
Setelah membeli pakaian untuk lili kini mereka kembali ke mobil.. "Uncle makasih banyak untuk pakaian nya ".. Sebuah senyuman terukir di wajah gadis cantik itu..
Jeff menganggukkan kepala nya..
Jeff kembali menjalankan mobil nya menuju ke suatu tempat..
Di sepanjang perjalanan mereka hanya diam, tidak ada dari mereka yang ingin membuka pembicaraan.. Atau untuk sekedar basa basi..
Di sepanjang perjalanan lili hanya diam sambil menatap ke luar jendela mobil.. Pandangan lili terhenti saat mobil milik Jeff melewati jembatan tempat lili ingin bunuh diri kemaren..
lili semakin penasaran di buat nya..
Dan pada akhirnya lili pun memberanikan diri untuk bertanya.. " Uncle kita mau kemana?? ".. Tanya lili.. Jeff tidak menjawab pertanyaan dari lili..
Tak lama Jeff memberhentikan mobil nya tepat di depan gerbang sebuah pemakaman umum..
" Kau tunggu di sini !!.. Dan jangan kemana mana. Aku hanya sebentar ".. Perintah Jeff..
Jeff mengambil rangkaian bunga yang ia bawa dari apartemen nya.. Bunga mawar putih ke sukaan Dessy..
Ya Jeff ingin mengunjungi makam Dessy dengan membawakan beberapa tangkai bunga mawar putih.. Jeff melangkah masuk ke dalam pemakaman itu..
Sementara lili hanya diam menatap punggung Jeff yang mulai.. " Dia mau kemana?? ".. Guman lili.. Karena begitu penasaran akhirnya lili mengikuti Jeff secara diam diam..
Dari kejauhan lili melihat Jeff yang sedang berjongkok di samping sebuah makam.. Dari yang lili lihat sepertinya itu makam baru, terlihat dari tanah dan karangan bunga yang masih baru..
__ADS_1
" Sedang apa uncle di sana?? ".. Guman lili..
Lili melihat foto yang ada di makam itu..
" Cantik sekali.. Apa dia pacar uncle?? "..
Lili melihat Jeff meletakkan bunga mawar yang ia bawa tadi di samping foto Dessy.. Sesaat kemudian lili melihat punggung Jeff yang bergetar, menandakan kalau pria itu sedang menangis..
Lili memutuskan untuk kembali ke mobil.. Walaupun lili penasaran dengan apa yang ia lihat tapi lili tidak mau menganggu Jeff..
Cukup lama lili menunggu di mobil. Dan akhirnya Jeff pun kembali dengan kedua mata yang terlihat sembab..
" Maaf aku sedikit lama ".. Ucap Jeff dengan suara serak nya.. " Tidak apa ".. Jawab lili..
*
*
Naya begitu terkejut, ternyata sudah hampir jam sepuluh.. Kenapa bisa ia bangun terlambat.. Naya berbalik menatap ke samping nya..
Di detik berikut nya naya tersenyum melihat kevin yang masih tertidur pulas.. Naya meletakkan punggung tangan nya di kening kevin.. " Syukurlah panas nya sudah turun ". Guman naya pelan..
Naya segera mendudukkan badan nya .. Namun tangan kevin tiba tiba saja memeluk naya dengan erat.. " Jangan tinggalkan aku, Dessy jangan pergi!! ".. Kevin meracau, Kedua tangan kevin semakin erat memeluk naya..
Naya mengelus kepala kevin dengan lembut..
__ADS_1
" Aku tidak akan meninggalkan mu lagi ".. Ucap naya..
Setelah pelukan kevin mulai merenggang naya pun mengambil kesempatan untuk turun dari ranjang itu..
Kali ini naya ingin memasak makanan kesukaan kevin.. Masakan yang dahulu selalu naya buat.. " Huu aku jadi ingat dengan kak hana.. Bagaimana keadaan kak hana sekarang?? "..
" Aku ingin cepat kembali ke Indonesia ".. Ucap naya di sela sela memasak nya..
Setelah kurang lebih satu jam, kini semua masakan naya sudah terhidang di atas meja makan..
Naya kembali ke kamar nya untuk membangunkan kevin.. Sesampainya di kamar naya melihat kevin yang masih tertidur pulas..
Naya mendekat lalu duduk di samping kevin..
" Kevin! ".. Panggil naya..
Dengan perlahan pria itu membuka kedua mata nya.. " Ya ".. Jawab kevin..
" Bangun sudah mau siang.. Ayo kita sarapan dulu.. Aku sudah memasak makanan kesukaan mu ".. Naya tersenyum menatap kevin..
Senyuman yang begitu kevin rindukan..
Kevin segera menaikkan kepala nya di atas paha naya lalu ia menenggelamkan kepala nya di perut naya.. Kevin memeluk erat naya..
" Aku merindukan mu". Ucap kevin.. Naya kembali mengusap membuat kepala kevin..
__ADS_1
"Jangan pernah meninggalkan ku lagi ". Ucap kevin.. Naya menggelengkan kepala nya..
" Tidak akan, aku tidak akan pernah meninggalkan pangeran ku ".. Jawab naya..