
23:00...
Akhirnya semua pekerjaan David selesai. Kini David beranjak keluar dari ruangan nya. Bangunan itu sudah sepi. Hanya tinggal David sendiri. David segera memasuki lift menuju lantai dasar. Pria itu sesekali menatap pada jam yang melingkar di tangan nya.
Ia yakin saat ini hana pasti sudah tidur. David segera masuk ke dalam mobil nya. Hanya tinggal mobil David saja di parkiran itu. Tanpa menunggu lama David pun menjalankan mobil nya. Tanpa ia sadari seorang dengan pakaian serba hitam sedang mengawasi nya.
"Awal yang sangat baik. Dia berhasil menyelesaikan masalah nya. Next kita akan bermain lagi".Guman nya sambil tersenyum puas.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih Tiga puluh menit, akhirnya David menghentikan mobil nya di depan sebuah hotel bintang lima. David kemudian keluar dari mobil nya dengan membawa sebuah paper bag berukuran kecil di tangan nya.
Selama menikah, David tidak pernah memberikan hadiah pada hana. Dan hari ini David menemukan sesuatu yang akan ia berikan pada hana.
David segera memasuki hotel itu. Kemudian David menaiki lift menuju lantai di mana kamar nya berada. David perlahan membuka pintu kamar itu. Dari arah pintu David dapat melihat hana yang sudah tertidur pulas di atas ranjang. Sudut bibir pria itu tertarik membentuk sebuah lengkungan kecil.
" Dia semakin cantik saat sedang tidur ".Guman David tanpa melepaskan tatapan nya dari hana. Setelah itu David segera memasuki bathroom.
__ADS_1
Dua puluh menit berlalu. Kini David keluar dari bathroom dengan pakaian santai nya.
Waktu sekarang sudah menunjukkan pukul
00:00 pas. David segera menaiki ranjang tepat di sebelah hana. David juga menyingkirkan guling yang menjadi pembatas antara diri nya dan hana. David kemudian menarik hana yang sudah tertidur pulas ke dalam pelukan nya.
*
*
Hana terbangun dari tidur nya. Ia merasakan sesuatu berat yang menimpa badan nya. Hana perlahan membuka kedua mata nya. Hal pertama yang hana lihat adalah. Wajah David yang begitu dekat dengan wajah nya. Lama hana menatap wajah tampan itu.
Hana pun perlahan mengangkat tangan David.Jantung hana berdetak dengan kencang ketika berdekatan dengan David.
Namun usaha hana tidak berhasil. David memeluk hana begitu erat. Hana tetap berusaha untuk melepaskan tangan David dari nya. Namun bukan nya lepas, Pelukan nya semakin erat. David semakin menarik hana ke dalam pelukan nya.
__ADS_1
" David".Panggil hana.
David tak bergeming sama sekali walaupun hana memanggil nya dengan suara keras.
"David ".Kali ini hana mencubit pinggang David. Baru lah David meringis dengan kedua mata yang masih tertutup.
" David lepaskan aku!! ".Ucap hana sedikit berteriak. Akhirnya David pun membuka mata nya. " Ada apa?? ".Tanya David. " Lepaskan aku, aku tidak bisa bernafas".Ucap hana sambil berusaha lepas dari David.
Apakah David melepaskan nya??. Tentu saja tidak, David malahan semakin erat memeluk hana. Hana tidak kehilangan akal ia tau kalau David sedang menjahili nya. Hana pun menendang milik David agak keras.
"Auhhh".Ringis David. Akhirnya pelukan nya pun terlepas. " Hana kau tega sekali pada ku. Kalau dia tidak mau lemas kau mau tanggung jawab ha?? ".Ucap David sambil memegang milik nya yang terasa nyeri.
"Enak kan, mau tambah lagi. Kaki ku rasa nya belum puas".Ucap hana sambil tersenyum miring.
David segera menelungkup kan badan nya dan menyembunyikan milik nya. " Kau itu seperti psikopat".David bergidik ngeri melihat senyuman hana. "Psikopat cantik".Setelah itu hana pun berlalu masuk ke dalam bathroom.
__ADS_1