Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
S2 Menemukan


__ADS_3

Setelah sampai di hotel, Hana segera menuju kamar nya. Saat memasuki kamar nya, hana mendapati dua buah koper yang sudah tersusun dengan rapi. "David! " Panggil hana saat melihat David yang sudah selesai dengan pakaian rapi nya.


"Dav kita mau pulang ke New York sekarang?." Tanya hana pada David. David tersenyum menatap hana. "Kita belum pulang, tapi kita akan pindah ke apartemen." Ucap David.


"Kenapa?? apa masalah nya belum selesai?." Tanya hana pada David. David hanya tersenyum menatap hana."Hanya sedikit, namun tidak bisa di biarkan."Ucap David sambil menarik dia koper berukuran besar keluar dari kamar hotel nya.


David menarik kedua koper itu menuju lift. Padahal hana ingin membawa koper nya sendiri, namun David tidak mengizinkan nya dengan alasan koper itu berat. Dan mau tidak mau hana membiarkan David menarik dua koper itu.


Setelah pintu lift nya terbuka, David kembali menarik kedua koper itu keluar dari lift. Sedangkan hana hanya bisa mengikuti langkah David. "Dav, biar koper ku aku yang bawa sendiri." Ucap hana, namun David tak menggubris nya. David menarik koper itu sampai ke mobil nya. Setelah itu David segera memasukkan kedua koper itu ke dalam mobil.


"Waw, sangat menakjubkan. Niat awal yang hanya ingin tinggal beberapa hari. Kini berubah menjadi beberapa minggu. Aku tidak menyangka bisa sehebat ini. Aku bisa membuat nya membatalkan rencana nya untuk kembali ke New York." Ucap nya sambil tertawa keras.

__ADS_1


"Aku ingin bermain main lebih lama lagi. Aku tau kau tidak terlalu handal dalam dunia bisnis. Karena kau dulu nya hanyalah seorang publik figur yang tidak tau tentang bisnis."Ucap nya yang semakin tertawa dengan keras seakan meremehkan kepandaian David.


...🍀🍀🍀🍀...


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit, akhirnya mereka sampai di sebuah bangunan besar. Dan salah satu bagian dari apartemen itu adalah unit milik David dan hana. David kembali mengeluarkan koper milik nya dan hana.


" Biar koper ku aku yang bawa."Ucap hana sambil mengambil koper milik nya dari tangan David. David pun membiarkan hana membawa koper nya sendiri. David tidak perlu mengurus apa pun lagi, karena sebelum pindah David sudah mengurus semua nya.


Namun sebelum melangkah keluar, hana memanggil David dan membuat langkah nya terhenti. "Ada apa?" Tanya David pada hana.


"Dav, hati hati." Ucap hana sambil tersenyum.

__ADS_1


Perasaan hana tidak enak, Hana merasa akan ada sesuatu yang terjadi pada David, namun hana menepis firasat buruk nya itu.


Setelah David pergi, hana pun mengunci pintu apartemen nya. "Tunggu dulu, aku merasa wajah cici itu tidak asing. Tapi di mana aku melihat nya ya??." Guman hana.


Sementara itu, David mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju ke suatu tempat. Akhirnya David menemukan pelaku yang sudah menaruh kotak hitam misterius itu. Dan sekarang pelaku nya sudah di amankan oleh para pengawal David.


BRAKKK..


Terdengar suara pintu yang menghantam dinding dengan keras. Seluruh pengawal seketika menunduk menatap tuan nya yang saat ini sedang di selimuti amarah. Tatap David sangat berbeda jauh saat ia bersama hana tadi.


"Di mana dia?." Tanya David pada pengawal nya. Salah seorang dari mereka membawa David ke sebuah ruangan di mana sang penghianat itu berada.

__ADS_1


MENURUT KALIAN SIAPA PENGHIANAT NYA??


__ADS_2