
Cukup lama naya dan Dessy menunggu ..
Tak terasa kini sudah empat jam berlalu namun sampai sekarang dokter yang menangani kevin belum juga keluar..
Dessy menatap jam yang melingkar di tangan nya.. Jam 04:00..
"Naya kalau kau lelah istirahat saja.. Biar aku yang menunggu kevin ".. Ucap Dessy..
" Tidak".. Naya menggelengkan kepala nya..
"Kau pasti lelah, Istirahat lah dulu.. Kita tidak tau kapan operasi nya selesai..Jangan sampai kau sakit ".. Ucap Dessy..
" Kau hanya memperdulikan aku.. Lalu bagaimana dengan kau sendiri??. Sudah tiga hari kau menemani kevin di sini .. Aku yakin kau lebih butuh waktu istirahat "..
Dessy menggelengkan kepala nya.. " Aku sudah terbiasa ".. Ucap Dessy..
" Kau tunggu di sini sebentar ".. Dessy berdiri dari duduk nya..Dengan perlahan wanita itu berjalan meninggalkan naya..
Tring.. tring..
Ponsel naya kembali berbunyi..
Rasa kesal menghampiri naya..Sedari tadi ponsel nya terus bergetar dan berbunyi..
Naya segera membuka ponsel nya..
__ADS_1
Naya sedikit terkejut melihat banyak panggilan dan pesan yang masuk ke dalam ponsel nya dari seseorang yang tidak naya kenal..
Naya segera membuka pesan itu..
" Kanaya ".. Pesan pertama.. Pintu ruang operasi terbuka.. Naya segera mematikan ponsel nya, lalu memasukkan nya ke dalam tas..
" Kanaya!! ".. Panggil dokter itu.. Naya sedikit terkejut mendengar nya.. Dari mana dokter itu tau nama nya..Padahal naya tidak pernah bertemu dengan dokter itu..
"W.. what about kevin?? ".. Tanya naya dengan jantung yang berdetak kencang..
"Operation went well, But— (Operasinya berjalan lancar, Tapi..) ".. Dokter tampan itu tidak melanjutkan ucapan nya..
"But Why?? ".. Tanya naya dengan jantung yang semakin berdetak kencang..
" Operasi nya berjalan dengan lancar, Tapi kondisi tuan kevin lemah karena dia banyak kehilangan darah.. Dan sekarang tuan kevin masih dalam ke adaan koma ".. Ucap dokter itu..
Naya segera membalikkan badan nya..
Terlihat dua cup kopi yang sudah berserakan di lantai..
" Apa kau bilang?? ".. Dessy menatap dokter tampan itu dengan tatapan yang sulit di artikan..
" Tuan kevin koma ".. Dokter tampan itu mengulang ucapan nya..
" Kau itu dokter bedah hebat.. Tapi kenapa bisa kevin koma?? ".. Bentak Dessy..
__ADS_1
" Saya sudah pernah bilang kalau kondisi jantung tuan kevin sudah parah dan kemungkinan untuk sembuh hanya empat puluh persen".. Jawab nya..
"Tapi tadi kevin masih sadar kenapa
sekarang —...
" Chard tolong sembuhkan kevin!!, Berapa pun biaya nya ".. Ucap Dessy..
" Ya kami akan berusaha ".. Ucap chard setelah itu chard kembali masuk ke ruangan operasi..
Naya hanya diam mendengar semua yang di ucapkan dokter tampan itu.. Naya juga bingung kenapa dokter itu bisa bahasa Indonesia..
Dessy menarik tangan naya , membawa naya duduk di samping nya.. " Dia chard.. Dulu dia dokter pribadi kami.. Tapi dia berhenti karena ingin melanjutkan studinya di New York..Sekarang dia sudah menjadi dokter pribadi keluarga Wijaya".. Ucap Dessy..
*
*
Operasi kevin sudah selesai..
Namun seperti yang di katakan chard tadi, Sekarang kevin dalam ke adaan koma..
Kevin sudah di pindahkan..
Wajah kevin sangat pucat.. Selang oksigen masih melekat di hidung nya..
__ADS_1
Naya hanya bisa menatap wajah kevin tanpa bisa berkata kata lagi.. Pria itu sekarang benar benar terlihat lemah.."Kau beruntung memiliki kakak seperti Dessy ".. Ucap naya.. Naya ingat bagaimana raut wajah Dessy yang penuh kekhawatiran dan juga kesedihan..
" Kau tau banyak orang baik di sekeliling mu.. Jadi bangun lah, jangan buat mereka tambah sedih melihat kondisi mu yang seperti ini ".. Ucap naya..