
"kak Alaska kenapa?" tanya ezio yang kini dekat dengan ceoli
"hari ini kak Alaska agak aneh om, ia suka melamun sendiri, pas ceoli tanya kak Alaska jawabnya gak kenapa napa!!" ucap ceoli tak semangat jika melihat Alaska yang terus menerus melamun.
kenapa dia? kan aku yang galau, kenapa dia ikutan?, batin ezio
malam ini ezio tidur di temani oleh ceoli, dengan adanya ceoli ezio merasa terhibur, namun tidak dengan Alaska yang kesepian di dalam kamarnya karena tak ada ceoli di sana.
________________
pohon menari nari karena di tiup oleh angin, angin hari ini lumayan menusuk ke sekujur tubuh, Alaska mengenakan jaket tipis saat ini, ia sedang menatap masa depan yang pasti akan ia singgahi nantinya, yaitu kuburan. kini Alaska sedang berziarah ke makan ayah dan ibunya, sudah lama ia tak ke sana sudah lama ia tak mengadu pahitnya dunia ini tanpa ayah dan ibu.
namun kali ini Alaska tak menangis sama sekali ia hanya membersihkan kuburan dan berdoa di sana.
"ayah ibu, Alaska pamit, assalamualaikum ya Ahli kubur!!" ucap Alaska tersenyum lalu ia pergi meninggalkan makan ayah dan ibunya.
setelah dari makan ayah dan ibunya Alaska Langsung menjemput ceoli karena. sudah waktunya ceoli pulang sekolah.
______________
"bagaimana kalau malam ini kau ke rumah ku dulu boy!!" ucap ezio mengajak Anton
"tapi aku belum ingin pulang ke London!!" ucap Anton sebenarnya tak ingin pulang sebelum bertemu dulu dengan Alaska
"kenapa? kan sudah waktunya kamu kembali kerja!!" ucap ezio heran
"beberapa hari lalu aku bertemu bidadari di sini,. dan aku ingin membawanya ke London!!" ucap Anton sangat serius
"wow amazing, kenapa tak temui dia?" tanya ezio
"aku sudah menghubunginya tapi dia tak mau mengangkat telepon ku!!" ucap anton sedih
"di mana dia tinggal?" tanya ezio semakin penasaran
"dia tak bilang alamat, namun dia bilang bahwa dia seorang pembantu, jadi dia tinggal di rumah majikannya!!" ucap Anton
"what? selera mu turun jadi pembantu!!" ucap ezio tertawa lepas, ezio tak menyangka Anton jatuh cinta kepada seorang pembantu
"trus kenapa? kan tak ada masalah!!" ucap Anton sedikit malu
"sudah lah, banyak wanita di luar sana!!" ucap ezio
__ADS_1
"ah terserah padamu, aku hanya ingin wanita itu. aku pergi dulu dan besok gue berangkat bay......!!' ucap Anton pamit kepada sambil memeluk ezio, ezio pun membalas pelukan itu
"hati hati bro!!" ucap ezio
"iya, untuk makan di rumah mu, lain kali saja ya!!" ucap Anton. ezio pun mengangguk dan tersenyum.
ezio pulang ke rumah agak telat, karena tadi ia menghabiskan waktu bersama Anton di ruangannya.
pesan lewat chat
ezio: siap siap bawa barang mu untuk tinggal di rumah ku, sekarang aku akan menjemputmu
Andini: baik baby!
pesan yang begitu singkat, namun membuat Andini sangat bahagia, ia tak menyangka ezio akan mengirimkan pesan yang sangat berarti baginya. Andini pun langsung menyiapkan beberapa baju untuk tinggal di rumah ezio.
tin.....tin....tin...
ezio membunyikan klakson mobilnya, dengan hati yang berbunga bunga Andini pun turun dan langsung masuk ke dalam mobil dan di sana juga ada Fandi.
Fandi Sangat heran kenapa ezio membawa Andini ke rumahnya, Fandi merasa ada yang tidak beres antara ezio dan juga Alaska.
"aku tak menyangka kamu akan menjemputku!!" ucap Andini manja sambil menggandeng tangan ezio
anjir banget ni tuan ezio, gue gak Sudi kalo lihat Alaska sakit hati, batin Fandi tak terima ezio membawa Andini namun apalah daya ia tak bisa menghentikan perbuatan ezio
tak lama kemudian mereka telah sampai di rumah, Fandi langsung pamit pulang saat itu. Andini dan ezio masih bergandengan tangan membuat mata Fandi tak ingin melihat ezio lagi malam itu.
Andini membunyikan bel rumah dan pada saat itu Alaska langsung membuka pintu karena ia yakin pasti itu ezio.
deg.......
Alaska terkejut saat melihat ezio membawa Andini bahkan kini mereka bergandengan tangan, sakit rasanya, semalam ezio mengatakan tak mencintai Andini namun kenapa malam ini ezio membawanya ke rumah.
mereka berjalan masuk dan mengabaikan Alaska yang ada di sana, Alaska hanya diam saja kemudian ia menutup pintu itu kembali.
"Alaska!!" panggil ezio
"iya tuan!!" jawab Alaska sopan
"ambil barang barang mu dari kamar itu, dan pindah ke kamar di sebelah bik Rumi, calon istri ku akan tidur di sana!!" perintah ezio.
__ADS_1
sakit sekali rasanya bagi Alaska, namun tetap saja Alaska melaksanakan apa yang di katakan ezio, ia kembali ke kamar dan mengambil barang barangnya saat itu, sedangkan ceoli sudah tertidur pulas di atas ranjang, sebelum turun Alaska mencium kening ceoli yang sudah tertidur lelap.
saat membuka pintu kamar di sana ada ezio dan Andini yang menunggu Alaska keluar dari kamar itu.
"maaf nyonya ceoli tidur di dalam tidak mungkin jika di bangun kan!!" ucap Alaska
"tidak masalah!!" ucap Andini. Alaska pun langsung turun dan pindah kamar
"terima kasih baby!!" ucap Andini senang
"tidurlah!!" ucapnya singkat dan masuk ke dalam kamarnya.
________________
air mata Alaska membasahi pipinya, malam ini ia menangis lagi, ia tak bisa membohongi hatinya, ia benar benar merasakan cemburu, bahkan ia tak menyangka ezio bisa berubah dalam satu hari.
semalam ia mengatakan tak mencintai Andini namun malam ini ia membawa Andini ke rumah ini.
"aku tak boleh menangis, biarkan mereka bahagia, ku mohon Alaska jangan bawa perasaan mu!!" ucap Alaska menguatkan diri sendiri.
Alaska yang pertama kali jatuh cinta namun langsung mendapatkan rasa sakit.
"aku terlalu polos, hingga mempercayai perkataan om ezio!!" ucap Alaska mulai menyesali semuanya
ia menyesal telah mempercayai ezio yang akan membahagiakan dirinya, namun yang ada ezio memberikan sakit padanya.
akhirnya alaska tak mau lagi berpikir panjang, ia pun tertidur dengan posisi bajunya yang belum di susun ke lemari.
______________
"aaaa hiks ......hiks......hiks......!!" ceoli menangis sejadi jadinya saat mendapati tidak ada Alaska di kamar namun yang ada orang yang tak ia kenal di sana.
"eh kok kamu nangis sih!!' ucap Andini kesal karena pagi pagi ceoli sudah menangis
ezio yang mendengar ceoli menangis langsung mengetuk pintu kamar Andini, Andini pun langsung membukanya.
"om...........hiks.....hiks...." ceoli masih tetap menangis. ezio pun langsung menggendong ceoli dan membawanya keluar.
terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗
jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴
__ADS_1
_happy reading_