
Naya terbangun dari tidur nya.. Dan pemandangan yang pertama kali naya lihat adalah wajah tampan suaminya yang kini sedang menatap nya..
Rasa kesal kembali menghampiri naya saat dirinya melihat wajah kevin.. "Sedang apa kau di sini?? ".. Ketus naya sambil menatap tajam kevin..
" Kau itu baru bangun sudah memarahi ku"..Lirih kevin, dia tidak tau apa kesalahan nya.. Padahal dia tidak melakukan apa pun tapi naya tiba tiba saja memarahinya..
"Kenapa kau masih di sini, aku tidak suka melihat mu".. Kesal naya..Ingin rasanya naya melayangkan tangan nya memukul wajah kevin.. Tapi naya berusaha menahan tangan nya..
" Sayang kau tidur di pangkuan ku, bagaimana aku bisa pergi?? ".. Ucap kevin sambil bergidik ngeri melihat tatapan tajam naya. Wanita itu seperti ingin menelan nya hidup hidup.
Naya segera mendudukkan badan nya.. Lalu naya bersandar pada sofa.. " Pergilah, sekarang aku tidak berbaring di atas pangkuan mu lagi"..Ucap naya tanpa rasa bersalah sedikit pun..
Kevin hanya bisa terdiam menerima sikap kasar istrinya itu..Naya melihat jam tangan nya..Sudah hampir jam dua siang.. Itu artinya sudah hampir tiga jam naya tertidur..
Naya segera mengambil ponsel dari saku nya.. Lalu naya menelpon nomor seseorang..
"Jeff "..
" Ada apa nona?? ".. Jawab Jeff dari seberang sana..
" Jeff temani aku keluar sebentar, aku ingin membeli sesuatu ".. Ucap naya tanpa rasa bersalah, padahal kevin saat ini berada di samping nya..
" Tapi nona, bukan kah ada tuan kevin. Kenapa tidak tuan kevin saja nona?? ".. Jeff juga merasa bingung pada naya..
" Iya, tapi aku tidak mau pergi bersama kevin. Aku sedang kesal pada nya ".. Jawab naya.
" Baiklah. Saya akan kesana sekarang juga ".. Ucap Jeff..
__ADS_1
" Kalau kau berani ke datang, maka sekarang juga gaji mu akan aku potong ".. Ucap kevin dengan tegas..
Jeff yang mendengar ucapan kevin seketika menelan saliva nya dengan kasar..
" Baiklah tuan saya tidak akan datang ".. Ucap Jeff..
" Tapi jeff—
Tut.. tut.. Jeff mematikan sambungan telpon nya..
"Apa yang kau lakukan??. Gara gara kau Jeff tidak mau menemani ku ".. Kesal naya..
"Aku selalu berada di samping mu, tapi kenapa kau tidak minta antar dengan ku??. Kenapa kau malah menelpon Jeff?? ".. Lirih kevin..
" Aku tidak tau apa kesalahan ku pada mu ".. Lirih kevin.. Bahkan kevin sampai menitihkan air mata nya.. Ia harus menahan hati agar tidak berbicara kasar pada naya..
Kevin segera berdiri dari duduk nya, lalu kevin meninggalkan naya tanpa mengucapkan sepatah kata pun..
Naya segera mengejar kevin..
Naya menghentikan langkah kevin.. Naya melihat jelas cairan bening yang sudah mengalir dari sudut mata kevin.
Naya segera memeluk kevin..
" Kevin maaf, aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu. Aku tidak tau kenapa aku bersikap seperti ini".. Ucap naya..
Kevin membalas pelukan naya, kevin mengusap pelan kepala naya..
__ADS_1
"Tidak apa, aku mengerti dengan posisi mu saat ini ".. Ucap kevin..
"Temani aku keluar.. Aku ingin makan sesuatu ".. Ucap naya..
Sejujurnya rasa benci dan kesal naya pada kevin muncul karena kevin terlalu posesif pada nya..Hal itu membuat naya selalu merasa tidak nyaman..
Kevin tersenyum menatap naya..
" Ayo ".. Kevin menggenggam tangan naya dengan lembut lalu mereka berjalan keluar dari apartemen itu..
Rasa kesal naya pada kevin hilang begitu saja saat dirinya melihat pemandangan kota new York.. Setelah lama tidak keluar rasanya naya merindukan pemandangan itu..
" Kevin berhenti!! ".. Perintah naya..
" Ada apa?? ".. Kevin menghentikan mobil nya dengan perlahan..
" Kevin aku mau kebab itu ".. Naya menujuk pada sebuah tempat penjual kebab di pinggir jalan..
" Tapi itu kebab nya kecil, kita beli yang besar ya ".. Ucap kevin.. " Tidak aku mau nya kebab yang itu ".. Ucap naya dengan bersikukuh..
" Baiklah, kau tunggu di sini sebentar ya "..
Naya mengangguk dengan bersemangat..
Tak lama kevin kembali dengan membawa lima bungkus kebab.." Ini kebab nya"..
Naya mengambil kebab nya dari tangan kevin dengan raut wajah bersemangat..
__ADS_1
OHH IYA UNTUK CERITA DAVID DAN JEFF KALIAN MAU NYA NYAMBUNG DI SINI ATAU DI BIKIN CERITA BARU??..
JAWAB YA GUYS..