Menikahi CEO Yang Kejam

Menikahi CEO Yang Kejam
S2 Kedatangan cici


__ADS_3

Satu minggu sudah berlalu semenjak kejadian kecelakaan yang menimpa David. Dan sampai hari ini, David belum juga di temukan.


Sementara hana terlihat seperti seorang yang kehilangan separuh hidup nya. Setiap hari hana datang ke tempat di mana David kecelakaan dan berdiam di sana menatap arus sungai di bawah nya.


"Kembalikan David." Ucap hana dengan air mata yang mengalir begitu saja. Sekarang hana benar benar merasa kalau tidak ada harapan lagi. "Apa kau benar benar meninggalkan aku dav?." Tanya hana sambil duduk di tepi jembatan itu. "Apa aku tidak bisa mendapatkan kesempatan kedua dari Tuhan. Aku tau aku ini bodoh. Aku menyia nyiakan kesempatan yang di berikan Tuhan, sampai di mana tuhan mengambil kembali kesempatan itu dari ku." Ucap hana sambil terisak di tepi jembatan itu.


Dari kejauhan, Seorang wanita cantik dengan pakaian seksinya berjalan menghampiri Hana. "Hai, sedang apa di tepi jembatan?." Tanya nya. Hana pun mendongakkan kepala nya melihat siapa yang berbicara pada nya.


Hana melihat seorang wanita cantik berdiri di depan nya. Rasa nya hana pernah melihat wanita itu, tapi di mana??. "Kau lupa pada ku?? kita pernah bertemu di mall." Ucap nya lagi.


Hana pun mengingat siapa wanita itu, ya dia cici wanita yang memberikan dress pada hana. "Sedang apa di sini?? ." Tanya cici pada hana. Hana hanya menjawab dengan menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


"Kau sendiri sedang apa di sini?." Tanya hana pada cici. "Aku sedang menunggu jemputan." Jawab cici.


Tak berapa lama, sebuah mobil sport berwarna putih berhenti tepat di depan cici.


"Sudah datang, kau mau aku antar pulang??. Sekalian kita berbincang di dalam mobil." Tawar cici. Tawaran cici akhirnya membuat hana ikut masuk ke dalam mobil nya. Hana tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Jalan pak! " perintah cici pada supir nya.


"Aku tinggal di apartemen xxx. Letak nya tidak terlalu jauh dari sini." Ucap hana. Cici hanya menjawab dengan sebuah anggukan dan senyuman yang sumringah.


Hana mengerutkan kening nya saat melihat jalan yang di ambil cici berbeda dengan jalan menuju apartemen nya. "Ci, Ini bukan jalan menuju apartemen ku." Ucap hana. "Memang bukan! hahaha! " Ucap cici sambil tertawa keras.

__ADS_1


"Sekarang bersiaplah hana, aku akan buat kau menyusul suami mu ke neraka." Ucap cici yang masih tertawa dengan keras.


Mendengar nama David di sebut, amarah hana langsung memuncak. "Apa yang sudah kau lakukan pada suami ku ha!!." Teriak hana hingga suara nya memenuhi mobil.


"Dasar wanita bodoh." Ucap cici Sambil mengambil sapu tangan yang sudah di tetesi obat bius. Lalu dengan gerakan cepat, Cici membekap hidung hana dan membuat hana perlahan kehilangan sapu tangan nya. "Ternyata tidak sulit untuk membodohi istri sialan ini." Ucap cici.


"Aku akan buat kau menyesal, bahkan saat kau sudah mati pun kau tidak akan tenang David!." Ucap cici dengan suara melengking dan tawa yang menggelegar.


Sementara itu, sebuah mobil sport hitam, kini berada di tepian jembatan itu. Itu adalah mobil milik mom David. Wanita paru baya itu mencari cari keberadaan menantu nya. Karena selama seminggu ini hana sering mendatangi tempat ini.


Tadi ia sempat mendatangi apartemen menantunya itu, namun hana tidak ada di sana. Dan kali ini ia yakin kalau hana berada di jembatan. Tapi sepertinya dugaan nya salah, karena ia tak mendapati keberadaan menantu kesayangan nya itu di sana.

__ADS_1


Saat ia baru melangkah ke mobil, tatapan nya tiba tiba saja tertuju pada sebuah tas kecil yang tercecer di tepi jalan. "Bukan lah ini tadi milik hana??." Guman nya.


__ADS_2