
Hana berjalan beriringan dengan David masuk ke dalam perusahaan charlen.Para karyawan yang melihat itu seketika menghentikan kegiatan nya. Mereka semua menatap hana dengan pertanyaan di benar nya.
Mereka semua berfikir kalau hana karyawan baru karena hana mengenakan pakaian formal. Tapi tidak biasa nya anak baru bisa bersama dengan tuan David. Dan hal itu lah yang membuat mereka bertanya tanya siapa hana sebenar nya.
Di terus berjalan dengan pandangan lurus ke depan. Hana mengikuti David masuk ke dalam lift. Dan hal itu lagi lagi membuat para karyawan sedikit terkejut. Padahal karyawan sudah memiliki lift khusus. Tapi hana malah naik lift bersama David.
*
*
"Apa penampilan ku aneh?? ".Tanya hana sambil menatap diri nya dari pantulan dinding lift. " Tidak ".Jawab David sambil menatap hana. " Tapi kenapa mereka melihat ku seperti itu?? ".Tanya hana lagi kali ini hana juga menatap pada David, sehingga tatapan mereka sama sama bertemu. Namun hal itu tidak berlangsung lama saat David memalingkan wajah nya.
"Mereka kagum melihat kau sangat cantik ".Ucap David sambil menatap lekat wajah hana. Hana melemparkan tatapan maut nya pada David. " Aku tau kau itu buaya, tapi gombalan maut mu itu tidak berlaku untuk ku ".Ucap hana, hana segera masuk ke ruangan David dengan membawa jajanan yang di belikan David tadi.
__ADS_1
David ikut masuk ke ruangan nya. " Kau duduk saja di sana ".Ucap David sambil menunjuk pada sofa yang terletak di sudut ruangan nya. David perlahan membuka laptop di depan nya. David harus menyelesaikan semua pekerjaan nya sebelum jam 11 karena jam 11:30 David ada meeting di luar perusahaan nya.
Hana duduk di sudut ruangan sambil memandikan ponsel nya. Hana belum tertarik untuk memakan cemilan. Tanpa sengaja mata hana menatap sosok David yang sedang serius pada laptop di depan nya.
" Lebih baik dia seperti itu. Setidak nya dia terlihat tampan saat sedang serius ".Guman hana. Hana kembali fokus pada ponsel milik nya.
" Aku tau kau sedang menatap ku ".Guman David tanpa mengalihkan pandangan dari laptop di depan nya. " Kau itu kepedean sekali, aku cuma tidak sengaja melihat wajah jelek mu itu".Ucap hana sambil mengerucutkan bibir nya.
"Kau tanya pada semua karyawan di perusahaan ini sembilan puluh sembilan koma sembilan persen dari mereka mengatakan kalau aku ini tampan, bahkan sangat tampan ".Ucap David yang masih fokus pada laptop di depan nya.
"Mata mereka itu katarak".Ucap hana sambil terkekeh pelan.
"Bagaimana dengan mu, Pasti aku orang pertama yang menyebut mu cantik kan?? ".Ucap David sambil tersenyum.
__ADS_1
" Sayangnya tidak, sudah banyak orang yang menyebut ku cantik.Dan kau tau aku tidak pernah baper pada perkataan orang orang itu. Karena sebenar nya aku tidak cantik".Ucap hana.
Drrtt.. Drrtt..
Ponsel hana tiba tiba saja bergetar. Hana mengerutkan kening nya ada nomor yang tak di kenal menelpon nya.
"Kenapa?? ".Tanya David.
Hana tidak menjawab pertanyaan David. Hana segera mengangkat telpon dari nomor yang tak di kenal itu.
" Hello".Ucap hana.
"Hai girl apa kau sedang sibuk?? ".Tanya seorang pria dari seberang sana.
__ADS_1
" Maaf anda siapa ya?? ".Tanya hana.
"