Menjadi Pembantu Tuan Muda

Menjadi Pembantu Tuan Muda
siapa nyonya rumah ini?


__ADS_3

2 hari berlalu, kini Alaska sudah merasa baikkan,namun selama dua hari ini ia tak melihat ezio sama sekali. Alaska ke dapur untuk membantu bik Rumi di sana, mereka menyiapkan masakan untuk nanti malam.


"nanti malam makan bareng ya!!" ucap bik Rumi


"tapi......"


"tidak ada tapi tapi, pokonya kita makan bareng!!" Potong bik Rumi


"baiklah bik!!" ucap Alaska sebenarnya agak takut.


malam itu ezio pulang lebih awal dan makan bersama di meja makan, di sana ada ezio, ceoli, bik Rumi dan Alaska.


Alaska sedang menanti sosok orang yang beberapa hari ini ada di pikirannya, namun orang itu tidak datang sama sekali, Alaska ingin bertanya tapi tidak berani.


hening, hanya suara sendok di ruang makan itu, Alaska masih memperhatikan setiap sudut di rumah berharap orang itu cepat datang karena penasaran sekali.


loh, mereka kok langsung makan trus, kok gak nungguin nyonya rumah ini, batin alaska memperhatikan ezio dan bik Rumi sedang lahap menyantap makan malamnya


ya, itulah yang ada di pikiran Alaska beberapa hari ini, ia heran kenapa tak pernah melihat istri dari ezio bahkan ceoli pun selalu bermain dengannya tanpa mengingat mamanya.


"kak Alaska, ceoli mau di suapin!!" ucap ceoli memecahkan lamunan Alaska


"eh iya, ni kakak suapi ya!!" ucap Alaska dengan telaten menyuapi ceoli dengan baik


"kamu makan saja, biar aku yang suapi ceoli!!"ucap ezio telah selesai makan


"eh, gak papa tuan, biar saya saja!!" ucap Alaska juga ingin menyuapi ceoli


"kamu makan dulu, biar saya saja!!" ucap ezio ingin mengambil makanan yang berada pada Alaska


"gak papa tuan biar saya saja, kan saya harus bekerja untuk tuan!!" ucap Alaska dengan senyum terpaksa


melihat senyuman yang menjijikan bagi ezio, akhirnya ia duduk kembali di kursinya.


"apakah kamu sudah sembuh?" tanya ezio memastikan


"sudah!!" ucap alaska tersenyum ke arah ezio


"ngapain kamu senyum?? jijik pula saya lihatnya!!" ucap ezio merasa senyuman Alaska hanya di buat buat olehnya


"itu senyuman tanda terima kasih tuan!!" ucap Alaska juga masih fokus menyuapi ceoli makan


"tapi aku tak suka!!" ucap ezio


"ya udah kalau gak suka, gak usah di lihat tuan!!" ucap Alaska kesal


"bagiamana aku tidak melihatnya? sedangkan kamu tersenyum padaku!!" ucap ezio mulai kesal juga


"lah kan tuan bisa tutup mata dong!!" ucap Alaska tak mau kalah


"dasar kamu, mana mungkin saya tutup mana!!" ucap ezio


"eits.......kok kalian malah adu mulut?" ucap bik Rumi buka suara

__ADS_1


"dia duluan tu bik, ngeselin!!" ucap ezio kesal


"lah kok saya tuan? kan tuan sendiri yang duluan buat masalah!!" ucap Alaska tak mau di salahkan


"sudah sudah diam!!" ucap bik Rumi. akhirnya Alaska memilih diam, begitu juga dengan ezio langsung diam


ceoli langsung minum bertanda ia sudah menghabiskan makanannya.


"enak banget!!" ucap ceoli tersenyum ke arah Alaska


"jelas dong, itu kan masakan kak Alaska!!" ucap bik Rumi sambil tersenyum


"enak kak!!!" ucap ceoli menunjukkan kedua jempolnya, Alaska hanya menanggapi dengan senyuman


jadi itu tadi masakannya? kok bisa enak ya? masak sih dia yang masak?, batin ezio


"ehem.........." semuanya langsung beralih melihat ezio


"karena kamu sudah sembuh, jadi kamu harus jadi baby sister buat ceoli dan kalau sempat kamu juga bantu bantu bik Rumi di rumah ini. ingat itu semua untuk melunasi hutang rumah sakit!!" ucap ezio dengan suara tegas


"berapa bulan saya harus bekerja untuk tuan?" tanya Alaska memastikan


"untuk waktu belum ku tentukan, jalani saja dulu!!" ucap ezio


"baiklah tuan jarjit!!" ucap Alaska


"jarjit?" ucap ezio merasa salah dengar


"eh itu tuan, itu saya mau nonton film jarjit!!" ucap Alaska menggarut kepalanya yang tak gatal


"ceoli Ayuk kita nonton film jarjit, pasti seru!!" ucap Alaska langsung menggendong ceoli dan membawanya masuk ke dalam kamar


"kok di liatin trus?" tanya bik Rumi melihat ezio memandangi Alaska sampai masuk ke dalam kamar


"tadi dia bilang saya jarjit ya bik?" tanya ezio


"enggak tau tuh!!" ucap bik Rumi pura pura gak tau


"jarjit itu apa an sih bik?" tanya ezio bingung, seketika bik Rumi langsung tertawa lepas ternyata ezio tak tau apa itu jarjit


"bibi juga kurang tau, tapi tadi dia bilang kan film!!" ucap bik Rumi pura pura tak tau lagi


"tapi kok bobo tertawa?" tanya ezio curiga


"lucu aja lihat ekspresi kamu tadi!!"ucap bik Rumi. ezio hanya mengangguk tanda mengerti. setelah itu ia langsung kembali ke dalam kamarnya.


_____________


"kak malam ini ceoli bobo sama Kaka boyeh?" tanya ceoli


"nanti papa kamu marah!!" ucap Alaska


"papa siapa?" tanya ceoli

__ADS_1


"papa kamu yang tadi!!" ucap Alaska


"ceoli gak pelnah bobo sama papa, ceoli bobo sendili!!" ucap ceoli manja


"jadi tidur sama mama?" tanya Alaska semakin penasaran


"enggak kak, ceoli cuma bobo sendili!!" ucap ceoli


"om ezio gak pelnah bobo sama ceoli, dia bilang bial ceoli jadi anak pembelani!!" ucap ceoli lagi


om ezio?, batin alaska mulai bingung


"ya udah, kita bobo berdua ya!!" ucap Alaska sambil tersenyum


"hole.....!!" ucap ceoli sangat Senang


______________


pagi ini ezio cepat berangkat ke kantor karena ada meeting mendadak, ia tak sempat mengantar ceoli ke paud.


"Alaska tolong antar ceoli ke sekolahnya, nanti kalian akan di antar oleh sopir!!" ucap ezio


"baik tuan!!" ucap Alaska. tanpa melihat ke arah Alaska ezio langsung pergi terburu buru


buru buru amat, apa ladang ganjanya ketahuan polisi ya? waduh gawat tuh, nanti pasti gue jadi saksi, batin alaska yang masih so uzon terhadap ezio


"om ceoli sudah siap!!" ucap ceoli keluar dari kamar bersama bik Rumi


"loh bik, kan seharusnya saya yang bantuin tuan ceoli ganti baju!!" ucap Alaska


"gak papa non, besok saja baru non yang bantuin!!" ucap bik Rumi


"ya sudah terima kasih bik!!" ucap Alaska


"om mana?" tanya ceoli


"hari ini ceoli di antar sama kakak ya!!" ucap Alaska mencubit pelan hidung ceoli


"hole hole!!" ceoli senang


"pamit dulu bik!!" ucap Alaska


"Lo non gak ganti baju dulu?" tanya bik Rumi


"hehehehe, baju saya tinggal ini bik, yang lain dah pada hilang entah kemana!!" ucap Alaska tak memiliki baju lain lagi


"ya sudah, hati hati!!" ucap bik Rumi


"iya bik!!" ucapnya. Alaska dan ceoli pun langsung masuk ke dalam mobil.


terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗


jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴

__ADS_1


_happy reading_


__ADS_2