
"Kau itu banyak uang, tapi kenapa kau t
membeli apartemen yang kamar nya cuma satu ".Guman hana. Saat ini mereka sudah berada di ranjang yang sama, namun hana membuat pembatas setinggi harapan David.
"Karena sebelum nya aku tidak berniat untuk menikah. Aku heran kenapa mom dan dad ku begitu terobsesi ingin memiliki cucu. Padahal aku masih mudah. Kalau saja mereka tidak berniat menjodohkan ku,mungkin sampai saat ini aku belum menikah ".Ucap David.
" Apa hubungan nya cucu dengan diri mu yang masih muda?? ".Tanya hana sambil mengarahkan pandangan nya pada David. Namun karena pembatas yang tinggi membuat hana tidak bisa menatap wajah tampan suami nya.
" Ya karena aku masih muda makanya aku tidak berniat menikah atau pun memiliki anak. Kenapa tidak mereka saja yang menambah anak??. Kenapa harus aku yang memberikan mereka cucu ".Ucap David dengan raut wajah sedikit kesal.
"Gila kau ya, mereka itu sudah tua. Apa jadinya kalau mereka punya bayi ".Ucap hana dengan sedikit terkekeh.
__ADS_1
" Memang nya kenapa??. Apa salah nya jika mereka ingin memiliki anak ".Ucap David. " Kau mau mom mu memiliki anak lagi??. Kau mau mengurus adik mu?? ".Tanya hana. " Kenapa harus aku?? ".Tanya David.
" Karena kau yang paling tua".Jawab hana sambil tertawa lepas. David sendiri tidak tau apa yang lucu sampai sampai hana tertawa lepas seperti itu.
Dan ya malah yang panjang itu mereka lalui dengan saling bertukar cerita seputar kehidupan.Jika pasangan pengantin baru lain nya mungkin saat ini mereka sedang menikmati malam panas mereka. Tapi tidak dengan pasangan suami istri yang satu ini.
*
*
Hana merasakan ada sesuatu yang berat menghimpit nya. Hal itu membuat tidur hana terganggu. Perlahan, hana membuka kedua mata nya. Dan berapa terkejut nya hana saat melihat dua telapak kaki berukuran besar merasa di atas perut nya.
__ADS_1
"David!!! ".Teriak hana dengan suara keras nya. Hal itu mampu membuat David seketika terduduk dari tidur nya. " Hana kau kenapa?? ".Tanya David dengan pandangan yang masih kabur. " Kaki mu!!, turunkan kaki mu dari perut ku!! ".Teriak hana. Ingin rasa nya hana mencubit kulit David dan menarik nya hingga terlepas.
" Apa?? ".Tanya David sambil memejam kan mata nya. David kembali memejamkan mata nya saat melihat jam di dinding. Ternyata masih subuh. Dan David memutuskan untuk rebahan kembali.
Hana benar benar kesal karena David tak kunjung menurunkan kaki nya dari perut hana. Tanpa banyak berkata hana pun mengeluarkan capitan maut nya. Hana menarik kulit David, lalu memelintir nya sehingga David kembali terduduk dan menarik kaki nya dari perut hana.
" Hana kau itu kejam sekali. Tidak bisa kah kau membiarkan suami mu yang tampan ini tidur dengan tenang ".Ucap David sambil menatap wajah hana. " Iya kau tenang, tapi aku yang tidak tenang. Enak saja kau meletakkan kaki mu di perut ku. Kau kira perut ku ini bantal!! ".Ucap hana. Hana segera berdiri dari duduk nya dan segera menuju bathroom.
Selama menjadi pelayan di mansion sanjaya. Hana jadi terbiasa bangun subuh.
Dua puluh menit berlalu, hana keluar dari bathroom dengan pakaian yang sudah rapi. Hana menatap pada pria yang sudah satu hari jadi suami nya.Hana membiarkan David tidur dengan tenang. Tidak lupa hana menyiapkan semua keperluan David. Walaupun mereka hanya menikah kontrak, tapi bagi hana menyiapkan keperluan suami adalah kewajiban istri. Walaupun hanya seorang istri kontrak.
__ADS_1