
"Kau tambah cantik saat sedang marah ".. Kevin menggoda naya sambil tersenyum menatap wanita itu..
" Kau pikir aku akan tersanjung dengan pujian mu ha??".. Naya melemparkan tatapan sinis nya pada kevin..
"Aku tidak bohong.. Yang aku katakan itu fakta.. Kau itu memang cantik, bahkan kau wanita paling cantik yang pernah aku temui ".. Kevin kembali menggoda naya..
" Jangan berbohong kau.. Di mulut kau memang kau bicara seperti itu, tapi di dalam hati kau pasti sedang memikirkan katie sang mantan terindah.. Memikirkan bagaimana hebat nya ciuman panas kalian dan banyak lagi".. Guman naya dengan wajah datar..
"Itu tidak benar, aku tidak pernah lagi memikirkan wanita itu".. Jawab kevin..
" Sudah lah.. Ingat ya jangan ajak aku bicara, aku sedang marah pada mu!! ".. Kesal naya.. Naya segera berdiri duduk nya.. Ia ingin beristirahat di sofa yang ada di ruangan itu..
Saat baru melangkah tiba tiba saja tangan naya di tarik oleh kevin.. Naya terjatuh tepat di atas badan kevin..
Cup.. Kevin mengecup singkat bibir naya..
Wanita itu terdiam sesaat.. Lalu ia segera menyadari apa yang terjadi.. Naya ingin menjauh dari kevin.. Namun kevin memeluknya dengan erat..
" Kevin lepas!! ".. Ucap naya..Naya terlihat kesulitan bernafas.. " Aku tidak akan melepaskan mu "..Kevin tersenyum jahil menatap naya.. Kevin menjatuhkan naya di samping nya karena ia tidak sanggup menopang badan naya di atas dada nya..
__ADS_1
" Tidur lah, Tempat ini cukup untuk kita berdua "..
" Aku tidak mau "..
" Lihat sofa itu ,badan mu akan sakit jika tidur di tempat seperti itu".. Kevin menunjuk ke arah sofa yang ada di pojok ruang tempat nya di rawat ..Naya menatap ke arah kevin sepertinya tidak salah jika naya mencintai kevin..
"Aku tidak mau di sini "..
"Baiklah aku tidak memaksa mu, terserah pada mu saja ".. Ucap kevin.. Kevin segera memejamkan mata nya.. Hospital bed milik kevin memang sangat besar karena ia menempati ruang rawat dengan kelas tertinggi dan jangan di ragukan lagi untuk fasilitas di dalam ruangan itu..
Naya terdiam ..
Wanita duduk di kursi tepat di samping ranjang kevin.. Ia menatap kevin yang sedang memejamkan mata nya..
" David !!! "..
Kevin segera membuka matanya dengan lebar lalu ia menatap pada pintu ruangan nya..
Naya berusaha menahan tawa nya.. Ia sudah berhasil menipu kevin.." Tidur lah , Aku tidak akan menganggu lagi ". Guman naya.. " Aku tidak akan kemana mana ".. Ucap naya lagi..
__ADS_1
Di sisi lain..
Dari luar ruangan terlihat seorang mengepalkan tangan nya.. " Kau tidak akan bisa bahagia kanaya".Guman nya sambil mengepalkan tangan nya dengan erat..
Seorang itu segera pergi ketika melihat dokter chard yang berjalan ke arah ruangan kevin..
Ia segera berjalan keluar dari rumah sakit itu.. Seorang itu mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi.. "Aku tidak akan pernah membiarkan kalian hidup bahagia "..
" Aaahhkk".. Ia memukul stir mobil nya dengan keras..
Cek lek..
Chard membuka pintu ruangan kevin dengan perlahan .. "Permisi nona ".. Chard menatap naya.. " Maaf menganggu "..
Chard segera memeriksa kondisi kevin..
" Keadaan tuan muda sudah mulai membaik.. Tuan muda sudah boleh makan dan minum.. Tapi mulai dengan makan bubur tawar dulu "..
" Baiklah, Terima kasih dokter chard ".. Ucap naya..
__ADS_1