Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
S2 Amarah hana #3


__ADS_3

Prang!!!!


Vas bunga itu jatuh tepat di depan dad dan mom tiri hana. Tidak puas dengan itu, hana mengambil pemukul sofa lalu melempar nya. Dan pemukul sofa itu mendarat tepat di wajah ibu tiri hana. "Auuhh **** ".Umpat mom tiri hana sambil mengusap pipi nya yang terasa perih dan panas.


"Apa yang kau lakukan di rumah ku brengsek!! ".Ucap hana dengan kedua tangan yang terkepal dengan erat. Hana segera menghampiri mommy nya, lalu hana membantu mommy nya berdiri.


Hana semakin di buat geram saat melihat pergelangan tangan mommy nya yang terlihat memar. " Dasar binatang, tidak tau diri kalian!! ".Geram hana dengan kedua mata yang terlihat memerah.


" Kepala kau marah ha??. Kau tidak Terima wanita jelek ini aku sakiti??.Di mana suami mu yang sok kaya itu??. Sudah pergi??. Kasihan sangat menyedihkan. Di tinggal oleh suami kaya ".Ucap mom tiri hana seakan meremehkan hana dan mommy nya.

__ADS_1


" Sampai kapan pun kau tidak akan bisa hidup bahagia. Ingat itu, aku dan suami ku akan selalu mengganggu kehidupan tenang mu itu ".Ucap wanita tua itu dengan wajah sedikit lebam akibat terkena pemukul sofa yang di lempar hana.


" Kenapa??, Nggak Terima menantu kesayangan nya jatuh bangkrut ha??. Nggak Terima suami tercinta nya di phk??. Ohh hidup kau lebih menyedihkan dari mommy ku. Setidak nya kami punya kebun yang bisa menghasilkan uang.Dari pada memelihara tikus tukang makan uang perusahaan ".Ucap hana sambil menatap sinis pada mom tiri dan juga dad nya.


" Apa maksud mu hana!! ".Geram dad hana yang tak terima di katakan sebagai tikus yang makan yang perusahaan walaupun sebenar nya semua itu benar. " Kenapa??. Tidak Terima di bilang tikus, di depan jadi penjilat. Di belakang jadi tikus penghianat ".Guman hana sambil tersenyum miring.


Dad hana yang merasa geram segera melayangkan tamparan nya dan tepat mengenai pipi hana. Melihat hal itu, Mom hana menjadi sangat marah. Namun belum sempat melampiaskan amarah nya. Beberapa orang berbadan kekar dengan setelan jas nya masuk ke dalam rumah itu.


"KALIAN SEMUA BAWA BAJINGAN INI PERGI DARI SINI.Dan berikan dia hukuman yang sepantasnya".Perintah David dengan tegas.

__ADS_1


" Jangan harap kau bisa hidup dengan tenang. Aku berjanji ini terakhir kalinya kau memakai pakaian mahal itu. Karena setelah ini akan aku pastikan kalian berdua hidup melarat".Ucap David. "Bawa dia!! ".Perintah David.


Empat orang pria berbadan kekar itu segera menyeret pasangan paru baya itu pergi dari rumah hana. Mommy hana segera memeluk hana, lalu mengusap pelan pipi hana yang baru saja di tampar oleh dad nya. " Maaf ya ana, mommy lemah, mommy nggak bisa jagain ana ".Ucap mommy sambil menangis di pelukan hana.


" Ini cuma di tampar mommy. Semua ini belum ada apa apa nya di bandingkan dengan pukulan yang dad berikan pada mommy".Ucap hana.


"Nak David, makasih banyak. kamu selalu bantu mommy. Mommy tidak tau lagi bagaimana cara untuk membalas kebaikan kamu".Ucap mommy hana.


" Tidak ada yang perlu di balas mom, semua ini sudah kewajiban David sebagai suami hana sekaligus anak mommy".Ucap David.

__ADS_1


"Sekarang kita ke rumah sakit ya. Memar dan luka mommy harus segera di obati ".Ucap David. " Tidak usah, mommy sudah biasa. Sekarang kalian istirahat saja ".Ucap mommy hana sambil tersenyum lebar.


David tau senyuman itu hanya untuk menutupi rasa sakit yang di rasakan mommy hana. Namun David tidak mau memaksa.


__ADS_2