
"Hana! ".Panggil David. Saat ini mereka sudah berada di atas ranjang dengan posisi yang saling membelakangi. " Ada apa?? ".Tanya hana, kedua mata hana sudah terpejam sedari tadi namun ia belum tertidur. Ia hanya memejamkan mata nya saja. "Besok aku akan berangkat ke london".Ucap David. David perlahan membalikkan badan nya.
" Ya, apa urusan nya dengan ku?? ".Tanya hana, hana membalikkan badan nya. Kedua mata hana bertemu dengan netra Hazel milik David. Namun hal itu tidak berlangsung lama, hana segera memalingkan wajah nya. Entah lah kedua mata Hazel itu benar benar indah. Dan hal itu membuat hana tidak bisa berlama lama menatap nya.
" Aku hanya memberi tau, Kemungkinan seminggu aku berada di sana".Guman David. David gemas sendiri melihat sikap hana yang acuh pada nya. Padahal David berharap kalau hana ingin ikut dengan nya. David ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak hana berkeliling london. Namun sepertinya wanita itu tidak peka.
" Selagi itu urusan pekerjaan".ucap hana, hana perlahan memejamkan mata nya. "Kau tidak ingin menawarkan diri untuk ikut bersama ku?? ".Tanya David. David terlalu banyak berharap pada wanita dingin seperti hana.
" Tidak, aku tidak ingin mengganggu pekerjaan mu".Ucap hana.
__ADS_1
"Kau tidak takut tinggal sendirian di sini. Kau tau sebelum aku menikah dengan mu aku jarang sekali tidur di apartemen ini. Kau tau kenapa?? karena setiap malam aku selalu mendengar suara aneh dari arah dapur".Ucap David mencoba menakuti hana.
Namun hana bukan lah tipe wanita penakut, bukan juga tipe wanita pemberani. " Mungkin itu tikus karena apartemen mu berantakan".Ucap hana, hana mencoba berfikir positif karena pada saat ini mulut dan pikiran nya saling bertolak belakang.
"No, itu bukan suara tikus. Suara nya seperti kekehan".Ucap David. David mengulum senyum nya saat melihat raut wajah hana. David tau hana tidak penakut. Tapi kalau sudah di takut takuti wanita itu juga akan jadi penakut.
" Kau jangan bercanda " Raut wajah hana menggambarkan kalau saat ini ia sedang ketakutan. "Untuk apa aku bercanda".Guman David. Hana memainkan jari nya untuk menetralkan rasa takut nya. Hana tau betul jenis hantu apa yang di katakan David.
Sementara itu David tersenyum puas karena sudah berhasil membuat hana takut sekaligus membuat hana menerima ajakan nya.
__ADS_1
*
*
Sekarang mereka sudah berada di bandara , pesawat nya kemungkinan akan take off sekitar setengah jam lagi. "Kau lapar?? ".Tanya David, secara mereka belum sempat sarapan tadi. Hana menggelengkan kepala nya. " Di sini saja jangan kemana mana. Sebentar lagi pesawat nya akan take off".Ucap hana sambil menahan tangan David.
"Kau yakin?? ".Tanya David sambil menatap wajah hana. " Ya".Hana menganggukkan kepala nya. " coba lihat apa ada yang salah dengan wajah ku?? ".Tanya hana sambil menunjuk wajah nya. " Hari ini hana memakai make up. Hana takut make up nya terlalu tebal, maka nya hana bertanya pada David.
"Make up mu tebal sekali kayak badut mampang".Ucap David sambil terkekeh pelan." Tidak lucu".Hana segera mencubit pinggang David. Ia sudah serius bertanya, tadi David malah meledek nya.
__ADS_1
NEXT PART IN LONDON...