx"..


" Hanya kau sendiri!!.. Aku ingin melihat seberapa berani nya kau "..


" Aku selalu mengawasi mu.. Dan pisau di tangan ku siap untuk menggores leher indah istri mu ini.. Jadi jangan macam macam*!! "..


Kevin memperlihatkan isi pesan itu pada Jeff..


" Tidak tuan muda, saya tidak akan membiarkan anda pergi sendirian "..


" Tapi tidak ada pilihan lain.Aku harus menyelamatkan istriku ".. Ucap kevin..


Bukan hanya menyelamatkan naya, tapi kevin sudah bertekad untuk membunuh pria itu..


Sementara itu...


" Apa yang kak Adit lakukan!! "..Teriak naya..


Adit meneteskan banyak darah di sudut bibir naya.. Adit tidak melukai naya sama sekali.. Ia mewarnai wajah naya sedikit sehingga terlihat seperti lebam.. lalu Adit meneteskan darah di sudut bibir naya.. Semua itu Adit lakukan untuk memancing agar kevin datang ke tempat itu..

__ADS_1


__ADS_2