
Pagi hari nya..
Kevin mengerutkan kening nya saat melihat naya yang sedang makan semangkuk sup kesukaan nya.. Ohh bukan bukan itu yang menjadi pusat perhatian kevin saat ini.. Kevin memperhatikan tampilan naya dari atas sampai bawah.. Naya memakai dress longgar berwarna hitam sehingga perut naya yang sudah buncit tidak terlalu terlihat.. Dan tatanan rambut naya yang begitu elegan..Istrinya itu benar benar terlihat cantik..
"Pagi nona sanjaya ".. Sapa kevin sambil tersenyum menatap naya..
Naya mengalihkan tatapan nya dari sup nya..
" Pagi juga tuan kevin ".. Naya juga tersenyum menatap kevin.. Namun tatapan itu tidak bertahan lama.. Naya lebih memilih memandangi sup nya yang sangat lezat itu..
" Apa sup nya begitu enak sampai kau tidak ingin melihat suami mu ini?? ".. Guman kevin sambil mengelus lembut kepala naya..
" Tentu saja sangat enak Kan kak hana yang buat ".. Ucap naya sambil tersenyum menatap hana.. " Baiklah makan yang banyak ya sayang ".. Kevin masih dengan kegiatan nya mengusap pelan kepala naya..
Sementara hana hanya bisa tersenyum melihat kebucinan tuan dan nona nya itu.. Hana benar benar bersyukur karena sekarang naya sudah bisa hidup bahagia bersama kevin.. Bahkan sebentar lagi mereka akan memiliki anak..
__ADS_1
Hana sedang berfikir dimana jodohnya sekarang??.. Ataukah dia sampai tua menjadi kepala pelayan di mansion kevin tanpa menikah. Ahh rasanya menyedihkan jika sampai tua hanya hidup sendiri tanpa pasangan.. Namun hana percaya jika Tuhan punya rencana yang baik, Takdir jodoh dan maut sudah di tentukan oleh Tuhan..
Karena keasyikan melamun hana sampai tidak sadar kalau naya memanggilnya nama nya.. " Kak hana!! ".. Panggil naya untuk yang ketiga kalinya.. Hana pun tersentak dari lamunan nya.. " Tumben sekali kak hana melamun, Apa ada sesuatu yang kak hana pikirkan?? ".. Tanya naya..
" Tidak nona".. Jawab hana..
"Kak hana aku akan ikut dengan kevin ".. Ucap naya menatap hana.. Naya hanya memberi tahu kalau ia akan ikut ke perusahaan sanjaya..
Kevin memandangi istrinya itu.. Pantas saja istrinya itu memakai pakaian seperti itu..
"Kevin kau jahat ".. Naya segera berdiri dari duduk nya. Kemudian naya berlari masuk ke dalam kamar..
Kevin yang awalnya ingin menjahili naya menjadi panik melihat istrinya berlari ke kamar.. Pasti sekarang naya sedang menangis.. Begitulah selama hamil emosi naya meningkat..
Kevin segera menyusul naya ke kamar.. Dan kevin melihat naya duduk di lantai dengan kedua lutut yang di tekuk dan kepala yang di tenggelamkan di antara lutut dan dada nya...
__ADS_1
Kevin begitu gemas melihat tingkah istrinya itu..
"Kanaya".. Kevin mendekat ke arah naya..
lalu dia duduk di samping naya..
" Hua..hiks..hiks... Kenapa kau di sini ha.. Pergi sana ".. Usir naya di sela tangis nya..
" Naya aku hanya bercanda, lagian mana mungkin aku meninggalkan istri ku yang cantik ini ".. Ucap kevin dengan lembut sambil membelai rambut naya..
Naya menepis tangan kevin lalu ia beringsut menjauh dari kevin.. " Aku tau kau pasti malu membawa aku kan, karena sekarang aku sudah gemuk dan perut ku juga sudah besar ".. Ucap naya yang semakin menangis dengan kencang..
Kevin menggeleng dengan cepat.. " Hei kenapa berkata seperti itu".. Kevin mengangkat naya seperti anak kecil. Lalu mendudukkan nya di atas ranjang.. Kevin menangkup kedua pipi naya ia menghapus air mata yang mengalir di pipi naya..Lalu kevin memeluk naya dengan erat..
"Kau tidak boleh bicara seperti itu, aku sangat menyayangi kalian dan aku akan membawa kalian kemana pun aku pergi. Jangan pernah bicara seperti itu lagi!!".. Kevin mengecup bibir naya dengan lembut..
__ADS_1
" Sekarang ayo kita pergi.. Jeff sudah menunggu di depan ".. Kevin menggendong naya layak nya seperti sedang menggendong seorang gadis kecil.. Naya hanya diam mendengar ucapan kevin.. naya mengalungkan tangan nya di leher kevin lalu menenggelamkan kepala di bahu suaminya itu..